Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

HSBC dan PSF Gerakkan Edukasi Keuangan dan Perbankan dari Daerah

Adhitya Himawan

Selasa, 13 Desember 2016 | 11:31 WIB
HSBC dan PSF Gerakkan Edukasi Keuangan dan Perbankan dari Daerah
Bank HSBC. (Shutterstock)

Permasalahan edukasi yang menjadi isu utama inklusi keuangan di Indonesia selayaknya menjadi perhatian para dosen sebagai salah satu ujung tombak dunia pendidikan. Association of Lectures for Financial and Economic Development (ALFED), sebuah asosiasi bagi para dosen di seluruh Indonesia yang fokus kepengembangan keuangan dan ekonomi daerah, menyadari kebutuhan ini. Oleh karenanya, ALFED menyelenggarakan Program Pemberdayaan Komunitas di daerah yang fokus pada edukasi keuangan.

ALFED merupakan asosiasi yang diinisiasi oleh HSBC Indonesia dan Putera Sampoerna Foundation (PSF) melalui Sampoerna University (SU). Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama strategis jangka panjang antara HSBC dan PSF dalam program Pendidikan Perbankan dan Keuangan. “Dosen adalah tulang punggung pemacu edukasi keuangan di daerah. Dengan peran Tri Dharmanya, mereka dapat membantu meneliti dan memetakan kebutuhan masyarakat di daerah, melihat peluang intervensi dari hasil penelitian tersebut dan melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat tersebut,” ujar Bambang Setiono Ph.D., Ketua Umum ALFED yang juga dosen di Sampoerna University dalam keterangan resmi, Senin (12/12/2016).

Nuni Sutyoko, Senior Vice President and Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia, mengutarakan, “Selama ini, kita kerap melihat permasalahan edukasi keuangan dari kacamata Jakarta. Padahal, banyak permasalahan unik di setiap daerah. Kami berharap, ALFED bisa menawarkan solusi edukasi keuangan dan perbankan dari daerah untuk daerah. Solusi-solusi yang tepat sasaran, kemudian turun seperti bola salju kepada lapisan masyarakat yang lain.”

Sebagai bagian dari inisiatifnya, ALFED mendorong para dosen mengadakan Program Pemberdayaan Komunitas di daerah masing-masing. Meski ALFED baru diluncurkan 21 Oktober 2016, tercatat sampai saat ini sudah tersusun delapan (8) program dari enam (6) daerah di Indonesia.

Dari seluruh rangkaian kegiatan yang sudah dijalankan oleh anggota ALFED, penghargaan bagi Program Pemberdayaan Komunitas turut diberikan kepada tiga dosen terbaik bertepatan dengan penyelenggaraan Sampoerna Financial Day pada 5 Desember lalu. Tiga kota yang dinobatkan sebagai kota terbaik dalam mengembangkan daerahnya adalah Riau, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera Barat. 

Salah satu program menarik datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sana, salah satu permasalahan utama adalah rendahnya ketertarikan warga usia produktif untuk berkarya di daerah asalnya dan justru memilih untuk merantau ke kota besar. Maka, program yang dicanangkan ALFED NTT adalah pelatihan pemberdayaan usaha mikro agar masyarakat bisa menjadi lebih produktif di wilayahnya sendiri.

“Produktivitas adalah kunci untuk meningkatkan inklusi keuangan warga, yang sekaligus mengarah pada peningkatan  kesejahteraan mereka. Melalui program pelatihan yang kami susun, kami berharapwarga NTT dapat lebih termotivasi untuk membuka peluang usaha di daerahnya sendiri, misalnya di bidang pariwisata, perkebunan asam, kemiri, ataupun jagung,” ujar Enos Kabu, Koordinator Wilayah ALFED NTT yang juga dosen di Politeknik Negeri Kupang. Enos menyasar komunitas mahasiswa dan gereja untuk programnya.

Di antara rangkaian program yang direncanakan, salah satu pelatihan yang telah dilakukan adalah mengenai pengembangan usaha mikro, serta cara mendapatkan pinjaman dana dari lembaga keuangan. “Pengetahun dan keterampilan yang kami ajarkan termasuk menyusun laporan keuangan, karena laporan keuangan merupakan komponen penting yang mampu mendukung usaha mikro mendapatkan kepercayaan dari pihak lain. Laporan yang tersusun jelas dan tepat juga akan mempermudah proses pendanaan, yang berdampak jangka panjang terhadap kelangsungan usaha,” cerita Enos yang dalam menjalankan programnya juga mendapatkan banyak bantuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Melalui pelatihan tersebut, Enos menyebutkan sudah ada sekitar 100 orang yang kini memahami cara menyusun laporan keuangan. “Untuk di daerah seperti NTT, kemampuan menyusun laporan keuangan itu belum banyak dimiliki pebisnis mikro. Kami berusaha terus menumbuhkan semangat wirausaha agar mereka bisa berkarya di NTT, yang ujungnya adalah peningkatan inklusi keuangan. Kami juga akan terus melakukan pendampingan dan rangkaian pelatihan lain, agar sifat kegiatan ini berkelanjutan,” ceritanya. 

baca juga

Dalam penyelenggaraan Sampoerna Financial Day, Enos turut menerima penghargaan Sampoerna Community Project Awards (SACOPA) 2016 dengan sejumlah hadiah pembiayaan riset dan program pengabdian masyarakat. Dari situ, diharapkan program serupa dapat memicu wilayah lainnya untuk memulai inisiatif-inisiatif pemberdayaan terkait edukasi keuangan dan perbankan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Commonwealth Bank Dorong Wanita Maksimalkan Jasa Keuangan

Commonwealth Bank Dorong Wanita Maksimalkan Jasa Keuangan

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 22:50 WIB

OJK Targetkan Literasi Keuangan Capai 75 Persen di 2019

OJK Targetkan Literasi Keuangan Capai 75 Persen di 2019

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 04:12 WIB

Lebih Mudah dan Efisien Sejak Adanya Teras Kapal BRI

Lebih Mudah dan Efisien Sejak Adanya Teras Kapal BRI

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 11:28 WIB

BRI Gaet Masyarakat Tak Terjangkau Akses Keuangan Lewat Kapal

BRI Gaet Masyarakat Tak Terjangkau Akses Keuangan Lewat Kapal

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 11:21 WIB

Dari Bawah Bantal Pindah Ke Bank

Dari Bawah Bantal Pindah Ke Bank

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 11:14 WIB

Tantangan Edukasi Keuangan di Daerah Beragam

Tantangan Edukasi Keuangan di Daerah Beragam

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 14:42 WIB

HIPMI Akui e-Commerce Masih Terganjal Akses Perbankan

HIPMI Akui e-Commerce Masih Terganjal Akses Perbankan

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 13:06 WIB

HIPMI Jaya dan BRI Kerjasama Permodalan untuk Pengusaha Pemula

HIPMI Jaya dan BRI Kerjasama Permodalan untuk Pengusaha Pemula

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 08:16 WIB

Pemerintah akan Luncurkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif

Pemerintah akan Luncurkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 08:23 WIB

HIPMI Dorong Bunga Kredit Bank Murah Buat Pelaku Startup

HIPMI Dorong Bunga Kredit Bank Murah Buat Pelaku Startup

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 12:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×