Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Komite Tapera Dipastikan Segera Terbentuk Oleh Pemerintah

Adhitya Himawan

Jum'at, 29 Juli 2016 | 22:58 WIB
Komite Tapera Dipastikan Segera Terbentuk Oleh Pemerintah
Komplek perumahan sederhana di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan bahwa dalam waktu dekat Komite Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) akan segera terbentuk. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Taufik Widjoyono saat ditemui wartawan usai menghadiri Diskusi Publik Buku “Duc In Altum” Kumpulan Cerita Reses Bersama Konstituen, di ruang rapat Komisi V DPR RI, Jakarta, Kamis (28/7/2016).

Menurutnya, Komite Tapera tersebut sangat penting karena amanat dari Undang-Undang (UU) Tapera yang telah disahkan pada Februari 2016 lalu.

Ia mengatakan bahwa nantinya komite tersebut akan terdiri dari berbagai kalangan yang terkait dengan Tapera. “Seingat saya ada tujuh orang yang sudah mendaftar, ada yang dari lingkungan Kemenkeu, profesional, dari PU dan tenaga kerja,” ujar Taufik.

Para pendaftar tersebut, menurut Taufik, nantinya juga akan melalui berbagai tes terlebih dahulu untuk melihat kelayakan calon anggota komite tersebut. “Nanti akan ada tes semacam presentasi,” katanya.

Seperti diketahui bahwa tugas Komite Tapera nanti adalah menyeleksi komisioner untuk Badan Pengelola (BP) Tapera. Hal tersebut akan dilaksanakan enam bulan setelah terbentuknya Komite Tapera.
BP Tapera nantinya akan menggantikan Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum). Maksimal dua tahun setelah penetapan UU Tapera dan seluruh modal serta pekerja Bapertarum akan beralih ke BP Tapera. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Papua Jadi Penyalur Dana Pembangunan Rumah di Papua Barat

Bank Papua Jadi Penyalur Dana Pembangunan Rumah di Papua Barat

Bisnis | Minggu, 15 Mei 2016 | 14:57 WIB

Pemerintah akan Bangun Empat Rusun Strategis di Jakarta

Pemerintah akan Bangun Empat Rusun Strategis di Jakarta

Bisnis | Selasa, 03 Mei 2016 | 14:56 WIB

REI Akui Banyak Pengembang Masih Kesulitan Bangun Rumah Sederhana

REI Akui Banyak Pengembang Masih Kesulitan Bangun Rumah Sederhana

Bisnis | Jum'at, 29 April 2016 | 14:29 WIB

REI NTT Dukung Program Tapera Diberlakukan

REI NTT Dukung Program Tapera Diberlakukan

Bisnis | Selasa, 19 April 2016 | 14:05 WIB

Sebanyak Rp8,4 Triliun Anggaran Kementerian PUPR Dipangkas

Sebanyak Rp8,4 Triliun Anggaran Kementerian PUPR Dipangkas

Bisnis | Sabtu, 09 April 2016 | 04:09 WIB

Kini Usulan Pemda untuk Bangun Perumahan Bisa via SNVT

Kini Usulan Pemda untuk Bangun Perumahan Bisa via SNVT

Bisnis | Rabu, 16 Maret 2016 | 04:00 WIB

REI Targetkan Bangun 6.500 Rumah Subsidi di Riau Tahun Ini

REI Targetkan Bangun 6.500 Rumah Subsidi di Riau Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 11 Maret 2016 | 22:48 WIB

Pembangunan Rumah Baru Hingga Februari 2016 Capai 28.288 Unit

Pembangunan Rumah Baru Hingga Februari 2016 Capai 28.288 Unit

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 19:53 WIB

Pembangunan Rumah Baru Hingga Februari 2016 Capai 28.288 Unit

Pembangunan Rumah Baru Hingga Februari 2016 Capai 28.288 Unit

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 19:53 WIB

Industrialisasi Perumahan akan Tingkatkan Program Sejuta Rumah

Industrialisasi Perumahan akan Tingkatkan Program Sejuta Rumah

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2016 | 19:28 WIB

Terkini

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB