Pengamat Usul Pengelolaan BUMN Diserahkan Bertahap ke Koperasi

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 21 Desember 2016 | 15:19 WIB
Pengamat Usul Pengelolaan BUMN Diserahkan Bertahap ke Koperasi
Gedung Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori, mengatakan sangat sulit menampik bahwa sistem ekonomi yang dibangun suatu negara bisa berdiri sendiri atau terpisah dari sistem dan kebijakan politik suatu negara. Penjajahan dan kolonialisme yang telah terjadi berabad-abad lalu menjadi bukti tak terbantahkan mendominasinya pelaku ekonomi yang kuat terhadap yang lemah.

Atas dasar pengalaman itu pulalah, maka para pendiri bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia merumuskan dasar negara Pancasila dan konstitusi UUD 1945 (baca hasil Dekrit 1959) sebagai thesis sebuah ideologi dan sekaligus antithesis dari sistem kapitalisme dan komunisme yang saat itu menjadi arus utama di Eropa Barat dan Timur.

"Dalam konteks ini pulalah pasal 33 UUD 1945 menjadi sebuah kerangka hukum dalam menyusun sistem ekonomi nasional, dan segala sesuatu yang tidak merujuk pada konstitusi jelas merupakan pelanggaran dan atau penyimpangan, disebut sebagai inkonstitusional. Perintah pasal ekonomi pada ayat 1 menyebutkan: "Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan". Jadi, kerangka umum sistem ekonomi nasional kita adalah Usaha Bersama dan azas kekeluargaan," kata Defiyan dalam keterangan resmi, Rabu (21/12/2016).

Posisi BUMN dan Koperasi

Di dalam ayat 2 pada pasal 33 memerintahkan, bahwa: Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara". Apa yang dimaksud dengan cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara? Sudahkah pernah diperjelas dalam sebuah Undang-Undang pengertian dari cabang produksi yang penting sehingga menjadi rujukan bersama (common denominator) bagi penyelenggara negara? Hajat hidup orang banyak menjadi keterangan pelengkap dalam konteks cabang-cabang yang harus dikuasai oleh Negara ini. "Pengertian dikuasai ini tentu saja harus mempunyai pijakan atau landasan hukum yang jelas, supaya tafsir atas penguasaan oleh negara tidak dimaknai secara sewenang-wenang," ujar Defiyan.

Berdasarkan atas perintah yang imperatif konstitusi ini, maka dapat dilihat bagaimana posisi strategis BUMN saat ini yang telah dijual sebagian pada pemegang saham pribadi atau organisasi di pasar bursa. Jika memang BUMN-BUMN yang sudah tidak 100 persen dikuasai oleh negara ini memang tidak menguasai hajat hidup orang banyak, supaya beban APBN menjadi ringan, maka sebaiknya dilepas saja seratus persen kepada swasta sehingga pemerintah dapat memungut pajak lebih optimal. "Atau jika BUMN-BUMN itu sebagiannya masih menguasai sebagian porsi hajat hidup orang banyak alangkah eloknya pemerintah membuat rancangan strategi dan tahapan kebijakan penyerahan pengelolaannya pada Koperasi," jelas Defiyan. 

Badan Usaha Milik Negara memiliki peran penting dalam memberikan sumbangan pada kegiatan perekonomian bangsa. Terkait dengan itu pula, dalam UU Nomor 17 tentang Keuangan Negara pasal 2 huruf (g) disebutkan adanya pemisahan kekayaan negara dari perusahaan milik negara/daerah. Hal ini tentu sangat fatal, dengan harta (asset) yang dimiliki oleh BUMN Rp5.395 triliun per Januari 2016 , maka peluang untuk melepas kembali BUMN ke pasar bursa demi kepentingan jangka pendek menjadi terbuka walau sekalipun butuh persetujuan DPR.

Defiyan menegaskan bahwa perlu disadari bahwa harta yang saat ini ada pada BUMN dan yang telah dilepas sebagian sahamnya pada pihak lain pada awalnya adalah harta atau modal yang berasal dari negara. Melepasnya sebagian atau seluruh kepemilikannya pada pihak lain bahkan pada asing adalah tindakan inkonstitusional atau makar karena merugikan negara. "Jadi, makar tidak hanya dipakai sebagai tindakan kejahatan politik pada pemerintahan yang sah saja, tapi sejatinya tindakan kejahatan ekonomi yang inkonstitusional juga telah makar atas negara dengan menyalahgunakan kekuasaan yang diamanahkan dan membuat bangsa dijajah secara ekonomi dan politik," tutup Defiyan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kedatangan Kapal Listrik Turki ke NTB Ditunda Februari 2017

Kedatangan Kapal Listrik Turki ke NTB Ditunda Februari 2017

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 06:34 WIB

Kembangkan UMKM, Bank Mandiri Ciptakan Startupberbagi.com

Kembangkan UMKM, Bank Mandiri Ciptakan Startupberbagi.com

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 06:45 WIB

Kontrak WIKA di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp57 Triliun

Kontrak WIKA di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp57 Triliun

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 12:01 WIB

Sertifikasi Serentak 2.250 Tenaga Konstruksi di Jakarta

Sertifikasi Serentak 2.250 Tenaga Konstruksi di Jakarta

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 09:49 WIB

Family Day Dalam Rangka HUT BRI 121 Berlangsung Meriah

Family Day Dalam Rangka HUT BRI 121 Berlangsung Meriah

Press Release | Senin, 19 Desember 2016 | 06:26 WIB

Jelang Tutup Tahun, Pegadaian Optimistis Penuhi Target

Jelang Tutup Tahun, Pegadaian Optimistis Penuhi Target

Bisnis | Minggu, 18 Desember 2016 | 07:26 WIB

BRI Luncurkan Layanan E-Tilang, SIM Online, E-Samsat

BRI Luncurkan Layanan E-Tilang, SIM Online, E-Samsat

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 20:44 WIB

Bank Mandiri dan Tokopedia Fasilitasi Pembayaran BPJS Kesehatan

Bank Mandiri dan Tokopedia Fasilitasi Pembayaran BPJS Kesehatan

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 13:37 WIB

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 09:02 WIB

Bank Mandiri Kembangkan Kapasitas Usaha Debitur KUR Mikro

Bank Mandiri Kembangkan Kapasitas Usaha Debitur KUR Mikro

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 13:56 WIB

Terkini

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB