Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

Ada 25 Juta Orang Indonesia Masih Tanpa Akses Listrik

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 07 Juni 2017 | 14:03 WIB
Ada 25 Juta Orang Indonesia Masih Tanpa Akses Listrik
Ilustrasi lampu. (Shutterstock)

Kapasitas dan elektrifikasi pembangkit listrik merupakan isu utama bagi pembuat kebijakan di Indonesia. Sementara rasio elektrifikasi Indonesia mendekati 90 persen, sekitar 25 juta orang Indonesia masih tanpa akses terhadap listrik. Investasi besar dibutuhkan untuk memasok dan mendistribusikan tenaga yang dapat diandalkan untuk rumah tangga dan industri di seluruh negeri.

Potensi batu bara di Indonesia terpusat di Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera, sedangkan di daerah lainnya dapat dijumpai batu bara walaupun dalam jumlah kecil, seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, Papua, dan Sulawesi. Pada 2025, pemerintah mengharapkan batubara untuk memenuhi sekitar 30 persen kebutuhan energi utama Indonesia. Pada tahun 2050, batu bara diproyeksikan mencapai 25 persen bauran energi utama Indonesia. Pada saat yang sama, Indonesia telah menetapkan target energi terbarukan 23 persen dalam bauran energinya pada tahun 2025, pengurangan energi dalam intensitas tahunan sebesar 1 persen sampai 2025, dan pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada tahun 2030.

Kedutaan Besar Denmark dan Kedutaan Besar Swedia di Jakarta, bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, sedang mendukung sebuah studi oleh International Institute for Sustainable Development (IISD) yang bertujuan untuk membandingkan biaya sebenarnya untuk menghasilkan listrik dari batubara dan energi terbarukan.

Casper Klynge (Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Timor-Leste, Papua Nugini and ASEAN) mengatakan bahwa Denmark dan Indonesia memiliki kemitraan energi yang luas yang bertujuan membantu Indonesia mencapai target ambisius di sektor energi.

"Studi ini dimaksudkan untuk memberi informasi yang seimbang kepada pengambil keputusan mengenai konsekuensi berbagai pilihan pembangkit energi. Biaya pembangkit listrik dari sumber yang berbeda, termasuk biaya eksternalitas, harus dipertanggungjawabkan sepenuhnya dan diperhitungkan dalam model ekonomi agar dapat mencapai biaya listrik sebenarnya. Denmark siap untuk berbagi pelajaran yang dipetik di sektor kelistrikan dengan Indonesia dan untuk membantu Indonesia dalam mencapai masa depan energi yang lebih berkelanjutan tanpa membahayakan keamanan energi," kata Casper dalam keterangan resmi, Rabu (7/6/2017). 

Johanna Brismar Skoog (Duta Besar Swedia untuk Indonesia) mengatakan bahwa pada saat Pemerintahan AS memutuskan untuk meninggalkan Kesepakatan Paris, semakin penting bahwa seluruh dunia menunjukkan kepemimpinan pada masalah mitigasi iklim. Swedia, Uni Eropa, Negara-negara Nordik dan anggota G7 lainnya berpegang teguh pada komitmen tersebut. Indonesia berada pada posisi yang sangat baik melalui kelimpahan sumber energi terbarukan untuk mencapai target ambisiusnya, baik untuk energi terbarukan maupun iklim.

"Laporan oleh IISD merupakan kontribusi untuk diskusi berkelanjutan mengenai masa depan energi untuk Indonesia," ujarnya.

Bambang Adi Winarso (Staf Ahli Bidang Pengembangan Daya Saing Nasional Kemenko Perekonomian) mengatakan bahwa sektor energi telah merencanakan untuk mulai mengalihkan perannya dari sektor-sektor yang memberikan pendapatan negara terbesar ke sektor ini yang memberi dukungan kepada sektor lain. Dukungan finansial terhadap sektor energi akan tetap penting untuk terus memberikan kontribusi dalam perekonomian.

"Dengan tujuan bersama ini, saya optimis bahwa kita dapat menetapkan kondisi yang tepat yang dibutuhkan, dan kita harus memperkuat tekad kita untuk bekerja sama mewujudkan hal ini," ujar Bambang.

Richard Bridle, Penasehat Kebijakan Senior dari IISD mengatakan bahwa tidak hanya emisi yang terkait dengan kekuatan batubara merupakan kontributor signifikan terhadap perubahan iklim global, namun ada juga dampak negatif lainnya, seperti dampak kesehatan yang terkait dengan polusi udara. Dalam laporan ini, IISD menunjukkan bahwa ketika biaya penuh batubara, termasuk dampak ini, dipertimbangkan, batubara tidak semurah yang diperkirakan.

"Kami mendorong Indonesia untuk memilih energi terbarukan dan bukan batu bara sejauh ini, terutama karena tren global menunjukkan biaya sumber energi terbarukan seperti surya menjadi lebih kompetitif secara ekonomi daripada sebelumnya, " jelas Richard.

Peluncuran Laporan pada tanggal 7 Juni 2017 diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia. Peluncuran ini dihadiri oleh Duta Besar Denmark, Duta Besar Swedia, dan Staf Ahli Bidang Pengembangan Daya Saing Nasional Kemenko Perekonomian Bambang Adi Winarso. Acara ini juga akan menampilkan diskusi panel dengan perwakilan dari berbagai pemangku kepentingan seperti kementerian dan Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Skutik Listrik Murah Gesits Sudah Dipesan 50 Ribu Unit

Skutik Listrik Murah Gesits Sudah Dipesan 50 Ribu Unit

Otomotif | Rabu, 07 Juni 2017 | 13:07 WIB

Motor Listrik Gesits Dijual di 2018, Harga di Bawah Rp20 Juta

Motor Listrik Gesits Dijual di 2018, Harga di Bawah Rp20 Juta

Otomotif | Rabu, 07 Juni 2017 | 12:07 WIB

Motor Listrik Gesits Berjuang untuk Bisa Tampil di EICMA 2017

Motor Listrik Gesits Berjuang untuk Bisa Tampil di EICMA 2017

Otomotif | Rabu, 07 Juni 2017 | 10:58 WIB

APLSI: Pengembangan Industri Listrik Penting Bagi Suatu Negara

APLSI: Pengembangan Industri Listrik Penting Bagi Suatu Negara

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 15:00 WIB

APLSI Sebut Tiga Tantangan Industri Listrik Nasional

APLSI Sebut Tiga Tantangan Industri Listrik Nasional

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 14:41 WIB

Mobil Listrik Ini Capai 100 Km/Jam dalam 2 Detik

Mobil Listrik Ini Capai 100 Km/Jam dalam 2 Detik

Otomotif | Selasa, 06 Juni 2017 | 17:15 WIB

Baterai Mobil Listrik Renault Jadi Sumber Energi Rumah Tangga

Baterai Mobil Listrik Renault Jadi Sumber Energi Rumah Tangga

Otomotif | Selasa, 06 Juni 2017 | 14:10 WIB

Mobil Listrik Satu Ini Dijamin Bikin Anda 'Ganteng Maksimal'

Mobil Listrik Satu Ini Dijamin Bikin Anda 'Ganteng Maksimal'

Otomotif | Sabtu, 03 Juni 2017 | 19:56 WIB

Insentif Dikurangi, Penjualan Mobil Listrik di Denmark Anjlok

Insentif Dikurangi, Penjualan Mobil Listrik di Denmark Anjlok

Otomotif | Sabtu, 03 Juni 2017 | 18:41 WIB

Kanada Buat Cetak Biru Perkembangan Mobil Listrik Tahun Depan

Kanada Buat Cetak Biru Perkembangan Mobil Listrik Tahun Depan

Otomotif | Jum'at, 02 Juni 2017 | 13:41 WIB

Terkini

Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Dony Oskaria Bocorkan Skemanya

Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Dony Oskaria Bocorkan Skemanya

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:11 WIB

Pengujian B50 di Alat Berat Sukses, Indonesia di Ambang Swasembada Energi

Pengujian B50 di Alat Berat Sukses, Indonesia di Ambang Swasembada Energi

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:58 WIB

Kemenhum Aktifkan Notifikasi Otomatis Perpanjangan Merek HKI Online

Kemenhum Aktifkan Notifikasi Otomatis Perpanjangan Merek HKI Online

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:50 WIB

Transaksi Kripto RI Anjlok, Apa yang Terjadi?

Transaksi Kripto RI Anjlok, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:34 WIB

Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol

Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:26 WIB

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:22 WIB

Capai 26,25 Juta Ton, Produksi Perikanan dan Kelautan Cetak Rekor di 2025

Capai 26,25 Juta Ton, Produksi Perikanan dan Kelautan Cetak Rekor di 2025

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:11 WIB

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:08 WIB

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:34 WIB

Jagung, Gula, hingga Telur Ayam Surplus Sambut El Nino Godzilla

Jagung, Gula, hingga Telur Ayam Surplus Sambut El Nino Godzilla

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:22 WIB