Pencopotan Dirut Pertamina Tanpa Izin Presiden Jokowi

Iwan Supriyatna Suara.Com
Jum'at, 27 April 2018 | 07:44 WIB
Pencopotan Dirut Pertamina Tanpa Izin Presiden Jokowi
Elia Massa Manik resmi ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Pertamina dalam RUPST 2016 di Jakarta. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Elia Massa Manik dicopot Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pada Jumat (20/4/2018) lalu.

Pencopotan Elia Massa Manik disebut-sebut disebabkan karena kelangkaan BBM Premium dan kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan.

Elia Massa Manik merupakan bos Pertamina pilihan Presiden Jokowi saat menggantikan Dwi Soetjipto pada Maret 2017. Penunjukan Elia menjadi bos BUMN migas ini karena kinerjanya saat memimpin PT Elnusa.

Anggota Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah Zubir menilai, pencopotan Elia Massa Manik tanpa seizin Presiden Jokowi. Padahal, pada saat itu Presiden Jokowi yang menunjuk langsung Elia Massa Manik untuk duduk di kursi nomor satu di BUMN Migas itu.

"Oleh karena itu, Pak Jokowi seyogyanya membatalkan keputusan RUPS tersebut," ujar Inas saat dihubungi, Kamis (26/4/2018).

Inas menjelaskan, pencopotan Elia Massa Manik lebih disebabkan oleh like and dislike Menteri BUMN Rini Soemarno.

Alasannya, Elia Massa yang dia nilai tidak patuh pada kehendak menteri untuk merubah nomenklatur direktorat di Pertamina yang tidak melibatkan jajaran direksi Pertamina serta perubahan nomenklatur tersebut tidak melalui kajian yang sebagaimana mestinya.

"Persoalan like and dislike inipun terjadi ketika Dwi Soetjipto masih menjabat sebagai Dirut Pertamina. Di mana, ketika itu Dwi dicurigai oleh Rini sedang berupaya merebut posisi Rini Soemarno," tegasnya.

Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar mengaku khawatir dengan adanya pergantian direksi PT Pertamina (Persero) dalam waktu singkat.

Baca Juga: Soal Pencopotan Dirut Pertamina, Wamen ESDM Ngeles

Elia Massa Manik yang baru duduk di kursi direktur utama Pertamina dicopot usai 13 bulan menjabat.

Menurut Arie, perombakan yang terlalu singkat tak akan membuat kemajuan di dalam tubuh perusahaan pelat merah ini. Apalagi, Pertamina dituntut untuk bisa mengalahkan kinerja Petronas, Malaysia.

"Kita dituntut pemerintah mengalahkan Petronas Malaysia. Namun, jika terus seperti ini, kemajuan perusahaan untuk mengejar ketertinggalan pasti akan terganggu," ujar Arie dihubungi secara terpisah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI