Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Ombudsman: Iklan Meikarta 500 Hektar, Nyatanya Cuma 84,6 Hektar

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Jum'at, 08 September 2017 | 17:57 WIB
Ombudsman: Iklan Meikarta 500 Hektar, Nyatanya Cuma 84,6 Hektar
Peluncuran proyek Kota Mandiri Meikarta oleh Lippo Group, di Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (13/5/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Kontroversi proyek kota terpadu berskala internasional yang dikembangkan PT Lippo Cikarang Tbk, Meikarta terus menguat. Sebab, masih banyak yang belum dipenuhi.

Di sisi lain pihak pengembang sudah melakukan pengiklanan produk di berbagai media massa secara besar-besaran.

Komisioner Ombudsman RI, Ahmad Alamsyah Saragih menilai iklan yang ditampilkan Meikarta tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Khususnya dari sisi luas kawasan yang akan dibangun. Di dalam iklan disebut seluas 500 hektar.

"Luas wilayah ternyata cuma 84,6 (hektar) itu yang fix," kata Alamsyah di Ombudsman RI, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2017).

Terkait luas kawasan yang disebut dalam iklan 500 hektar, pihak Lippo beralasan bahwa itu merupakan visi yang ingin dicapai meskipun belum terealisasi. Menurut Alamsyah, harusnya Lippo tidak melakukan marketing yang tak sesuai dengan yang dimiliki.

"Itu yang saya bilang tadi, baiknya Lippo jangan kemudian melakukan marketing untuk sesuatu yang belum fix dan tidak sama dengan yang ada dalam izin. Karena Undang-Undang Nomor 20 tahun 2011 kan begitu," ujar Alamsyah.

Alamsyah berharap ke depan pihak Lippo mengoreksi iklan-iklan yang ditayangkan agar tidak hanya jualan visi semata kepada publik.

"Atau kalau mau menjual visi ya terus terang saja, bilang bahwa kami masih berencana, yang kami punya sekarang sudah 84,6 hektar. Supaya publik itu tahu," kata Alamsyah.

"Jadi jangan sampai orang-orang ini membayangkan positif pasti 500 hektar. Nah kami berharap dengan pertemuan hari ini dari pihak Lippo menjadi evaluasi untuk mereka dan mudah-mudahan mereka memberi iklan yang lebih proper ya," tambah Alamsyah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lippo Targetkan Meikarta Tandingi New York City di AS

Lippo Targetkan Meikarta Tandingi New York City di AS

Bisnis | Rabu, 06 September 2017 | 18:36 WIB

Ombudsman Temukan 30 Persen Kementerian Kebanyakan Staf Khusus

Ombudsman Temukan 30 Persen Kementerian Kebanyakan Staf Khusus

News | Kamis, 31 Agustus 2017 | 13:32 WIB

Dipanggil Ombudsman Soal Meikarta, Lippo Group Absen

Dipanggil Ombudsman Soal Meikarta, Lippo Group Absen

Bisnis | Selasa, 22 Agustus 2017 | 17:15 WIB

Pemkab Bekasi Klaim Lippo Belum Mulai Konstruksi Meikarta

Pemkab Bekasi Klaim Lippo Belum Mulai Konstruksi Meikarta

Bisnis | Selasa, 22 Agustus 2017 | 15:41 WIB

Kementerian ATR: Promosi Kota Meikarta Khilaf

Kementerian ATR: Promosi Kota Meikarta Khilaf

Bisnis | Selasa, 22 Agustus 2017 | 14:58 WIB

Ini Alasan Ombudsman RI Perhatikan Proyek Meikarta

Ini Alasan Ombudsman RI Perhatikan Proyek Meikarta

Bisnis | Selasa, 22 Agustus 2017 | 14:38 WIB

YLKI Ingatkan Soal Pemasaran Meikarta

YLKI Ingatkan Soal Pemasaran Meikarta

Bisnis | Minggu, 13 Agustus 2017 | 09:47 WIB

Ini Klarifikasi Kementerian ESDM soal Kontroversi Meikarta

Ini Klarifikasi Kementerian ESDM soal Kontroversi Meikarta

Bisnis | Kamis, 10 Agustus 2017 | 12:15 WIB

Jika PT IBU Tak Bersalah, Ini yang Bakal Dilakukan Ombudsman

Jika PT IBU Tak Bersalah, Ini yang Bakal Dilakukan Ombudsman

News | Sabtu, 29 Juli 2017 | 19:14 WIB

Terkini

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB