Total Kerugian Investasi Bodong di Indonesia Rp126,5 Triliun

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 02 Mei 2017 | 18:43 WIB
Total Kerugian Investasi Bodong di Indonesia Rp126,5 Triliun
Otoritas Jasa Keuangan hari ini menandatangani nota kesepakatan dengan beberapa Kementerian dan lembaga negara untuk berantas investasi bodong. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Ketua umum Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Djoko H Komara mengatakan, sejak tahun 1975 hingga 2016, tercatat kerugian yang diterima masyarakat akibat investasi bodong mencapai Rp126,5 triliun. Jumlah ini merupakan akumulasi dari total laporan pengaduan sekitar 2.772.

Dari total 2772 laporan pengaduan tersebut, Djoko mengatakan investasi bodong yang berskema piramida atau ponzi paling banyak dibandingkan investasi bodong jenis lain. Berbagai modus investasi bodong yang lain seperti emas, arisan dan sebagainya.

Skema ponzi dan piramida merupakan modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya. Jadi bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau perusahaan.

"Yang skema ponzi ini paling banyak dan masih ada sampai sekarang. Mereka itu menawarkan untung yang besar. Padahal uangnya itu berputar tidak diinvestasikan," kata Djoko di Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Oleh sebab itu, Djoko berharap dengan banyaknya edukasi mengenai investasi baik yang dilakukan oleh swasta atau pemerintah bisa membantu masyarakat untuk memahami dan membedakan mana investasi yang legal dan ilegal.

"Kalau masyarakat tidak semakin pintar, investasi bodong ini akan terus berkembang dengan pesat. Makanya harus dimulai dari pemahaman masyarakatnya dulu,"ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Versi BKPM, Inilah Sebab Investasi Bodong Marak di Indonesia

Versi BKPM, Inilah Sebab Investasi Bodong Marak di Indonesia

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 18:39 WIB

Waspada, Ini Ciri Investasi Bodong

Waspada, Ini Ciri Investasi Bodong

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 13:16 WIB

Mayoritas Jasa Keuangan Global akan Bermitra Dengan Fintech

Mayoritas Jasa Keuangan Global akan Bermitra Dengan Fintech

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 08:47 WIB

Misbakhun Minta Kepemilikan Asing di Industri Asuransi Dibatasi

Misbakhun Minta Kepemilikan Asing di Industri Asuransi Dibatasi

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 13:23 WIB

Tahun 2016, 67,82 Persen Warga Indonesia Telah Melek Keuangan

Tahun 2016, 67,82 Persen Warga Indonesia Telah Melek Keuangan

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 11:58 WIB

Adira Finance Syariah Perkenalkan Produk Pembiayaan Paket Umrah

Adira Finance Syariah Perkenalkan Produk Pembiayaan Paket Umrah

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 10:17 WIB

Zurich Topas Life Luncurkan Digital Credit Protection

Zurich Topas Life Luncurkan Digital Credit Protection

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 20:56 WIB

Ini Rahasia Pinjaman Macet UangTeman Tetap Rendah

Ini Rahasia Pinjaman Macet UangTeman Tetap Rendah

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 17:55 WIB

UangTeman Fokus Bantu Pertumbuhan Bisnis UKM

UangTeman Fokus Bantu Pertumbuhan Bisnis UKM

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 17:50 WIB

Pinjaman UangTeman di Jawa Tengah Capai Rp2 Miliar

Pinjaman UangTeman di Jawa Tengah Capai Rp2 Miliar

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 17:43 WIB

Terkini

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:01 WIB

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:59 WIB

×