Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Akhirnya Maskapai Indonesia Boleh Terbang ke Amerika Serikat

Adhitya Himawan

Senin, 15 Agustus 2016 | 13:45 WIB
Akhirnya Maskapai Indonesia Boleh Terbang ke Amerika Serikat
Pesawat milik maskapai Garuda Indonesia terparkir di Terminal 2F, Bandara internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Antara/Lucky R)

Indonesia resmi dapat menerbangkan kembali maskapai nasionalnya ke Amerika Serikat seiring dengan naiknya peringkat keselamatan penerbangan oleh Otoritas Penerbangan Sipil Amerika Serikat Federal Aviation Administration (FAA) dari kategori 2 ke 1.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (15/8/2016), mengatakan pihaknya telah menerima surat pernyataan dari Kuasa Usaha dan Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Brian McFeeters kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub terkait pencapaian tersebut.

"Kita patut bersyukur berkat kerja keras dan bantuan teknis dari Otoritas Penerbangan Sipil Amerika Serikat melalui FAA, kita bisa meraih semua ini dan pencapaian ini akan menjadi hadiah bagi HUT Kemerdekaan RI ke-71," katanya.

Dengan demikian, Suprasetyo menyatakan seluruh maskapai nasional yang teregistrasi PK, bisa terbang ke Negeri Paman Sam tersebut.

"Untuk itu, kami mengimbau kepada maskapai untuk mempersiapkan diri apabila akan terbang ke Amerika Serikat," katanya.

Suprasetyo menjelaskan audit FAA dimulai awal 2015 dengan mempertimbangkan tiga aspek penilaian (annexes) utama, yaitu regulasi, operasional dan kelaikudaraan.

"Dari segi regulasi sudah memenuhi standar internasional, termasuk pelaksanaan dan pengawasan, sehingga semua memenuhi," katanya.

Dia menambahkan pihaknya juga telah membenahi sumber daya manusia (SDM), kelaikan pesawat udara, operasi pesawat udara, memenuhi dokumen-dokumen yang disarankan penerbangan sipil internasional.

"Auditor juga memeriksa langsung maskapai-maskapai besar," katanya.

Dalam kesempatan sama, Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub Mohammad Alwi mengatakan dengan naiknya peringkat FAA dari ketegori 2 ke 1, bisa meningkatkan kepercayaan dalam menjalin kerja sama, baik di bidang maupun di luar penerbangan.

"Baik dari manufaktur, penyedia sewa pesawat, asuransi dan akan berdampak positif bagi Indonesia," katanya.

Alwi mengaku pencapaian tersebut merupakan penantian panjang selama delapan tahun sejak April 2007 saat Indonesia tidak diperbolehkan terbang ke Amerika karena peringkat FAA turun dari 2 ke 1.

"Ini lah dokumen yang kita tunggu-tunggu, akhirnya standar keselamatan kita memenuhi kategori 1 FAA," katanya.

Untuk itu, dia menegaskan baik regulator maupun operator harus konsisten dalam menerapkan standar keselamatan penerbangan agar pencapaian tersebut tidak menurun.

Dalam surat pernyataan, Associate Administrator for Aviation Safety FAA Margaret Gilligan menuturkan pada 23-24 Mei 2016, pihaknya membahas langkah-langkah perbaikan dengan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub yang sebelumnya telah memenuhi penilaian keamanan penerbangan internasional (IASA) pada 29 Februari sampai 4 Maret 2016.

"Dengan senang hati, kami memberitahukan bahwa kerja keras yang telah dilakukan oleh regulator dalam hal sistem keselamatan penerbangan telah mencapai hasil yang positif, yaitu naiknya ke Kategori 1 FAA," katanya.

Gilligan mengapresiasi kinerja serta komitmen Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub dan berharap dapat menjalin kerja sama untuk mempertahankan perubahan yang sangat penting tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Garuda Indonesia Buka Rute Terbang Jayapura-Surabaya

Garuda Indonesia Buka Rute Terbang Jayapura-Surabaya

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 16:55 WIB

Pengoperasian Terminal 3  Soetta Dinilai Terlalu Dipaksakan

Pengoperasian Terminal 3 Soetta Dinilai Terlalu Dipaksakan

News | Rabu, 10 Agustus 2016 | 09:16 WIB

Laba Singapore Airlines Naik 73,9 Persen di Kuartal II 2016

Laba Singapore Airlines Naik 73,9 Persen di Kuartal II 2016

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 00:13 WIB

Garuda akan Dongkrak Pendapatan Usaha Lewat E-Commerce

Garuda akan Dongkrak Pendapatan Usaha Lewat E-Commerce

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 00:11 WIB

Garuda Indonesia Rugi 63,2 Juta Dolar AS di Semester I 2016

Garuda Indonesia Rugi 63,2 Juta Dolar AS di Semester I 2016

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 00:06 WIB

Siangapore Airlines akan Terbang Non Stop Singapura-Manchester

Siangapore Airlines akan Terbang Non Stop Singapura-Manchester

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 21:02 WIB

Inaca: Penerbangan Pesawat di Jalur Selatan Jawa Harus Diatur

Inaca: Penerbangan Pesawat di Jalur Selatan Jawa Harus Diatur

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 20:57 WIB

Jelang Lebaran, Kemenhub Inspeksi Terminal 2F Bandara Soetta

Jelang Lebaran, Kemenhub Inspeksi Terminal 2F Bandara Soetta

Ramadan1437h | Rabu, 22 Juni 2016 | 12:45 WIB

Batik Air Buka Rute Terbang ke Kendari dari Jakarta & Surabaya

Batik Air Buka Rute Terbang ke Kendari dari Jakarta & Surabaya

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:02 WIB

Malaysia Cabut Izin Operasi Maskapai Syariah Rayani Air, Kenapa?

Malaysia Cabut Izin Operasi Maskapai Syariah Rayani Air, Kenapa?

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 20:41 WIB

Terkini

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB