Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Yusuf Mansur, Dari Dakwah Merambah Dunia Bisnis

Adhitya Himawan

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 11:43 WIB
Yusuf Mansur, Dari Dakwah Merambah Dunia Bisnis
Ulama kondang sekaligus pengusaha, Ustaz Yusuf Mansur di Jakarta. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Siapa yang tak kenal dengan Yusuf Mansur? Kepopulerannya sebagai ustad di tanah air mungkin tak kalah dengan para artis sinetron maupun layar lebar di negeri ini. Pria bernama asli Jam’an Nurkhatib Mansur ini merupakan seorang tokoh pendakwah, penulis buku sekaligus pengusaha. Ia juga menjadi pimpinan dari pondok pesantren Daarul Quran Ketapang, Cipondoh, cikarang Tangerang, Banten.

Aktivitas dakwahnya di berbagai tempat telah banyak menghiasi media massa nasional. Namun tak cuma itu, Yusuf Mansur kini juga semakin agresif dalam dunia bisnis.

"Saya alhamdulillaah, sudah selesai untuk urusan dunia. Saya sudah bilag, sering malahan, sekalian ngajar ke kawan-kawan, bahwa rugi kalo kerja dan bisnis, tujuannya buat duit atau punya sesuatu yang sifatnya dunia. Wong tinggal salat - salat sunnah, amal -amal amaliyah pengundang rizki seperti shalawat, sedekah dan lain-lain yang cukup banyak pilihannya disertai dengan doa," kata Yusuf saat dihubungi Suara.com, Sabtu (18/10/2017).

Menurutnya, apa yang kita inginkan akan dikasih oleh Tuhan Allah SWT.Bahwa seorang muslim masih harus kerja dan usaha sebab itu menjadi ibadah sekaligus amal saleh juga. Mata rantai kebaikan dari bekerja dan berusaha akan menghasilkan sesuatu yang keren.

"Jadi, bagi saya dan bagi yang ikut dengan saya, sebisa mungkin harus ada visi misi. Harus ada value, harus ada prinsip. Harus ada goal yang berbeda," ujarnya.

Bakat dakwah Yusuf sudah terlihat sejak kecil. Sejak usia 9 tahun, Yusuf sering tampil di atas mimbar untuk berpidato pada acara Ihtifal Madrasah yang diselenggarakan setiap tahun menjelang Ramadhan. Tamat Madrasah Ibtidaiyah, pria kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976 ini melanjutkan ke MTs (Madrasah Tsanawiyah) Chairiyah Mansuriyah, yaitu lembaga pendidikan yang dikelola oleh keluarganya; KH. Achmadi Muhammad.

Saat itu, Yusuf Mansur menjadi siswa paling muda usianya dibandingkan dengan teman-temannya yang lain. Pada usia 14 tahun, ia lulus dari MTs. Chairiyah Mansuriyah pada tahun 1988/1989. Dari MTs. Chairiyah Mansuriyah, kemudian ia melanjutkan ke Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol sebagai lulusan terbaik.

Lulusan Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol, Jakarta Barat, tahun 1992 ini pernah kuliah di Fakultas Hukum, Jurusan Syari'ah di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hal ini tertuang dalam pengantar bukunya "Lukmanul Hakim Mencari Tuhan yang Hilang" yang diungkap oleh Prof. Dr. H. Amin Suma, MA., M.H. Namun, berhenti tengah jalan karena lebih suka balapan motor.

baca juga

Pada tahun 1996, Yusuf terjun di bisnis informatika. Sayangnya, bisnisnya malah menyebabkan ia terlilit hutang dan membuatnya masuk penjara selama 2 bulan.Hal ini kembali terulang pada tahun 1998.

Saat di penjara itulah, ia menemukan hikmah tentang sedekah. Selepas dari penjara, ia mencoba memulai usaha dari nol lagi dengan berjualan es di terminal Kali Deres. Berkat kesabaran dan keikhlasan sedekah pula akhirnya bisnisnya mulai berkembang dari semula berjualan dengan termos, lalu gerobak sampai kemudian memiliki pegawai.

Hidup Yusuf Mansyur mulai berubah saat ia berkenalan dengan seorang polisi yang memperkenalkannya dengan LSM. Selama bekerja di LSM itulah, ia membuat buku Wisata Hati Mencari Tuhan Yang Hilang. Buku yang terinspirasi oleh pengalamannya sewaktu di penjara saat rindu dengan orang tua.

Kemunculan buku tersebut ternyata mendapat sambutan yang luar biasa. Yusuf Mansur sering diundang untuk bedah buku tersebut. Dari sini, undangan untuk berceramah mulai menghampirinya. Di banyak dakwahnya, ia selalu menekankan makna di balik sedekah dengan memberi contoh-contoh kisah kehidupan nyata. Kini Yusuf menjadi salah satu ustad paling populer di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, Yusuf mulai merambah dunia bisnis. Awalnya ia prihatin melihat demikian banyaknya aset negara yang tanpa disadari telah diambil alih sedikit demi sedikit oleh kapitalis asing. Ditambah lagi dengan semakin banyaknya toko kelontong yang mulai tergeser karena serbuan toko modern yang tersebar dimana-mana. Kodnisi ini membuat rakyat kecil mulai kehilangan mata pencaharian.

Yusuf Mansur akhirnya menemukan ide untuk membuat software yang dapat digunakan untuk menjual pulsa dan paymen gateway yang biasanya hanya dimiliki oleh toko modern. Dengan adanya software ini, toko kelontong dan siapapun dapat melayani penjualan pulsa, penjualan Token Listrik, pembayaran tagihan listrik paska bayar, tagihan telephon,TV kabel, tagihan internet, PDAM dan juga tiket pesawat atau kereta api. Menurutnya, upaya ini akan membuat toko kelontong dapat bersaing dengan toko modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cita-cita Yusuf Mansur, Paytren Layani e-Money di Jalan Tol

Cita-cita Yusuf Mansur, Paytren Layani e-Money di Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 15:09 WIB

Mau Terbitkan Reksa Dana Syariah, Yusuf Mansur Minta Izin ke OJK

Mau Terbitkan Reksa Dana Syariah, Yusuf Mansur Minta Izin ke OJK

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 14:51 WIB

Ungkap Bisnis Koperasi Merah Putih, Yusuf Mansur Roadshow 8 Kota

Ungkap Bisnis Koperasi Merah Putih, Yusuf Mansur Roadshow 8 Kota

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 14:23 WIB

Yusuf Mansur Klaim Aset Hotel Siti Capai Rp150 Miliar

Yusuf Mansur Klaim Aset Hotel Siti Capai Rp150 Miliar

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 13:45 WIB

Susi Pudjiastuti, Menteri yang Tak Lulus SMP tapi Gemar Membaca

Susi Pudjiastuti, Menteri yang Tak Lulus SMP tapi Gemar Membaca

Lifestyle | Senin, 16 Oktober 2017 | 10:31 WIB

Julia Gouw, Wanita yang Jadi Bankir Sukses di Negeri Paman Sam

Julia Gouw, Wanita yang Jadi Bankir Sukses di Negeri Paman Sam

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 16:04 WIB

Sri Mulyani Beberkan Empat Jurus Sukses Jadi Wanita Karir

Sri Mulyani Beberkan Empat Jurus Sukses Jadi Wanita Karir

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 13:07 WIB

Perusahaan Yusuf Mansyur Resmi Berkolaborasi Bisnis dengan Grab

Perusahaan Yusuf Mansyur Resmi Berkolaborasi Bisnis dengan Grab

Bisnis | Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:39 WIB

Kisah Inspiratif Helga Angelina, Pemilik Burgreens

Kisah Inspiratif Helga Angelina, Pemilik Burgreens

Lifestyle | Selasa, 10 Oktober 2017 | 07:17 WIB

Andris Wijaya, Juragan Beras dan Liwet Instan dari Tanah Garut

Andris Wijaya, Juragan Beras dan Liwet Instan dari Tanah Garut

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 15:39 WIB

Terkini

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:44 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:33 WIB

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:22 WIB

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Temukan Indikasi Bau Solar pada Minyakita, Dirut Bulog Instruksikan Penarikan Produk PT KMR

Temukan Indikasi Bau Solar pada Minyakita, Dirut Bulog Instruksikan Penarikan Produk PT KMR

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:15 WIB

×