Suara.com - Ketua Umum Serikat Pekerja Badan Usaha Milik Negara Arief Puyuono mengaku mendukung langkah pemerintah yang akan membentuk perusahaan induk atau holding company Badan Udaha Milik Negara (BUMN). Pasalnya, kebijakan ini diyakini akan membuat BUMN menjadi lebih efisien.
"Jadi dampaknya ke masyarakat bisa lebih langsung, lebih efisien," kata Arief di Jakarta, Selasa (6/6/2017).
Kendati demikian, Arief menekankan pembentukan holding ini harus berada di bawah payung hukum yang kuat dan sesuai dengan amanah Undang-undang yang ada didalamnya.
"Jadi dalam menjalankan bisnisnya bisa lebih baik, nggak keganggu. Terus juga kan kalau holding ini juga bisa menghilangkan persaingan usaha BUMN yang jenis usahanya sama. Jadi bisa lebih fokus," ujarnya.
Aierf berharap, jika holding BUMN ini benar-benar bisa direalisasikan, perekonomian di Indonesia akan lebih kuat. Terutama dalam menghadapi gejolak perekonomian global.
"Seperti yang diketahui kan, perekonomian global saat ini sedang tidak menentu dan memberikan sentimen negatif ke negara lain. Jadi perekonomian di Indonesia harus diperkuat agar tetap bisa tumbuh," ujarnya.