Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Versi Prakarsa, 52 Persen Penghasilan Sopir Gojek Dibawah UMP DKI

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 24 Oktober 2016 | 14:26 WIB
Versi Prakarsa, 52 Persen Penghasilan Sopir Gojek Dibawah UMP DKI
Ribuan pengemudi perusahaan penyedia jasa transportasi Gojek melakukan unjuk rasa dari Senayan ke kantor pusatnya di Kemang, Jakarta, Senin (3/10/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

"Dunia kerja saat ini memiliki tantangan baru yang disebabkan oleh terjadinya transformasi ketenagakerjaan. Oleh karena itu, baik pengambil kebijakan, penyedia kerja maupun pekerja, harus siap mengantisipasi tantangan-tantangan tersebut," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Hanif Dhakiri saat memberikan pidato kunci dalam Konferensi "Transformations in Work" yang digawangi oleh JustJobs Network (JJN) pada Selasa (18/10/2016) di Berlin, Jerman.

Dalam konferensi tersebut, JJN, jejaring lembaga think tank dan masyarakat sipil global yang berfokus pada isu ketenagakerjaan yang berkeadilan, akan meluncurkan publikasi berjudul "Transformations in Work: Creating Job-Rich Economies in 21st Century". Dalam laporan terbaru ini, JJN meminta pemerintah untuk memanfaatkan potensi on-demand economy sembari meningkatkan kualitas kerja untuk para pekerja di sektor ini.

Perkumpulan Prakarsa sebagai bagian dari JJN telah melakukan penelitian terkait sektor transportasi berbasis aplikasi internet. Survei Prakarsa terhadap pekerja di sektor transportasi berbasis aplikasi internet di Jakarta menemukan bahwa penghasilan 52 persen pengemudi GoJek yang bekerja penuh waktu masih berada di bawah UMP Jakarta. Meski demikian, 82 persen menyatakan tetap lebih memilih pekerjaan ini dibandingkan pekerjaan sebelumnya, baik di sektor informal maupun formal.

"Ini menunjukkan bahwa on-demand economy menawarkan kesempatan bagi pekerja informal untuk meningkatkan pendapatan mereka sekaligus membuktikan bahwa di negara seperti Indonesia pekerjaan di sektor formal belum tentu memberikan hasil yang lebih baik," kata Ah Maftuchan, Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa dalam keterangan resmi, Jumat (21/10/2016).

"Perlu ada mekanisme untuk menjamin seluruh pekerja yang bekerja penuh waktu di sektor ini bisa mendapatkan upah minimum yang layak. Di samping itu, Pemerintah bisa memanfaatkan keberadaan on-demand economy, salah satunya dengan menghubungkan pekerja dalam jumlah besar ke layanan BPJS," papar Mahtuch.

Lebih jauh Maftuch menambahkan bahwa perusahaan penyedia platform harus membuka akses yang lebih luas ke lebih banyak pekerja. Saat ini, setidaknya 43 persen angkatan kerja tidak dapat bergabung dengan platform GoJek dan Grab Bike karena persyaratan pendidikan.

Senada dengan itu, Sabina Dewan, Direktur JJN menegaskan bahwa maraknya perkembangan teknologi harus diantisipasi bukan hanya bagi negara-negara maju,namun terutama bagi negara-negara berkembang dengan struktur ketenagakerjaan yang masih besar di sektor informal.

"Di banyak negara, memiliki pekerjaan tidak menjamin seseorang bisa keluar dari kemiskinan. Karenanya, kita perlu mendesain ulang kebijakan ekonomi dan sosial untuk mendorong kemajuan yang lebih merata dan memutus mata rantai kemiskinan," pungkas Sabina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Co-founder Go-Jek Michaelangelo Moran Mengundurkan Diri

Co-founder Go-Jek Michaelangelo Moran Mengundurkan Diri

Tekno | Rabu, 19 Oktober 2016 | 09:16 WIB

Buruh Jakarta Desak Ahok Tetapkan UMP 2017 Pakai Survey KHL

Buruh Jakarta Desak Ahok Tetapkan UMP 2017 Pakai Survey KHL

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 20:50 WIB

Menhub Kritik Taksi Online Jangan Egois dan Demo Terus

Menhub Kritik Taksi Online Jangan Egois dan Demo Terus

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 17:08 WIB

Menaker Klaim Kesejahteraan Pekerja Bukan Cuma Upah Tinggi

Menaker Klaim Kesejahteraan Pekerja Bukan Cuma Upah Tinggi

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 05:51 WIB

Geger Gojek, Bosnya Ketemu Driver di Polda Metro, Ini Hasilnya

Geger Gojek, Bosnya Ketemu Driver di Polda Metro, Ini Hasilnya

News | Selasa, 04 Oktober 2016 | 19:58 WIB

Inilah Aksi-aksi Demo yang Pernah Dilakukan Driver Gojek

Inilah Aksi-aksi Demo yang Pernah Dilakukan Driver Gojek

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 20:28 WIB

Yang Urusan Driver dan Bos Gojek, Ketemuannya Malah di Polda

Yang Urusan Driver dan Bos Gojek, Ketemuannya Malah di Polda

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 18:49 WIB

Sopir Gojek Minta Ahok Hubungi Nadiem Makarim

Sopir Gojek Minta Ahok Hubungi Nadiem Makarim

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 18:09 WIB

Politikus Gerindra Minta Gojek Penuhi Tuntutan Driver

Politikus Gerindra Minta Gojek Penuhi Tuntutan Driver

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 17:41 WIB

Gojek Belum Putuskan Tuntutan Driver Besok

Gojek Belum Putuskan Tuntutan Driver Besok

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 17:21 WIB

Terkini

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:29 WIB

Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona

Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:09 WIB

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:29 WIB

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:04 WIB

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:15 WIB

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:03 WIB