3 Hari Pameran Wisata, Transaksi ITB Asia Tembus US$ 20 Juta

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 25 Oktober 2016 | 16:00 WIB
3 Hari Pameran Wisata, Transaksi ITB Asia Tembus US$ 20 Juta
Ilustrasi turis India ke Indonesia. [Shutterstock]

Suara.com - Antusiasme pelaku industri pariwisata semakin terasa di ITB Asia, yang digaungkan dari Marina Bay Sands, Singapura, 19-21 Oktober 2016. Sebanyak 90 industri pariwisata Indonesia tampil selama 3 hari di forum business to business (B to B) itu.

Keberadaan 90 industri tersebut difasilitasi Kementerian Pariwisata. Selama pameran, sejumlah industri tersebut mampu menghasilkan 1.578 appointments, 71.553 pax, yang potensi transaksinya mencapai US$ 20,15 juta atau sekitar Rp 260 miliar.

Angka itu naik drastis dari capaian ITB Asia 2015, yang tercatat sebesar Rp 30 miliar. Sebenarnya tahun ini diproyeksikan naik 30 persen, menjadi sekitar Rp 40 miliar.

"Ternyata naik pesat, yaitu 764 persen dari capaian 2015. Wonderful Indonesia semakin kuat menjadi destinasi yang banyak diminati," sebut Rizki Handayani Mustafa, Asdep Pengembangan Pemasaran Mancanegara Wilayah ASEAN Kemenpar, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Dari perbincangan dengan para pelaku industri yang bertemu dalam sellers and buyers itu, terlihat bahwa pasar India, Cina dan Eropa sangat bergairah. Peluang itulah yang kami tangkap dan kami maksimalkan bersama dengan industri," tambahnya.

ITB Asia merupakan salah satu B to B paling potensial di pasar Asia. Kegiatan ini menggunakan brand ITB Berlin, yang merupakan bursa industri pariwisata terbesar di dunia dan dihelat di ibukota Jerman setiap tahunnya.

ITB juga membuka ITB Asia di Singapura, ITB Cina di Shanghai, Tiongkok pada 10-12 Mei 2017 dan ITB New Delhi, India, pada 3-6 Oktober 2016. Mereka memiliki tagline, “One World, One Industry, One Brand”.

Sebanyak 4 bursa yang dilangsungkan di ITB Berlin itu menghasilkan lebih dari 7 miliar Euro, 250.000 buyers dan pengunjung, dan 12.000 exhibitors. Arena itu juga selalu melangsungkan conference yang menghadirkan tokoh-tokoh kompeten dalam industri pariwisata.

Atas prestasi-prestasi itulah Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengirimkan dua tim percepatan Kemenpar dalam ITB Asia. Tim pertama, Hiramsyah Sambudhy Thaib, Ketua Pokja Percepatan 10 Bali Baru atau 10 top destinasi prioritas yang sedang dipoles menjadi tujuan wisata baru.

Kedua, Riyanto Sofyan, Ketua Tim Percepatan Wisata Halal, yang sedang memformat tiga destinasi, yaitu Lombok, Aceh, dan Sumatera Barat sebagai destinasi halal.

"Responsnya sangat bagus. Bahkan setelah presentasi pun banyak yang minta one on one meeting untuk mendetailkan rencana mereka berinvestasi ke sektor pariwisata di Tanah Air," ujar Hiramsyah.

Ke-10 top destinasi yang dipaparkan Hiramsyah adalah Danau Toba-Sumatera Utara, Tanjung Kelayang-Belitung, Tanjung Lesung-Banten, Kepulauan Seribu dan Kota Tua-Jakarta, Borobudur-Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru (BTS)-Jawa Timur, Mandalika Lombok-NTB, Labuan Bajo-NTT, Wakatobi-Sultra, dan Morotai Maltara.

Tahun ini, Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana merancang partisipasi di ITB Asia lebih besar daripada tahun-tahun sebelumnya. Stan Wonderful Indonesia dihias desain kapal Phinisi dan aneka ornamen khas Indonesia yang menarik.

Stan Indonesia disandingkan dengan booth tuan rumah, Your Singapore, namun Wonderful Indonesia tidak kalah menonjol.

Kalau dulu sempat terpisah-pisah, pada 2016 booth-nya dikumpulkan di satu kawasan, sehingga kelihatan atraktif.  Antusiasme itu sebenarnya sudah terasa sejak sesi kedua konferensi di lantai 3, sesaat setelah ITB Asia dibuka.

Jenn Villalobos, Head of Travel And Hospitality Google Asia Pacific, menyebut Bali dan Indonesia sebagai destinasi wisata yang makin atraktif di Asia. Ia menilai, Indonesia kaya potensi wisata berkelas.

Forum yang dimoderatori Sharanjit Leyl dari BBC World News itu berkali-kali menyebut potensi Indonesia ke depan.

Adapun beberapa peserta Indonesia terdiri dari 90 industri pariwisata Indonesia (TA/TO, hoteliers, DMO), yang berasal dari 14 destinasi dari berbagai provinsi, yaitu Jakarta (13), Jawa Barat (1), Jawa Tengah (1), Jawa Timur (3), Bali (53), Yogyakarta (2), Kalimantan Tengah (1), Kepulauan Riau (5), Nusa Tenggara Barat (4), Nusa Tenggara Timur (1), Papua Barat (1), Sulawesi Selatan (2), Sulawesi Tenggara (1), dan Sumatera Barat (2).

Salah satu peserta, Panorama Tour mendapatkan penghargaan “The Best Asia Inbound Travel Agent 2016” oleh  Travel Weekly Asia. Setiap tahun, 200 ribu turis, yang sebagian besar berasal dari Eropa. berhasil mereka datangkan ke Tanah Air.

"Industri optimistis, kami juga optimistis, Wonderful Indonesia semakin kuat mencapai proyeksi," kata Pitana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korpri Aktifkan Kembali Beberapa Lembaga di Bawahnya

Korpri Aktifkan Kembali Beberapa Lembaga di Bawahnya

News | Selasa, 25 Oktober 2016 | 14:00 WIB

Jaring Wisman Bisnis, Kemenpar Ikut IMEX di Las Vegas

Jaring Wisman Bisnis, Kemenpar Ikut IMEX di Las Vegas

Lifestyle | Selasa, 25 Oktober 2016 | 13:00 WIB

Presiden Jokowi Akan Hadiri Puncak HUT Korpri ke-45

Presiden Jokowi Akan Hadiri Puncak HUT Korpri ke-45

News | Minggu, 23 Oktober 2016 | 16:00 WIB

Terkini

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:26 WIB

Bahlil: Semua Proyek Energi Digas, dari Panas Bumi hingga Angin

Bahlil: Semua Proyek Energi Digas, dari Panas Bumi hingga Angin

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:12 WIB