REI Minta Dilibatkan Bersama BUMN untuk Bangun TOD

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 15 Februari 2018 | 13:35 WIB
REI Minta Dilibatkan Bersama BUMN untuk Bangun TOD
Proyek Transit Oriented Development (TOD) di Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (19/8).

Suara.com - Pengembang swasta terutama yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) ingin ikut dilibatkan dalam menggarap "Transit Oriented Development" (TOD) seperti yang saat ini tengah dikembangkan BUMN.

"Kawasan yang dilewati jaringan LRT dan MRT sangat luas, kami ingin ikut dilibatkan dalam pembangunannya," kata Budiarsa Sastrawinata, Presiden Kehormatan International Urban Development Association (INTA) di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Hal ini melatarbelakangi diselenggarakannya seminar internasional bertajuk "Infrastructure-led Large Scale Development: TOD, New Town and Affordable Housing" yang diselenggarakan oleh INTA bekerja sama dengan REI dan Urban and Regional Development Institute (URDI), tujuannya kalangan pengembang ingin mendapatkan gambaran dan petunjuk yang jelas mengenai pembangunan TOD, kata Budiarsa.

Menurut dia, kalaupun di dalam TOD itu memang terdapat unit hunian bagi masyarakat berpendapatan rendah, pengembang anggota REI juga banyak yang memiliki spesialisasi di bidang tersebut, tinggal menyesuaikan dengan insentif yang dapat diberikan misalnya adanya keringanan pajak.

Sedangkan Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Lana Winayanti mengatakan, kehadiran BUMN dalam pembangunan TOD karena memang mendapat penugasan pemerintah, diantaranya penyediaan hunian bagi MBR.

"Jadi di samping BUMN ini diwajibkan untuk membangun infrastruktur jaringan MRT, LRT, dan komuterline, juga diminta menyediakan hunian bagi MBR. Tujuannya agar pekerja dapat beralih dari moda transportasi kendaraan pribadi menjadi menggunakan moda angkutan umum," jelad Lana.

Namun ia juga mengingatkan pembangunan TOD itu bukan hanya satu atau dua bangunan saja, tetapi merupakan suatu kawasan luas dan terintegrasi, tinggal pengembang swasta mengikuti master plan yang sudah ada.

"Konsep TOD itu bukan hanya berjarak sekian meter dari stasiun LRT/ MRT, namun terpenting adanya tidaknya kemudahan akses untuk menjangkau lokasi stasiun. Diantaranya apakah sudah tersedianya sarana bagi pejalan kaki, sepeda, atau kendaraan umum, berikut tempat parkir yang memadai," ujar Lana.

Salah satu pengembang swasta yang tengah terlibat dalam pembangunan TOD adalah Ciputra Group yang membangun di kota baru Maja, dengan memanfaatkan jaringan komuterline Tanah Abang (Jakarta) - Rangkasbitung (Banten).

Hal ini diakui Agussurja Widjaja dari Ciputra Group saat ini pembangunan terus dilakukan menyasar kalangan pekerja yang selama ini memang beraktivitas di Jakarta dan kota besar sekitarnya, namun tinggal di Banten.

Ke depannya Banten dan Jakarta akan menjadi satu kawasan megapolitan, hal ini telah diantisipasi Ciputra Group yang tidak sekedar membangun hunian berkonsep TOD tetapi juga berencana mengembangkan kota baru di Maja.

Sedangkan Vice President INTA, Pingki Elka Pangestu mengatakan, akan ada perubahan yang luar biasa apabila jaringan LRT dan MRT beroperasi penuh, tentunya perlu disiapkan perencanaan yang matang agar jangan sampai menimbulkan persoalan baru.

Seperti stasiun Dukuh Atas Sudirman apabila nantinya semua jaringan angkutan sudah terkoneksi dan beroperasi penuh seharusnya sudah mulai dipikirkan manajemen lalulintas manusia karena dipastikan akan ada jutaan orang yang akan keluar masuk stasiun tersebut, jelas Pingki.

Kemudian untuk hunian berkonsep TOD juga harus dipikirkan mengenai fasilitas umum seperti sarana ibadah, sekolah, termasuk kalau ada warga yang sakit atau meninggal bagaimana prosedurnya agar jangan sampai menimbulkan problem kemacetan lalulintas baru, jelas dia.

Pingki mengatakan, dalam seminar sengaja turut mengundang ahli transportasi dari luar negeri untuk ikut berbagi mengenai pengembangan jaringan MRT/ LRT termasuk pembangunan berkonsep TOD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Cuma Kredit, BTN Cetak Ratusan Developer Baru

Tak Cuma Kredit, BTN Cetak Ratusan Developer Baru

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:50 WIB

Momen Ramadan Dimanfaatkan Pengembang untuk Dongkrak Penjualan Properti

Momen Ramadan Dimanfaatkan Pengembang untuk Dongkrak Penjualan Properti

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:10 WIB

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di 4 Kota

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di 4 Kota

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 17:51 WIB

Pemprov DKI Lebarkan Jalan RS Fatmawati untuk Kawasan TOD dan Akses Transjakarta

Pemprov DKI Lebarkan Jalan RS Fatmawati untuk Kawasan TOD dan Akses Transjakarta

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:23 WIB

Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Siap Layani 20 Ribu Penumpang KRL per Hari

Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Siap Layani 20 Ribu Penumpang KRL per Hari

Foto | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:43 WIB

Pembangunan Stasiun MRT Harmoni Dimulai, Pramono Anung: Ini TOD Strategis

Pembangunan Stasiun MRT Harmoni Dimulai, Pramono Anung: Ini TOD Strategis

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 12:07 WIB

Greenwoods Bidik 4 Proyek Hunian Baru di Tahun 2026

Greenwoods Bidik 4 Proyek Hunian Baru di Tahun 2026

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 12:50 WIB

MRT Siapkan TOD Medan Satria, Bakal Ubah Wajah Timur Jakarta

MRT Siapkan TOD Medan Satria, Bakal Ubah Wajah Timur Jakarta

News | Rabu, 05 November 2025 | 21:33 WIB

Bangunan Hijau Jadi Masa Depan Real Estate Indonesia: Apa Saja Keuntungannya?

Bangunan Hijau Jadi Masa Depan Real Estate Indonesia: Apa Saja Keuntungannya?

News | Selasa, 04 November 2025 | 22:16 WIB

Ikon Baru Jakarta! 'Jembatan Donat' Dukuh Atas Dibangun Tanpa Duit APBD, Kapan Jadinya?

Ikon Baru Jakarta! 'Jembatan Donat' Dukuh Atas Dibangun Tanpa Duit APBD, Kapan Jadinya?

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 22:24 WIB

Terkini

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:38 WIB

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB