Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Menperin: Jumlah Wirausaha di Indonesia Terendah di Kawasan ASEAN

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2016 | 12:12 WIB
Menperin: Jumlah Wirausaha di Indonesia Terendah di Kawasan ASEAN
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di acara Diklatnas HIPMI Angkatan IV di Gedung Panca Gatra Lemhamnas, Jakarta, Senin, (10/10/2016). [Dok HIPMI]

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto tengah fokus mengembangkan industri prioritas yang terdiri dari industri pangan, farmasi, kosmetik, tekstil, tansportasi, elektronika, dan industri kreatif. Hal ini diungkapkan Airlangga saat menjadi pembicara di acara Diklatnas HIPMI Angkatan IV di Gedung Panca Gatra Lemhamnas, Jakarta, Senin, (10/10/2016). 

Airlangga mengimbau kepada para pengusaha yang tergabung di HIPMI untuk memanfaatkan peluang  yang ada.

“Ini semua merupakan industri yang sedang tumbuh atau booming di dalam negeri. Dan ini bisa jadi peluang baik bagi teman-teman pengusaha sekalian,” ujar Airlangga. 

Saat ini, sambung Airlangga jumlah wirausaha di Indonesia merupakan yang terendah di kawasan ASEAN yakni hanya berkisar 1,6 persen. Wirausaha, dikatakan Airlangga merupakan elemen terpenting dari sumber daya manusia (SDM) inudtsri. Untuk itu, kemenperin berupaya meningkatkan jumlah wirausaha dengan cara memberi pelatihan ketrampilan bagi sekolah- sekolah menengah kejuruan atau SMK di seluruh Indonesia. 

Selain memberikan pelatihan ketrampilan di sekolah- sekolah, kemperin juga meluncurkan program e-smart bagi industri kecil dan menengah (IKM) dengan memanfaatkan platform digital yang bekerjasama dengan perusahaan startup dalam negeri. 

“Program E-smart IKM ini perlu dikembangkan agar kita dapat menjadi showcase produk sendiri, bukan hanya menjadi reseller produk dari negara lain,” papar Airlangga. 

 Saat ini Indonesia telah masuk kedalam era revolusi industri 4.0 dimana dunia industri bisa diintegrasikan dengan dunia online.  

“Beberapa industri seperti komponen semen, pupuk, tekstil, sudah mengadopsi otomasi. Ini akan semakin efisisen dengan sistem informasi online karena produksi dapat berlangsung secara kontinu, sesuai informasi kebutuhan, dan stock,” tandasnya.

Program e-smart IKM ini memiliki desain infrastruktur digital dengan mengandalkan Palapa Ring yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang selanjutnya diintegrasikan dengan sistem informasi industri nasional untuk jaminan produk, dan jaminan keamanan produk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kawasan Industri Diminta Bangun Pengolah Limbah B3

Kawasan Industri Diminta Bangun Pengolah Limbah B3

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 20:12 WIB

Menaker Puji Industri Kreatif Ciptakan Lapangan Kerja

Menaker Puji Industri Kreatif Ciptakan Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 12:44 WIB

Hadapi MEA, Menperin Tekankan Penguatan Branding Produk Industri

Hadapi MEA, Menperin Tekankan Penguatan Branding Produk Industri

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 02:18 WIB

Kemenperin Siapkan Standar SNI untuk Produk Pelumas

Kemenperin Siapkan Standar SNI untuk Produk Pelumas

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 17:22 WIB

Nilai Tambah Industri Kecil Menengah ke PDB Rp222 Triliun

Nilai Tambah Industri Kecil Menengah ke PDB Rp222 Triliun

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 17:10 WIB

Faktor Finansial Banyak Hambat Pengusaha Pemula

Faktor Finansial Banyak Hambat Pengusaha Pemula

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 14:54 WIB

ABB Siap Rambah Digital Manufaktur di Indonesia

ABB Siap Rambah Digital Manufaktur di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 14:14 WIB

Jerman Tingkatkan Kerja Sama Industri dan Pendidikan Vokasi

Jerman Tingkatkan Kerja Sama Industri dan Pendidikan Vokasi

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 19:28 WIB

Pabrik Konsentrat Coca Cola Disita, Ini Respon Manajemen

Pabrik Konsentrat Coca Cola Disita, Ini Respon Manajemen

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 15:29 WIB

Inilah 10 Pengusaha Baru Finalis BBPC

Inilah 10 Pengusaha Baru Finalis BBPC

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:54 WIB

Terkini

IHSG Bakal Tertekan Konflik Global, Simak Rekomendasi Saham yang Cocok Hari Ini

IHSG Bakal Tertekan Konflik Global, Simak Rekomendasi Saham yang Cocok Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:17 WIB

Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya

Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 06:40 WIB

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB