Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Kementerian PUPR Bangun Sanimas di 753 Lokasi Indonesia

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 24 September 2016 | 03:01 WIB
Kementerian PUPR Bangun Sanimas di 753 Lokasi Indonesia
Fasilitas sanimas yang telah dibangun oleh pemerintah. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun ini akan membangun Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) di 753 lokasi dan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) di 180 lokasi yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian PUPR untuk mencapai target Rencana Strategis 2015-2019 melalui program 100-0-100 yakni target 100 persen akses air minum, 0 persen kawasan permukiman kumuh dan100 persen akses sanitasi layak.

“Diperkirakan penduduk indonesia yang punya akses pada air bersih higienis pada awal 2015 sebesar 67 persen. Kita menargetkan bisa 100 persen di 2019,”jelas Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, di Jakarta dalam keterangan tertulis, Jumat (23/9/2016).

Ditambahkannya untuk sanitasi, di Kementerian PUPR memiliki Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman yang menangani masalah sanitasi. Program sanitasi meliputi sanimas, sanitasi komunal, dan juga sanitasi perkotaan seperti di Denpasar Sewerage System. 

“Khususnya dengan Sanimas supaya kawasan pedesaan mengembangkan program itu, sehingga 2019 nanti mudah mudahan tidak ada yang BAB di kebun.”jelasnya.

Pembangunan Sanimas tersebut diprioritaskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sementara program TPS-3R akan mengurangi jumlah sampah yang masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA), meningkatkan nilai guna sampah dan membantu program zero waste di permukiman.

Dalam pembangunan Sanimas dan TPS-3R, masyarakat berperan langsung dalam pembangunannya, sementara pemerintah memfasilitasi serta memberikan pendampingan pelaksanaan kegiatan. Beberapa kegiatan pembangunan Sanimas diantaranya seperti pembangunan prasarana Mandi Cuci Kakus (MCK), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Kombinasi dengan MCK dan Sambungan Rumah (SR).

Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rina Agustin mengatakan bahwa pembangunan Sanimas dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai pada 2017. "Kami percepat pembangunan IPAL komunalnya sehingga dapat rampung pada 2017,” kata Rina.

Rina menyampaikan bahwa untuk melakukan percepatan pembuatan sanitasi komunal di Jakarta, Ditjen Cipta Karya akan melakukan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membangun sebanyak 44 IPAL Komunal dengan total anggaran sebesar Rp 18,7 miliar. Rina berharap dengan adanya IPAL Komunal, kesehatan masyarakat akan meningkat.

“Masyarakat juga hendaknya tidak lagi membuang limbah secara langsung ke sungai, sehingga lingkungan menjadi lebih bersih,” ujarnya.

Kementerian PUPR sendiri dalam periode 2015-2019 menargetkan Sanimas ada di 94.454 lokasi dengan kebutuhan anggaran Rp1,9 triliun dan TPS-3R di 5.279 lokasi dengan kebutuhan anggaran Rp 1 triliun. Selain Sanimas, juga akan dibangun Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsimas III) di 15.000 desa baru yang berada di 365 kabupaten dan 33 provinsi pada periode 2016-2019. Sementara capaian Pamsimas I 2008-2012 dan Pasimas II 2013-2015 adalah di 12.000 desa yang berada di 220 kabupaten dan 33 provinsi, dengan kapasitas air minum terbangun 47.700 liter/detik dan tambahan akses air minum aman mencapai 9 juta jiwa serta tambahan akses sanitasi layak untuk 8,4 juta jiwa.

Pembangunan Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan akses aman air minum dan sanitasi layak yang berkelanjutan serta perilaku hidup bersih dan sehat, menurunkan buang air sembarangan dan angka penyakit serta mengarus-utamakan program penyediaan akses air minum dan sanitasi melalui partisipasi aktif masyarakat. Sasaran Pamsimas adalah MBR di perdesaan yang mengalami keterbatasan/rawan akses air minum dan sanitasi layak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pejabat Kementerian PUPR Diminta Pantau Proyek Infrastruktur

Pejabat Kementerian PUPR Diminta Pantau Proyek Infrastruktur

Bisnis | Sabtu, 24 September 2016 | 02:52 WIB

Pemerintah Ingin Infrastruktur Perkuat Konektivitas Antar Daerah

Pemerintah Ingin Infrastruktur Perkuat Konektivitas Antar Daerah

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 09:19 WIB

Menteri Basuki Saksikan Pertandingan Gateball Pada PON XIX

Menteri Basuki Saksikan Pertandingan Gateball Pada PON XIX

News | Rabu, 21 September 2016 | 09:13 WIB

Lahan Tol Medan - Tebing Tinggi Ditargetkan Tuntas Akhir 2016

Lahan Tol Medan - Tebing Tinggi Ditargetkan Tuntas Akhir 2016

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 09:08 WIB

Bank Tanah Jadi Solusi Penyediaan Lahan Pembangunan Infrastruktur

Bank Tanah Jadi Solusi Penyediaan Lahan Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 09:01 WIB

Indonesia Beri Pelatihan Pemeliharaan Jalan ke Timor Leste

Indonesia Beri Pelatihan Pemeliharaan Jalan ke Timor Leste

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 09:27 WIB

Progres Fisik Bendungan Raknamo Tiga Kali Lebih Cepat Dari Target

Progres Fisik Bendungan Raknamo Tiga Kali Lebih Cepat Dari Target

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 09:21 WIB

Pembangunan Bendungan Bener Dimulai Lebih Cepat Tahun 2017

Pembangunan Bendungan Bener Dimulai Lebih Cepat Tahun 2017

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 09:16 WIB

Pembangunan Bendungan Sering Terhambat Pembebasan Lahan

Pembangunan Bendungan Sering Terhambat Pembebasan Lahan

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 11:57 WIB

Pembangunan 65 Bendungan Baru Ditargetkan Rampung 2022

Pembangunan 65 Bendungan Baru Ditargetkan Rampung 2022

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 09:30 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB