Arumha Keluhkan Pajak Hiburan di Surabaya Terlalu Mahal

Adhitya Himawan

Sabtu, 09 September 2017 | 05:58 WIB
Arumha Keluhkan Pajak Hiburan di Surabaya Terlalu Mahal
Ilustrasi tempat hiburan malam. [Shutterstock]

Asosiasi Rumah Hiburan (Arumha) menilai penetapan pajak hiburan di Surabaya yang juga dikenal sebagai Kota Pahlawan tersebut, saat ini tidak realistis menyusul turunnya daya beli masyarakat.

Ketua Arumha Yusuf Husni di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/9/2017), mengatakan selama ini tingginya target pajak membuat banyak pengusaha melakukan jalan pintas, agar usaha mereka tetap bertahan.

"Kami menilai, harusnya pemkot realistis. Melihat kondisi pengusaha hiburan yang sudah kembang kempis seperti ini," katanya.

Ia mencontohkan daya beli masyarakat menurun menjadi penyebab jebloknya usaha hiburan.

"Memenuhi kebutuhan pokok saja sulit, apalagi kebutuhan hiburan," ujarnya.

Selama ini, lanjut dia, pengusaha hiburan malam memilih bertahan karena usaha bisa berjalan pada hari tertentu. Ditambah lagi, kebijakan pemerintah kota menutup tempat hiburan selama satu bulan, saat libur Ramadhan.

"Dari mana tempat hiburan mendapat untung, kalau usaha dibatasi," ujarnya.

Pansus Pajak Daerah DPRD Surabaya sebelumnya mempertanyakan ketidakkonsisten pemerintah kota dalam menentukan besaran pajak hiburan.

baca juga

Sekretaris Pansus Pajak Hiburan, Adi Sutarwijono, mengatakan jika sebelumnya menolak tarif pajak diturunkan, namun dalam kajian akademik yang disampaikan ke kalangan dewan justru meminta tarif pajak tetap, sesuai dengan Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah.

Padahal, menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu, dalam pembahasan raperda pajak daerah, pansus sudah menaikkan beberapa item pajak, seperti pajak diskotik dan klub malam yang semula 50 poersen menjadi 60 persen.

Adi mengakui pembahasan masih berlangsung. Namun, jika salah satu pihak tak sepakat dengan pembahasan dan pengesahannya bisa dibatalkan.

"Baik DPRD maupun pemkot punya kewenangan untuk itu (membatalkan, red.)," katanya.

Ia mempertanyakan tentang fungsi pajak daerah bagi pemerintah kota, apakah untuk mengendalikan perilaku masyarakat atau berpihak pada peningkatan pendapatan asli daerah.

"Kami pertanyakan ini, supaya ada kesepakatan tentang fungsi pajak," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayar Pajak Kendaraan Kini Tak Harus ke Samsat

Bayar Pajak Kendaraan Kini Tak Harus ke Samsat

Bisnis | Kamis, 07 September 2017 | 13:59 WIB

Menkeu Segera Benahi Pelayanan Pajak Profesi

Menkeu Segera Benahi Pelayanan Pajak Profesi

Bisnis | Kamis, 07 September 2017 | 04:01 WIB

Respon Keluhan Tere Liye, Sri Mulyani Bakal Atur Pertemuan

Respon Keluhan Tere Liye, Sri Mulyani Bakal Atur Pertemuan

Bisnis | Rabu, 06 September 2017 | 21:00 WIB

Akhirnya Ditjen Pajak Jawab Keluhan Novelis Tere Liye

Akhirnya Ditjen Pajak Jawab Keluhan Novelis Tere Liye

Bisnis | Rabu, 06 September 2017 | 20:41 WIB

Novelis Kondang Tere Liye Protes Ketidakadilan Pajak

Novelis Kondang Tere Liye Protes Ketidakadilan Pajak

Bisnis | Rabu, 06 September 2017 | 17:25 WIB

Penerimaan Pajak Baru 53 persen, Sri Mulyani Tetap Optimistis

Penerimaan Pajak Baru 53 persen, Sri Mulyani Tetap Optimistis

Bisnis | Selasa, 05 September 2017 | 14:54 WIB

Hingga Agustus, Penerimaan Pajak Baru 53 Persen

Hingga Agustus, Penerimaan Pajak Baru 53 Persen

Bisnis | Selasa, 05 September 2017 | 05:17 WIB

Honda Jazz Maia Hilang, Dhani: Ditjen Pajak Mirip Lambe Turah

Honda Jazz Maia Hilang, Dhani: Ditjen Pajak Mirip Lambe Turah

Entertainment | Kamis, 31 Agustus 2017 | 17:00 WIB

Kejar Target Pajak, Sri Mulyani Janji Tak Akan Timbulkan Tekanan

Kejar Target Pajak, Sri Mulyani Janji Tak Akan Timbulkan Tekanan

Bisnis | Kamis, 31 Agustus 2017 | 16:20 WIB

Pajak Penghasilan Final untuk UMKM Bakal Turun Jadi 0,25 Persen

Pajak Penghasilan Final untuk UMKM Bakal Turun Jadi 0,25 Persen

Bisnis | Kamis, 31 Agustus 2017 | 16:15 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×