3 Upaya Pemerintah Kurangi Penggunaan Energi Fosil

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 08:13 WIB
3 Upaya Pemerintah Kurangi Penggunaan Energi Fosil
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar di Jakarta, Kamis (9/11/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Mengantisipasi menurunnya produksi energi fosil seiring keterbatasan teknologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak tinggal diam untuk melakukan berbagai langkah terobosan, yaitu memaksimalkan pemanfaatan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai sumber energi primer.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar membeberkan beberapa langkah taktis agar menjaga ketahanan dan kemandirian energi.

Pertama, perluasaan penggunaan bauran minyak sawit dalam solar sebesar 20 persen atau B20. Penggunaan ini akan ditujukan kepada seluruh kendaraan bermesin diesel.

"Salah satu comparative advantage yang kita punya adalah Crude Palm Oil (CPO), untuk itu Bapak Presiden sudah memerintahkan bahwa biosolar itu kandungan minyak kelapa sawit akan 20 persen. Sekarang ini sedang godok peraturannya,” kata Arcandra di Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Saat ini, konsumsi Biosolar 20 hanya diwajibkan kepada kendaraan bersubsidi atau public service obligation (PSO) seperti kereta api. Perluasan B20 mempertimbangkan kecukupan bahan baku CPO yang ada di Indonesia.

Kedua, gerakan sejuta atap. Arcandra mengungkapkan, Pemerintah sedang merancang aturan menteri mengenai penggunaan solar PV rooftop atau yang lebih dikenal dengan energi surya baik di rumah maupun gedung bertingkat.

"Pak Menteri sangat giat-giatnya mendorong rumah untuk memasang solar PV pada Rooftop. Kebetulan di kalangan ESDM sudah dipasang, seperti di rumah pak menteri sudah dan saya sudah dipasang," ungkapnya.

Lebih lanjut, Arcandra optimis jika nantinya harga solar PV akan lebih kompetitif ke depannya dan dapat bersaing dengan energi fosil.

"Ini salah satu cara untuk menaikkan 23 persen pada tahun 2025," jelasnya.

Ketiga, pengembangan mobil listrik. Kehadiran mobil listrik akan mengurangi emisi gas buang, serta membuat udara lebih bersih.

"Untuk mengubah dari foreign energy import menjadi domestic energy supply, kita harus mendorong transportasi kita menjadi listrik," jelas Arcandra.

Arcandra optimis apabila pengembangan ini berhasil, Indonesia bisa memproduksi energi sendiri tanpa bergantung banyak dengan negara lain sehingga kemandirian energi bisa terwujud.

"Itu menjadi cita-cita kita," harapnya.

Langkah-langkah di atas ditempuh Pemerintah mengingat kemampuan teknologi hingga saat ini belum sanggup memproduksi energi fosil hingga 100 persen.

"Energi fosil suatu saat itu bukan habis, tapi kita tidak bisa memproduksikannya lagi. Ternyata belum ada teknologi yang mampu mengambil 100 persen itu, minyak misalnya maksimal 40 persen," papar Arcandra.

Atas kondisi tersebut, Pemerintah mengatisipasinya dengan pengembangan EBT.

"Kita punya pilihan lain, yaitu Energi Baru Terbarukan. Berarti kedepannya kita harus fokus dalam pengembangan Energi Baru Terbarukan. Strategi ini semoga berhasil," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

32.000 Keluarga di Jakarta Belum Menikmati Listrik

32.000 Keluarga di Jakarta Belum Menikmati Listrik

Bisnis | Selasa, 07 Agustus 2018 | 20:51 WIB

BBM Satu Harga Kini Jangkau 68 Titik, Ini Dia Tempatnya

BBM Satu Harga Kini Jangkau 68 Titik, Ini Dia Tempatnya

Bisnis | Kamis, 02 Agustus 2018 | 20:09 WIB

Divestasi PT Freeport Indonesia, HoA Bagian Terberat

Divestasi PT Freeport Indonesia, HoA Bagian Terberat

Bisnis | Selasa, 24 Juli 2018 | 05:24 WIB

Terkini

Gempar! Penembakan Massal di Dekat Sekolah Tewaskan 8 Orang di Turki

Gempar! Penembakan Massal di Dekat Sekolah Tewaskan 8 Orang di Turki

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:13 WIB

Nomor Khusus Pengaduan Kekerasan di Ponpes NTB, Keamanan Pelapor Dijamin

Nomor Khusus Pengaduan Kekerasan di Ponpes NTB, Keamanan Pelapor Dijamin

Bali | Selasa, 22 September 2026 | 15:12 WIB

4 Moisturizer Korea Birch Sap Jaga Kelembapan Kulit untuk Skin Barrier Kuat

4 Moisturizer Korea Birch Sap Jaga Kelembapan Kulit untuk Skin Barrier Kuat

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:10 WIB

One Time Code ASN Digital Diisi Apa? Ini Cara Aktivasi Akun Pakai MFA

One Time Code ASN Digital Diisi Apa? Ini Cara Aktivasi Akun Pakai MFA

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:09 WIB

Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah

Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 15:09 WIB

Solusi Cerdas Belanja Hemat Selama September, Manfaatkan Promo BRI Kartu Kredit Touch

Solusi Cerdas Belanja Hemat Selama September, Manfaatkan Promo BRI Kartu Kredit Touch

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:09 WIB

Apakah Tablet Bisa Berfungsi Seperti Laptop? Ini 4 Tips Agar Tabletmu Setara PC

Apakah Tablet Bisa Berfungsi Seperti Laptop? Ini 4 Tips Agar Tabletmu Setara PC

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 15:08 WIB

Sharia Wealth Forum 2026: BRI Wealth Management Dorong Diversifikasi Investasi Syariah

Sharia Wealth Forum 2026: BRI Wealth Management Dorong Diversifikasi Investasi Syariah

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 15:06 WIB

Seperti KPR, Pemerintah Butuh 30 Tahun Lunasi Utang BLBI Rp218,3 Triliun

Seperti KPR, Pemerintah Butuh 30 Tahun Lunasi Utang BLBI Rp218,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 15:06 WIB

Komplotan Pencuri Motor Antarprovinsi Ditangkap di Medan, 71 Kali Beraksi, 2 Ditembak

Komplotan Pencuri Motor Antarprovinsi Ditangkap di Medan, 71 Kali Beraksi, 2 Ditembak

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 15:04 WIB

×