Array

Perekonomian Indonesia Tidak Tergantung Pada Industri Rokok

Adhitya Himawan Suara.Com
Senin, 20 November 2017 | 20:47 WIB
Perekonomian Indonesia Tidak Tergantung Pada Industri Rokok
Aksi damai petani tembakau di depan kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/1/2017). [Dok APTI]

Suara.com - Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi UI, Abdillah Ahsan, mengakui industri rokok memiliki kontribusi dalam perekonomian Indonesia. Namun ia mengingatkan klaim ini hendaknya berbasis fakta yang valid dan tidak berlebih-lebihan.

"Kita harus memakai data yang resmi dari Badan Pusat Statistik," kata Abdillah kepada Suara.com di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/11/2017).

Menurutnya, jika mengacu data BPS, jumlah pekerja di industri rokok berkisar antara 300 ribu hingga 400 ribu orang. Sementara petani tembakau berjumlah 600 ribu orang dan petani cengkeh mencapai 1 juta orang.

"Jadi jumlah pekerja yang terlibat langsung dengan industri rokok sekitar 2 juta orang. Seringkali industri rokok melebih-lebihkan jumlah tersebut. Misalkan pedagang yang bergerak di sektor ritel, dia kan jualan banyak barang, tidak hanya rokok. Seringkali industri rokok mengklaim mereka sebagai penjual rokok," ujarnya.

Abdillah menegaskan bahwa jumlah total petani tembakau sebetulnya sangat kecil di Indonesia. Tak lebih dari 1 persen dari total jumlah petani secara keseluruhan.

Selain itu, dari total 35 provinsi yang ada di Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya ada lima provinsi yang terdapat pabrik rokok. Hanya Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Utara. Masih ada 30 provinsi lain di Indonesia yang perekonomiaannya tidak tergantung pada industri rokok, tapi terkena dampak buruknya.

Ditambah lagi, pertanian tembakau hanya ada di provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Bahkan tidak semua kabupaten di tiga provinsi tersebut terdapat pertanian tembakau.

"Jadi perekonomian Indonesia tidak tergantung kepada industri rokok. Kita jangan melebih-lebihkan seolah perekonomian Indonesia tergantung kepada industri rokok," tutupnya.

Baca Juga: Pengamat: Para Perokok Berhenti Buang Uang untuk Industri Rokok

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI