Pemerintah Ubah Sistem Pajak dari NJOP ke Capital Gain Tax

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 01 Februari 2017 | 12:31 WIB
Pemerintah Ubah Sistem Pajak dari NJOP ke Capital Gain Tax
Menteri Koordinantor Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (suara.com/Erick Tanjung)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengakui bahwa salah satu alat yang paling efektif untuk menerapkan Kebijakan Ekonomi Berkeadilan adalah melalui sistem perpajakan.

"Pajak progresif terhadap pihak yang memiliki aset, modal kuat dan profit yang besar sangat diperlukan sebagai sumber pembiayaan kebijakan afirmatif untuk membantu pihak yang lebih lemah," kata Darmin di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/1/2017).

Selama ini ada kecenderungan pajak transaksi yang dibayar oleh pembeli maupun penjual tanah cenderung lebih rendah dari pajak yang seharusnya dibayar dari nilai transaksi sebenarnya. Untuk itu, pemerintah akan mengubah sistem transaksi yang mengacu pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) menjadi capital gain tax.

Pemerintah akan memberlakukan kebijakan disinsentif melalui unutilized asset tax untuk mencegah spekulasi tanah maupun pembangunan properti yang tidak dimanfaatkan.

Sedangkan untuk meningkatkan partisipasi pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam rantai nilai pengadaan pemerintah, pemerintah akan mengubah basis pengadaan yang selama ini dilakukan oleh Kementerian/Lembaga menjadi penciptaan pasar-pasar di mana masyarakat diberdayakan dalam memilih bantuan (Rights to Choose Program) yang mereka perlukan. Dengan program ini, diharapkan akan tercipta banyak lapangan kerja.

Pemerintah juga akan mencegah tergerusnya peranan warung-warung, toko dan pasar tradisional, dari ancaman pasar/toko modern bermodal kuat. Hal ini dapat tercapai dengan meningkatkan kemampuan masyarakat melalui skema koperasi yang mempunyai kemampuan manajemen dan daya saing tangguh (korporatisasi koperasi).

Dari sisi sektor manufaktur, dari bisnis UMKM yang berjumlah 90 persen dari total pemain hanya mempunyai nilai tambah sebesar 5 persen.

"Karena itu pemerintah akan mendorong peningkatan skala maupun nilai tambah dari bisnis UMKM, selain meningkatkan peranan manufaktur dalam Produk Domestik Bruto (PDB) nasional," tutup Darmin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Darmin Akui Ada Penguasaan Lahan Berlebihan oleh Segelintir Pihak

Darmin Akui Ada Penguasaan Lahan Berlebihan oleh Segelintir Pihak

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 12:21 WIB

Atasi Kesenjangan Ekonomi, Pemerintah Luncurkan 3 Kebijakan

Atasi Kesenjangan Ekonomi, Pemerintah Luncurkan 3 Kebijakan

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 12:13 WIB

Bahas Pangan, Menko Darmin Panggil Menteri Ekonomi

Bahas Pangan, Menko Darmin Panggil Menteri Ekonomi

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 11:04 WIB

Cegah Kecurangan Pajak, Ditjen Pajak dan OECD Teken Kerjasama

Cegah Kecurangan Pajak, Ditjen Pajak dan OECD Teken Kerjasama

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 10:19 WIB

Pengemplang Pajak Untung Rp49 Miliar dari Faktur Fiktif

Pengemplang Pajak Untung Rp49 Miliar dari Faktur Fiktif

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 10:10 WIB

Konsorsium BUMN Investasi 3,8 Miliar Dolar AS di KEK Lhokseumawe

Konsorsium BUMN Investasi 3,8 Miliar Dolar AS di KEK Lhokseumawe

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 07:32 WIB

Freeport Diminta Segera Bayar Denda Pajak Air Rp3,5 Triliun

Freeport Diminta Segera Bayar Denda Pajak Air Rp3,5 Triliun

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 14:07 WIB

Barang Sitaan Penjualan Faktur Pajak Fiktif

Barang Sitaan Penjualan Faktur Pajak Fiktif

Foto | Kamis, 26 Januari 2017 | 12:45 WIB

Pajak Tanah Menganggur Dijamin Tak Ganggu Industri Properti

Pajak Tanah Menganggur Dijamin Tak Ganggu Industri Properti

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2017 | 11:24 WIB

Pemerintah Diminta Hati-hati Soal Pajak Tanah Progresif

Pemerintah Diminta Hati-hati Soal Pajak Tanah Progresif

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2017 | 11:05 WIB

Terkini

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:03 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra

Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:59 WIB

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:43 WIB

Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026

Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:41 WIB

Momen Lebaran, Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Naik di Pegadaian

Momen Lebaran, Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Naik di Pegadaian

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:26 WIB

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:14 WIB

BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN

BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:05 WIB

Purbaya Suntik Lagi Rp100 Triliun ke Himbara, OJK Yakin Bisa Turunkan Suku Bunga

Purbaya Suntik Lagi Rp100 Triliun ke Himbara, OJK Yakin Bisa Turunkan Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:31 WIB

"Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki

"Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:44 WIB

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB