Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Dirjen Tanaman Pangan Minta Bulog Agresif Serap Gabah Petani

Adhitya Himawan

Selasa, 20 Maret 2018 | 12:12 WIB
Dirjen Tanaman Pangan Minta Bulog Agresif Serap Gabah Petani
Petani perempuan di Bali. [Shutterstock]

Suara.com - Direktur Jenderal Tanaman Pangan Sumarjo Gatot Irianto minta Perum Bulog di Provinsi Sulawesi Tengah untuk lebih gencar lagi membeli gabah/beras produksi petani guna memperkuat ketersediaan beras nasional.

"Bulog harus maksimal menyerap gabah/beras di daerah ini," katanya pada Musrembang Bidang Pertanian Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (20/3/2018).

Ia meminta Bulog untuk turun langsung ke lapangan membeli gabah/beras petani sesuai harga pembelian yang telah ditetapkan pemerintah.

"Saya tahu Kepala Bulog Sulteng, Khozin adalah seorang petarung. Karena itu tidak diragukan lagi kinerjanya dalam hal kegiatan pengadaan gabah/beras di daerah ini," kata Dirjen Sumarjo.

Divisi Regional Bulog Sulteng pada 2018 ini, kata dia ditargetkan menyerap produksi petani, khususnya beras sebanyak 50.000 ton.

Pada musim panen (MP) 2017, Bulog Sulteng mencatat prestasi dengan menyerap sekitar 43.000 ton beras petani atau melampaui target yang ditetapkan.

MP 2018 ini, target pembelian gabah/beras di Sulteng dinaikan dari 42.160 ton (2017) menjadi 50.000 ton. "Saya optimistis Bulog bisa memenuhi target tersebut," katanya.

Hingga kini, Bulog Sulteng baru merealisasi pembelian gabah/beras sebanyak 1.500 ton. Penyerapan masih sangat kecil dari target.

Menurut informasi dalam dua bulan ke depan (Maret-April) 2018 ini di sejumlah daerah di Provinsi Sulteng memasuki panen raya. "Saya minta sekali lagi pak Kepala Bulog Sulteng maksimalkan pembelian dengan turun langsung ke petani agar bisa menyerap gabah/beras produksi petani," pinta dirjen.

Sementara Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola juga berharap Bulog sebagai BUMN yang selama ini mendapat penugasan pemerintah membeli berbagai komoditi pangan, khususnya gabah/beras turun langsung membeli.

"Jangan pedagang yang menyerap lebih banyak produksi petani. Bulog yang harus lebih besar menyerap," kata dia.

Memang selama ini, banyak pedagang dari luar datang membeli beras petani Sulteng dengan harga yang cukup tinggi.

Bulog jelas kalah bersaing karena harga dipatok pedagang jauh diatas harga pembelian pemerintah (HPP). Karena itu, petani menjual beras kepada pedagang.

"Inilah kondisi yang terjadi di Sulteng sehingga realisasi pengadaan beras oleh Bulog masih relatif kecil dari target yang ditetapkan," kata dia.

Untuk membantu Bulog agar bisa menyerap lebih besar gabah/beras petani, beberapa waktu lalu,telah dikeluarkan kebijakan oleh Gubernur Sulteng setiap kabupaten/kota penghasil beras di Sulteng wajib menjual 15 persen hasil panen petani kepada Perum Bulog.

Sekarang ini, kata Gubernur Longki tinggal bagaimana upaya Bulog untuk lebih maksimal membeli produksi petani sehingga target pengadaan yang telah ditetapkan tersebut bisa terpenuhinya.

Musrembang Bidang Pertanian Tingkat Provinsi Sulteng diikuti sekitar 300 peserta dari jajajaran Dinas Pertanian/Perkebunan dan Peternakan kabupaten/kota, unsur TNI dan Polri dan semua instansi terkait, termasuk Bolog, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Bappeda serta swasta yang bergerak dalam sektor pertanian di Sulteng.

Musrembang akan berlangsung selama dua hari 20-21 Maret 2018. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Foto | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:00 WIB

Adian Napitupulu Dorong Negara Tuntaskan Persoalan Petani Sebelum Mengejar Peningkatan Produksi

Adian Napitupulu Dorong Negara Tuntaskan Persoalan Petani Sebelum Mengejar Peningkatan Produksi

DPR | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:58 WIB

Nasib 2,3 Juta Keluarga Petani Tembakau Tak Jelas dengan Adanya Aturan Baru

Nasib 2,3 Juta Keluarga Petani Tembakau Tak Jelas dengan Adanya Aturan Baru

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:30 WIB

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB

Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone

Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:00 WIB

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21 WIB

Beras Mahal Disuruh Tanam Padi Sendiri: Menggugat Logika Lepas Tangan Pemerintah

Beras Mahal Disuruh Tanam Padi Sendiri: Menggugat Logika Lepas Tangan Pemerintah

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 17:07 WIB

MBG Berpotensi Lebih Menguntungkan Tengkulak daripada Petani

MBG Berpotensi Lebih Menguntungkan Tengkulak daripada Petani

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:06 WIB

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:05 WIB

Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu

Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:57 WIB

Terkini

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:11 WIB

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:10 WIB

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:08 WIB

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:03 WIB

×