Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Menko Maritim Akui Laporan Pajak Sektor Perikanan Rendah

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 20 September 2016 | 14:46 WIB
Menko Maritim Akui Laporan Pajak Sektor Perikanan Rendah
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, Luhut Binsar Pandjaitan saat ditemui di gedung BPPT, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2016). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Menko Maritim dan Sumber Daya Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan pertemuan dengan dengan nelayan dan pengusaha perikanan kemarin, Senin (19/9/2016).

"Kita sekarang sedang mempelajari masalah yang ada di sektor perikanan, dan sedang menelaah dan mencari solusi yang terbaik bagi semua pihak. Ini sedang dalam proses pengambilan keputusan. Untuk itu, saya harus mempelajari apa yang terjadi, termasuk dengan mendengarkan masukan dari para pemangku kepentingan. Bukan berarti saya dengar lantas setuju dengan masukan tersebut. Saya akan saring dan pelajari dengan seksama. Nanti saya juga akan berdiskusi dengan Bu Susi agar saya dapat lebih mengerti masalah yang sedang kita hadapi," kata Luhut usai Kongres Energi Terbarukan sedunia ke 15 dan Konperensi Tingkat Tinggi Energi Terbarukan dan Konservasi Energi ke 5 se-Indonesia di Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Menurutnya para nelayan dan pengusaha di sektor perikanan yang ditemuinya mau mendukung program pemerintah untuk memerangi illegal fishing, menghindari over fishing, dan tidak merusak lingkungan. Ia mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut ia tidak lupa mengingatkan para pengusaha untuk membayar pajak.

"Laporan pajak dari sektor perikanan itu rendah, yang memberi indikasi disiplin sektor ini dalam membayar pajak perlu ditingkatkan lagi. Kita ingin kebaikan untuk semua. Nelayan dan pengusaha di sektor perikanan berhak untuk memperoleh pendapatan yang layak, tetapi mereka juga tidak  boleh lupa membayar pajak," ujarnya.

Mengacu data Kementerian Keuangan, penerimaan pajak dari sektor perikanan nasional pada tahun 2014 hanya mencapai Rp158,4 miliar. Jumlah ini setara 0,05 persen dari produk domestik bruto (PDB) nasional dan hanya 0,01 persen dari total penerimaan pajak negara setiap tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menko Luhut akan Kurangi Ketergantungan RI ke Energi Fosil

Menko Luhut akan Kurangi Ketergantungan RI ke Energi Fosil

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 14:37 WIB

Menperin Cari Cara Dongkrak Industri Perikanan Nasional

Menperin Cari Cara Dongkrak Industri Perikanan Nasional

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 14:01 WIB

Rizal Ramli Nasihati Luhut Jangan Teruskan Proyek Reklamasi

Rizal Ramli Nasihati Luhut Jangan Teruskan Proyek Reklamasi

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 14:47 WIB

MenPAN-RB Apresiasi Luhut Bangun Zona Bebas Korupsi

MenPAN-RB Apresiasi Luhut Bangun Zona Bebas Korupsi

News | Kamis, 15 September 2016 | 17:44 WIB

Luhut Mengaku Pernah Korupsi

Luhut Mengaku Pernah Korupsi

News | Kamis, 15 September 2016 | 16:18 WIB

Jokowi Tak Puas Kontribusi Laut ke PDB Nasional Dibawah 30 Persen

Jokowi Tak Puas Kontribusi Laut ke PDB Nasional Dibawah 30 Persen

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 07:20 WIB

Anggaran Dipangkas, KKP Tunda Pembangunan Cold Storage di Papua

Anggaran Dipangkas, KKP Tunda Pembangunan Cold Storage di Papua

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 06:53 WIB

Izin Kapal Direvisi, Bisnis Budidaya Ikan Masih Lesu

Izin Kapal Direvisi, Bisnis Budidaya Ikan Masih Lesu

Bisnis | Sabtu, 10 September 2016 | 06:34 WIB

Ahok-Luhut Sepakat Lanjutkan Proyek Reklamasi Pulau G

Ahok-Luhut Sepakat Lanjutkan Proyek Reklamasi Pulau G

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 13:56 WIB

Soal Arcandra Jadi Menteri ESDM Lagi, Luhut Bungkam

Soal Arcandra Jadi Menteri ESDM Lagi, Luhut Bungkam

News | Kamis, 08 September 2016 | 14:25 WIB

Terkini

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 11:38 WIB

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:58 WIB

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:47 WIB

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:57 WIB

Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180

Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:15 WIB

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:11 WIB

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:10 WIB

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:03 WIB