Ekonomi Melemah, APINDO Sebut Indonesia Tak Punya Banyak Pilihan

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 21 Juli 2016 | 10:43 WIB
Ekonomi Melemah, APINDO Sebut Indonesia Tak Punya Banyak Pilihan
Ilustrasi pajak. (Shutterstock)

Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Penguasaha Indonesia atau APINDO Haryadi Sukamdani mengatakan saat ini Indonesia tidak memiliki banyak pilihan untuk mendorong perekonomian Indonesia yang melemah saat ini.

Menurutnya, kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty menjadi salah satu kunci pendorong untuk menopang perekonomian Indonesia.

"Kalau menggunakan kebijakan moneter, misalnya dengan penurunan BI Rate juatru malah akan berdampak ke nilai tukar. Ini akan berdampak lagi ke dunia usaha nasional. Salah satu tindakan yang kontingensi ya dengan tax amnesty ini," kata Haryadi saat mensosialiaaaika Tax Amnesty di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2016).

Pihaknya pun mengaku, dunia usaha optimis bahwa dengan adanya kebijakan pengampunan pajak ini dapat memberikan kontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan industri dan investasi.

"Dampaknya ini juga kan akan ada peningkatan pendapatan negara yang dapat dipergunakan untuk menggerakan perekonomian dan pembangunan," katanya.

Haryadi pun mengaku, akan terus membantu pemerintah untuk mensosialisasikan kebijakan pengampunan pajak ini agar dapat berjalan dengan efektif. Sosialisasi ini menurutnya tak hanya dilakukan di Jakarta saja, tetapi juga di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

HSBC Bantah Menolak Tampung Dana Repatriasi

HSBC Bantah Menolak Tampung Dana Repatriasi

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 08:03 WIB

OJK Dorong Dana Repatriasi Masuk ke Sektor Riil

OJK Dorong Dana Repatriasi Masuk ke Sektor Riil

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 23:17 WIB

BEI Buka Stand "Yuk Tanya Tax Amnesty" Selama Sebulan

BEI Buka Stand "Yuk Tanya Tax Amnesty" Selama Sebulan

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 18:40 WIB

OJK Prediksi Minggu Ini Belum Ada Pendaftar Tax Amnesty

OJK Prediksi Minggu Ini Belum Ada Pendaftar Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 17:50 WIB

HIPMI Paparkan Berbagai Keuntungan dari Program Tax Amnesty

HIPMI Paparkan Berbagai Keuntungan dari Program Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 16:54 WIB

Wapres JK Jamin Dana Repatriasi Pajak Dikunci Minimal 3 Tahun

Wapres JK Jamin Dana Repatriasi Pajak Dikunci Minimal 3 Tahun

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 14:26 WIB

Inilah Daftar 18 Bank Penampung Dana Repatriasi

Inilah Daftar 18 Bank Penampung Dana Repatriasi

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 07:21 WIB

Menko Darmin Sudah Tahu Upaya Asing Menjegal Tax Amnesty

Menko Darmin Sudah Tahu Upaya Asing Menjegal Tax Amnesty

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 19:13 WIB

Ketua DPR Minta Singapura Tak Ganggu Tax Amnesty di Indonesia

Ketua DPR Minta Singapura Tak Ganggu Tax Amnesty di Indonesia

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 18:37 WIB

BKPM Bentuk Tim Khusus Layani Investasi Peserta Tax Amnesty

BKPM Bentuk Tim Khusus Layani Investasi Peserta Tax Amnesty

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 18:13 WIB

Terkini

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB