Pemerintah Akan Temui Bank Dunia Bahas Akses Bisnis di Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 09 Mei 2017 | 12:52 WIB
Pemerintah Akan Temui Bank Dunia Bahas Akses Bisnis di Indonesia
Menko Perekonomian Darmin Nasution bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guerent saat Perayaan Lisensi FLEGT di Kementerian LHK, Jakarta, Kamis (24/11). (Antara)

Suara.com - Pemerintah Indonesia akan menemui tim Bank Dunia menyangkut penilaian kemudahan bisnis di Indonesia (Ease of Doing Business/EoDB) Indonesia pada pertengahan Mei 2017.

"Sesuai jadwal yang disepakati bersama, pemerintah Indonesia akan bertemu dengan tim Bank Dunia pada pertengahan bulan ini berkaitan dengan survei EoDB 2018," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin di Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Saat ini posisinya ada di urutan 91 atau naik 15 peringkat dari sebelumnya di posisi 105. Pemberian peringkat itu dilakukan kepada 190 negara yang berada di kawasan Asia Pasifik.

Namun, peringkat kemudahan berbisnis di Indonesia tersebut masih jauh dari target. Sebelumnya pada 7 Mei 2016 lalu, Presiden Joko Widodo menargetkan kemudahan berbisnis atau ease of doing business Indonesia berada di peringkat 40.

"Kita memang berhasil naik ranking dan masuk sebagai top reformers. Tapi masih ada beberapa indikator dalam EoDB yang nilainya jauh dari target. Dan itu yang akan menjadi fokus kita,” katanya.

Seperti diketahui, jika dibanding dengan Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Brunei Darussalam, kemudahan bisnis di Indonesia masih kalah jauh.

Di wilayah ASEAN, Singapura menempati peringkat 2, atau naik satu peringkat dari sebelumnya di peringkat 3. Kenaikan juga terjadi pada Brunei Darussalam yang naik peringkat menjadi peringkat 72 dari sebelumnya peringkat 97.

Vietnam juga mencatatkan kinerja yang membaik. Peringkat kemudahan bisnis mereka naik dari sebelumnya peringkat 91 kini menjadi peringkat 82.

Sementara untuk Thailand tidak mengalami perubahan dengan masih berada di peringkat 46. Untuk Malaysia justru mengalami penurunan dari peringkat 22 kini menjadi peringkat 23.

baca juga

Bank Dunia menyebutkan bahwa tingkat kemudahan berbisnis tertinggi ditempati oleh New Zeland dan diikuti Singapura di peringkat kedua, Hongkong berada di peringkat tiga dan Cina peringkat empat. Untuk posisi kelima adalah Korea Selatan.
Sedangkan untuk posisi paling buncit untuk wilayah Asia Pasifik‎ ditempati oleh Myanmar di posisi 170 dan Timor Leste di posisi 175.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Commonwealth Luncurkan COMM Link Signature

Commonwealth Luncurkan COMM Link Signature

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 20:38 WIB

Pemerintah Bersikukuh Keberadaan BPDP Sawit Sangat Penting

Pemerintah Bersikukuh Keberadaan BPDP Sawit Sangat Penting

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 20:36 WIB

Darmin Lega Inflasi April 2107 Sesuai Harapan Pemerintah

Darmin Lega Inflasi April 2107 Sesuai Harapan Pemerintah

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:31 WIB

APLI: Albania Hancur Akibat Investasi Bodong

APLI: Albania Hancur Akibat Investasi Bodong

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 18:58 WIB

Total Kerugian Investasi Bodong di Indonesia Rp126,5 Triliun

Total Kerugian Investasi Bodong di Indonesia Rp126,5 Triliun

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 18:43 WIB

Versi BKPM, Inilah Sebab Investasi Bodong Marak di Indonesia

Versi BKPM, Inilah Sebab Investasi Bodong Marak di Indonesia

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 18:39 WIB

Waspada, Ini Ciri Investasi Bodong

Waspada, Ini Ciri Investasi Bodong

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 13:16 WIB

Ini 5 Negara Asing yang Jadi Investor Terbesar Versi BKPM

Ini 5 Negara Asing yang Jadi Investor Terbesar Versi BKPM

Bisnis | Jum'at, 28 April 2017 | 13:25 WIB

BKPM Catat Investasi Masuk Indonesia di Q1 2017 Rp165,8 Triliun

BKPM Catat Investasi Masuk Indonesia di Q1 2017 Rp165,8 Triliun

Bisnis | Jum'at, 28 April 2017 | 08:49 WIB

Terkini

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:11 WIB

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

×