Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Belanja Pemerintah Belum Maksimal Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 06 Mei 2017 | 05:38 WIB
Belanja Pemerintah Belum Maksimal Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Belanja pemerintah belum bisa mendongkrak secara maksimal pertumbuhan ekonomi Indonesia. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup menggembirakan sebetulnya sudah diprediksi. Perekonomian Indonesia pada kuartal I/2017 memang diperkirakan mengalami pertumbuhan yang ekspansif.

"Tetapi kita masih melihat pada satu sisi  belanja pemerintah masih belum maksimal. Namun dengan ditopangnya konsumsi masyarakat dan kinerja ekspor yang sebagaimana data BPS, ini menjadi tumpuan yang luar biasa. Apalagi konsumsi masyarakat masih menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi," kata ekonom Komunitas untuk Transformasi Sosial (Katalis) Jakarta, Adi Wibowo, di Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif itu seiring dengan adanya pemulihan ekonomi global. Ditambah lagi dengan belanja pemerintah di sektor infrastruktur utamanya yang kian meningkat sehingga dapat memberikan multiplier effect di berbagai sektor. Terutama masuknya investasi swasta dan peningkatan daya beli masyarakat.

“Pada kuartal pertama ini mulai terlihat kinerja ekspor yang membaik didukung oleh perbaikan ekspor nonmigas dan jasa. Kalau kita melihat capaian sebagaimana data yang disampaikan oleh BPS, maka bisa dikatakan kinerja ekspor kita mengalami peningkatan yang cukup baik, tentunya langkah-langah pendorong yang lain juga harus tetap dijaga yaitu tumbuhnya iklim perekonomian yang stabil,” ujar Adi.

Terkait konsumsi rumah tangga saat ini tumbuh 4,93 jika dibandingkan dengan triwulan satu 2016 yang tumbuh 4,97 persen, menurut Adi, memang masih kalah namun diperkirakan dengan meningkatnya belanja pemerintah maka juga akan mengalami pergerakan yang cukup menggembirakan.

Adi yang merupakan alumni Universitas Jember ini mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi pada kuartal kedua baik dari sisi dalam negeri maupun gobal tidak jauh berbeda dibanding kuartal pertama. Diperkirakan pondasi pada kuartal pertama ini telah stabil dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi agar mampu mencapai target yang tertuan dalam APBN 2017 dapat tercapai. 

Terkait struktur PDB dikaitkan dengan pertumbuhan berkualitas atau belum, Adi melihat hari ini sektor konsumsi masih menjadi kontributor penting PDB seiring dengan kenaikan upah minimum pekerja nasional. Sayangnya, kondisi ini belum didukung konsumsi pemerintah yang tumbuh dengan signifikan yaitu dengan belanja pemerintah yang maksimal.

“Dengan melihat struktur PDB selama ini, terlihat adanya kelemahan yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Hal itu terutama dilihat pada rendahnya pertumbuhan sektor yang menyerap banyak tenaga kerja, seperti pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta sektor industri pengolahan atau yang popular dengan sektor tradable,” jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasdem Ingin Pertumbuhan Ekonomi Q2 2017 Capai 5 Persen

Nasdem Ingin Pertumbuhan Ekonomi Q2 2017 Capai 5 Persen

Bisnis | Jum'at, 05 Mei 2017 | 23:00 WIB

INDEF Sindir Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tidak Berkualitas

INDEF Sindir Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tidak Berkualitas

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 18:31 WIB

Presiden Jokowi: Sejak 1997, Ekonomi Indonesia Tumbuh 300 Persen

Presiden Jokowi: Sejak 1997, Ekonomi Indonesia Tumbuh 300 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 17:00 WIB

Citi Indonesia Optimis Ekonomi Indonesia Bangkit di Semester II

Citi Indonesia Optimis Ekonomi Indonesia Bangkit di Semester II

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 14:08 WIB

Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen

Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 19:04 WIB

Misbakhun: Klaim Jokowi Soal Pertumbuhan Ekonomi RI Sudah Benar

Misbakhun: Klaim Jokowi Soal Pertumbuhan Ekonomi RI Sudah Benar

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 17:27 WIB

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 15:23 WIB

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 14:51 WIB

Jokowi Minta Sulsel Jadi Lokomotif Ekonomi Pulau Sulawesi

Jokowi Minta Sulsel Jadi Lokomotif Ekonomi Pulau Sulawesi

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 20:46 WIB

Jokowi Yakin Infrastruktur Jadi Kunci Ekonomi Jawa Barat

Jokowi Yakin Infrastruktur Jadi Kunci Ekonomi Jawa Barat

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:10 WIB

Terkini

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:18 WIB

BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026

BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:04 WIB

PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin

PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:02 WIB

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:59 WIB

Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks

Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:47 WIB

Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga

Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:42 WIB

Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:02 WIB

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:46 WIB