Otomatisasi Industri Buka Pintu Pabrik-pabrik Pintar di Indonesia

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 01 Juni 2016 | 09:54 WIB
Otomatisasi Industri Buka Pintu Pabrik-pabrik Pintar di Indonesia
Fasilitas Automation Center milik PT Omron Electronics Indonesia. [Omron]

Bagi para pelaku industri manufaktur di Indonesia yang terus berkembang saat ini, kemampuan untuk beroperasi lebih cepat, lebih hemat biaya, dan lebih inovatif telah menjadi hal utama. Berdasarkan studi terbaru dari UNIDO (United Nations Industrial Development Organization atau Organisasi Pengembangan Industri PBB), kini, Indonesia adalah salah satu dari 10 negara manufaktur berpengaruh di dunia. Selain itu, semakin besar pula potensi Indonesia untuk meningkatkan volume dan kualitas ekspornya dengan mengadopsi revolusi industri 4.0.

Menurut Budi Sutanto, Managing Director PT Omron Electronics Indonesia, Industri manufaktur saat ini mulai memasuki revolusi industri keempat, atau industri 4.0. "Di mana kita dapat melihat konvergensi dari sistem fisik dan siber yang saling terhubung melalui Internet of Things (IoT). Hal ini memperlebar jalan menuju pabrik pintar dan otomatisasi di semua lini. Walau baru di tahap awal, Industri 4.0 menghadirkan cara baru bagi industri untuk beroperasi melalui integrasi antara tren dan teknologi,” kata Budi dalam keterangan resmi, Selasa (31/5/2016).

Sutanto menambahkan bahwa pada akhirnya, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang terbentuk tahun ini akan menciptakan pasar dengan potensi jumlah konsumen yang hampir mencapai 700 juta orang. Angka ini hampir 10 persen dari total populasi dunia. "Indonesia, menimbang dari luas negara dan kekayaan alamnya, merupakan negara ASEAN yang memiliki potensi terbesar menjadi penghubung industri manufaktur di kawasan tersebut,” tambahnya.

Namun, hal ini bukannya tanpa tantangan. Pada saat sektor manufaktur berusaha mengurangi biaya operasional, memperpendek siklus penyediaan barang dan melancarkan kegiatan operasional, pada saat bersamaan sektor manufaktur juga dituntut untuk meningkatkan produktivitas. Salah satu solusi mengatasi tantangan tersebut adalah dengan meningkatkan penggunaan otomatisasi industri.

Kemajuan yang dicapai otomatisasi industri menciptakan berbagai mesin dan proses yang sepenuhnya digital dan terhubung satu sama lain melalui serangkaian sensor dan perangkat lunak canggih. Otomatisasi industri memberi kecerdasan dan kemampuan menganalisa kepada mesin-mesin dan proses-proses tersebut, sehingga mereka dapat beroperasi sendiri secara otomatis, dan yang lebih penting, berinteraksi secara dinamis satu dengan lainnya.

Dengan kecerdasan tersebut, mesin-mesin dapat bekerja sama menyelesaikan beragam pekerjaan yang kompleks, secara akurat mengantisipasi kapan perawatan mesin harus dilakukan, bahkan dapat bereaksi dengan tepat terhadap gangguan tak terduga dalam proses produksi. Aliran data yang terus menerus diperbaharui juga memberikan informasi penting tentang kondisi dan kinerja pabrik pintar tersebut. Data-data tersebut nantinya dapat dianalisa demi peningkatan efisiensi operasional tahap selanjutnya.

Dimensi lain dari otomatisasi industri adalah kemampuan untuk merespon permintaan pasar dengan lebih cepat, lebih akurat, dan dengan biaya yang lebih efisien.

Demi mendukung otomatisasi industri di Indonesia, Omron membangun fasilitas Automation Center (ATC) di Indonesia untuk menunjukkan serangkaian teknologi otomatisasi tercanggih di dunia. Di ATC tersebut, para pakar otomatisasi dari Omron bersama-sama dengan perwakilan industri manufaktur, menguji dan melakukan verifikasi ide-ide produk dan mesin baru yang sesuai dengan kebutuhan industri manufaktur tersebut. Dengan kata lain, ATC bersinergi dengan industri manufaktur untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi industri.

Omron telah mendukung banyak manufaktur di Indonesia menerapkan teknologi otomatisasi industri di pabrik-pabrik mereka.

Ayyasy Azzurqi, Project Management Department Head, PT Astra Otoparts Winteq Division,mengatakan, “Peningkatan produktifitas dan efisiensi biaya produksi adalah tujuan dari sebuah otomasi yang kami deliver kepada pelanggan kami. Partnership kami dengan Omron melahirkan produk otomasi yang akurat, handal, user friendly, dan fit to purpose yang mendukung tujuan otomasi tersebut.”

Sofyan Tan, Head of Program Automotive & Robotics Engineering, BINUS ASO School of Engineering, mengatakan, "Saat ini dan ke depannya, otomatisasi dalam kehidupan manusia sehari-hari sudah menjadi kebutuhan utama untuk membantu manusia memiliki kehidupan yang lebih baik dan lebih nyaman. Sedangkan dalam dunia industri, pemanfaatan otomatisasi dalam organisasi menciptakan peluang yang lebih menjanjikan untuk bersaing secara global."

Omron yakin bahwa otomatisasi industri akan menciptakan momentum perkembangan pabrik pintar di Indonesia. Industri manufaktur di sektor-sektor seperti otomotif, makanan dan minuman, dan produk konsumen lainnya sedang melakukan investasi lebih besar untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi permintaan yang semakin tinggi akibat daya beli konsumen yang semakin besar pula. Tak ada pilihan lain, investasi yang dilakukan pabrik-pabrik tersebut harus memadukan teknologi otomatisasi industri untuk mencapai proses manufaktur yang dapat diandalkan, produktif, sekaligus juga aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB

7 Mesin Cuci Otomatis yang Awet, Baju Kering Bisa Langsung Pakai Tanpa Dijemur

7 Mesin Cuci Otomatis yang Awet, Baju Kering Bisa Langsung Pakai Tanpa Dijemur

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 15:50 WIB

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 20:31 WIB

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026

Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 21:41 WIB

Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS

Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:21 WIB

Prabowo Deal! Produk AS Tak Perlu Sertifikasi Halal Masuk ke RI

Prabowo Deal! Produk AS Tak Perlu Sertifikasi Halal Masuk ke RI

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:23 WIB

PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam

PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 18:57 WIB

Terkini

5 HP 5G Memori 512 GB Paling Murah, Simpan Foto dan Video HD Tanpa Hambatan

5 HP 5G Memori 512 GB Paling Murah, Simpan Foto dan Video HD Tanpa Hambatan

Tekno | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:30 WIB

5 Tablet Murah untuk Kerja dan Hiburan Harian, Anti Lemot Harga Rp1 Jutaan

5 Tablet Murah untuk Kerja dan Hiburan Harian, Anti Lemot Harga Rp1 Jutaan

Tekno | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:16 WIB

5 HP Midrange Realme Terbaru 2026, Usung layar AMOLED hingga Baterai 8000 mAh

5 HP Midrange Realme Terbaru 2026, Usung layar AMOLED hingga Baterai 8000 mAh

Tekno | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:35 WIB

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Mei 2026: Sikat Cepat Kylian Mbappe 120 OVR

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Mei 2026: Sikat Cepat Kylian Mbappe 120 OVR

Tekno | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:41 WIB

30 Kode Redeem FF Terbaru 17 Mei 2026: Event Lucky Shop Tiba, Rebut Skin MP40 Cobra

30 Kode Redeem FF Terbaru 17 Mei 2026: Event Lucky Shop Tiba, Rebut Skin MP40 Cobra

Tekno | Minggu, 17 Mei 2026 | 08:23 WIB

Terpopuler: Rekomendasi HP Gaming 4 Jutaan, Xiaomi Smart Band 10 Pro Siap Meluncur

Terpopuler: Rekomendasi HP Gaming 4 Jutaan, Xiaomi Smart Band 10 Pro Siap Meluncur

Tekno | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:55 WIB

7 Cara Efektif Meningkatkan Kecepatan WiFi di Rumah, Tanpa Biaya Mahal

7 Cara Efektif Meningkatkan Kecepatan WiFi di Rumah, Tanpa Biaya Mahal

Tekno | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:05 WIB

Nggak Perlu Flagship! Ini 5 HP Gaming Harga Rp4 Jutaan dengan Performa 'Monster'

Nggak Perlu Flagship! Ini 5 HP Gaming Harga Rp4 Jutaan dengan Performa 'Monster'

Tekno | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:58 WIB

Bocoran Tanggal Pre-Order GTA 6 Beredar, Saham Take-Two Langsung Melesat

Bocoran Tanggal Pre-Order GTA 6 Beredar, Saham Take-Two Langsung Melesat

Tekno | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:26 WIB

5 Kelebihan dan Kekurangan Honor X7d: Memori 512 GB, HP Midrange Terbaru di Indonesia

5 Kelebihan dan Kekurangan Honor X7d: Memori 512 GB, HP Midrange Terbaru di Indonesia

Tekno | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:23 WIB