Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

AJI Medan Dorong Jurnalis Peka Soal Isu Dana Pajak Rokok

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 24 Juli 2017 | 17:47 WIB
AJI Medan Dorong Jurnalis Peka Soal Isu Dana Pajak Rokok
AJI Medan menggelar workshop "Optimalisasi Dana Pajak Rokok Daerah untuk Kawasan Tanpa Rokok" di Sumatera Utara, di Medan, Sumatera Utara. [Dok AJI Medan]

Tidak banyak media massa di Sumatera Utara yang mengangkat isu-isu terkait dana pajak rokok yang merupakan pungutan atas cukai rokok oleh Pemerintah pusat, yang disetor ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi secara proporsional berdasarkan jumlah penduduk.

Sebagian dari dana pajak rokok ini akan masuk ke RKUD Provinsi sebagai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi yang selanjutnya akan ditransfer ke Kabupaten/Kota. Permasalahannya, dana pajak rokok ini belum dikelola secara optimal, sehingga menuntut media massa sebagai perpanjangan kepentingan publik untuk memantaunya secara lebih kritis dan berkelanjutan.

Dalam Pasal 31 UU No. 28/2009 telah diatur bahwa penerimaan dana pajak rokok, baik bagian Provinsi maupun bagian Kabupaten/Kota dialokasikan paling sedikit 50 persen, untuk mendanai pelayanan kesehatan masyarakat dan penegakan hukum oleh aparat yang berwenang.

Provinsi Sumatera Utara sebagai Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar keempat setelah Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah, mendapat porsi pajak rokok terbesar ketiga; dimana estimasi Kementerian Keuangan RI pada tahun 2016 porsi pajak rokok yang diterima Provinsi Sumatera Utara adalah lebih dari Rp782 miliar. Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2017, menjadi Rp833 miliar.

“Mengingat dana pajak rokok telah diamanatkan dalam Undang-undang, maka jurnalis memiliki kewajiban moral untuk mengawasinya, setidaknya untuk mendapatkan gambaran-gambaran terperinci kalau ada penyimpangan dalam penggunaan dananya,” kata Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, Agoez Perdana, dalam kesempatan workshop “Optimalisasi Dana Pajak Rokok Daerah untuk Kawasan Tanpa Rokok di Sumatera Utara”, yang digelar AJI Medan dan Yayasan Pusaka Indonesia, di Hotel Grand Darussalam Syariah, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (22/7/2017)

Dihadiri oleh belasan jurnalis lintas media, secara khusus workshop tersebut bermanfaat untuk mendorong para jurnalis melahirkan karya jurnalistik dalam bentuk liputan investigasi dan mendalam yang lebih memiliki nilai berita dalam isu pengendalian tembakau. Selain itu dapat mendorong jurnalis sebagai social control dalam transparansi dan akuntabilitas dana pajak rokok.

“Yang paling utama adalah diharapan workshop ini dapat melahirkan jurnalis yang memiliki daya kritis terhadap persoalan-persoalan di masyarakat dan terhadap pengambil kebijakan, khususnya dalam isu pengendalian tembakau,” tegas Agoez.

Seorang narasumber dalam workshop itu, Elisabeth Juniarti, selaku Staf Divisi Kesehatan dan Pendidikan Yayasan Pusaka Indonesia mengatakan, sejak tahun 2014-2016 target dan realisasi pajak rokok Provinsi Sumatera Utara meningkat.

“Pada tahun 2014 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan pajak sebesar Rp546,9 miliar, tetapi hanya terealisasi sebesar 73 persen atau setara dengan Rp394,5 miliar. Kemudian pada tahun 2015 dengan target sebesar Rp630 miliar, baru terealisasi 102,6 persen atau setara dengan Rp646,8 miliar. Baru pada 2017 Pemprov Sumut berhasil mencapai 133,7 persen sejumlah Rp759,8 miliar. Angka-angka itu tidak berarti Pemprov Sumut berhasil melaksanakan amanat Pasal 31 UU No. 28/2009,” tegas Elisabeth.

Pada kesempatan yang sama, pengamat anggaran dan kebijakan Sumatera Utara, Elfanda mengungkapkan, beragam regulasi tentang pajak rokok banyak sekali, namun tidak diterapkan secara optimal. Dalam hal pendapatan daerah, tingkat estimasi pendapatan masih belum begitu akurat, bahkan ada Kabupaten/Kota yang seringkali bagi hasil pajaknya tertunda. Keterbatasan sumber-sumber pendapatan di daerah di satu sisi, belanja kebutuhannya tidak terbatas.

“Dukungan politik kebijakan dalam pengelolaan anggaran akibat dampak negatif dari aktivitas merokok masih rendah, berakibat luputnya perhatian dalam penganggaran pembangunan,” jelas Elfanda.

Elfanda berharap, para jurnalis dapat mendorong terwujudnya akurasi estimasi pendapatan yang terukur dari penerimaan pajak rokok oleh Pemerintah daerah. Selain itu media memiliki peran serta lebih untuk mendorong daerah Kabupaten/Kota untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mengimbangi belanja daerah untuk pembangunan daerah, sehingga distribusi pajak rokok untuk kesehatan dapat berjalan maksimal.

Dalam workshop tersebut, peserta juga mendapatkan materi pemahaman bagaimana melakukan liputan investigasi yang dibawakan oleh Jajang Jamaludin dari Majalah Tempo, yang juga merupakan mantan Sekretaris Jenderal AJI Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menjaga Kedaulatan Nasional Untuk Keadilan Pangan

Menjaga Kedaulatan Nasional Untuk Keadilan Pangan

Bisnis | Rabu, 19 Juli 2017 | 01:00 WIB

PHK MNC Grup Harus Jadi Momentum Pekerja Media Berserikat

PHK MNC Grup Harus Jadi Momentum Pekerja Media Berserikat

Bisnis | Senin, 17 Juli 2017 | 23:53 WIB

AJI Palembang: PT MNI Jangan Bertele-tele Soal Soal PHK

AJI Palembang: PT MNI Jangan Bertele-tele Soal Soal PHK

Bisnis | Senin, 17 Juli 2017 | 22:56 WIB

APTI: Petani Bisa Sediakan 80 Persen Kebutuhan Tembakau Nasional

APTI: Petani Bisa Sediakan 80 Persen Kebutuhan Tembakau Nasional

Bisnis | Jum'at, 14 Juli 2017 | 21:48 WIB

Pertanian Tembakau Harus Diperkuat Demi Industri Rokok Kretek

Pertanian Tembakau Harus Diperkuat Demi Industri Rokok Kretek

Bisnis | Jum'at, 14 Juli 2017 | 21:44 WIB

AJI: Perppu Ormas Abaikan Hukum dan Ancam Kebebasan Berserikat

AJI: Perppu Ormas Abaikan Hukum dan Ancam Kebebasan Berserikat

News | Kamis, 13 Juli 2017 | 16:19 WIB

Pengamat Unibraw: Rokok Sudah Jadi Industri Besar

Pengamat Unibraw: Rokok Sudah Jadi Industri Besar

Bisnis | Rabu, 12 Juli 2017 | 17:30 WIB

Singgah di Malang, Pansus RUU Pertembakauan Temui Gapero

Singgah di Malang, Pansus RUU Pertembakauan Temui Gapero

Bisnis | Rabu, 12 Juli 2017 | 17:25 WIB

Gapero Tuntut RUU Pertembakauan Harus Mengatur Semua Sektor

Gapero Tuntut RUU Pertembakauan Harus Mengatur Semua Sektor

Bisnis | Rabu, 12 Juli 2017 | 17:19 WIB

Misbakhun: Pertaruangan RUU Pertembakauan Ini Luar Biasa

Misbakhun: Pertaruangan RUU Pertembakauan Ini Luar Biasa

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 13:04 WIB

Terkini

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:50 WIB

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB