Kementan Lepas Ekspor Perdana Nanas dan Pisang ke Singapura

Senin, 22 Oktober 2018 | 12:02 WIB
Kementan Lepas Ekspor Perdana Nanas dan Pisang ke Singapura
Peluncuran perdana ekspor nanas dan pisang Mas, di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu (20/10/2018).

"Tumbuhkan kelompok-kelompoknya. Dibuka, diperluas lagi lahan menjadi 600 ha," ujarnya.

"Karenanya, alat mesin dan pupuk sangat dibutuhkan di Karimun, sehingga tanaman subur dan berproduksi tinggi. Ini titik tonggak bangkit tinggal landas dengan ekspor perdana," imbuhnya.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Muhammad Affan, menuturkan, luas lahan nanas di Karimun mencapai 130 ha. Luas lahan dan produktivitas akan terus ditingkatkan untuk memasok Singapura.

Peluncuran perdana ekspor nanas dan pisang Mas, di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu (20/10/2018). (Dok: Kementan)
Peluncuran perdana ekspor nanas dan pisang Mas, di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu (20/10/2018). (Dok: Kementan)

"Nanas jenis Queen ini sudah membudaya dan baru kali ini ekspor perdana, termasuk ekspor pisang Mas," tuturnya.

Sementara itu, Komar, eksportir dari PT Alamanda yang bermitra dengan koperasi dan petani di Pulau Kundur, mengatakan, ekspor pisang mas dan nanas perdana ini cukup banyak. Ekspor pisang mencapai 1,5 ton per minggu, dengan target 5 hingga 10 ton per minggu.

Adapun harganya, lanjut Komar, pisang di petani Rp 4.000 per kg dan di Singapura sekitar Rp 8.000 per kg. Kemudian harga nanas di petani sekitar Rp 2.500 per kg dan di Singapura bisa Rp 5.000 perkg. Untuk sementara diekspor dalam bentuk nanas segar.

"Spesifikasi nanas yang diekspor bebas hama penyakit, tanpa hormon buah, bentuk mahkota lurus, brix minimal 14, ukuran small 700-950 gram, medium 1000 sampai 1.450 gram dan large di atas 1.500 gram," ungkapnya.

Kepala Balai Besar Pasca Panen Kementan, Profesor Risfahery, mengatakan, mutu produk yang nanas dan pisang yang diekspor tersebut harus dijaga dengan teknologi pasca panen hingga packaging yang baik.

"Sedangkan untuk budidaya didukung oleh Balai Penelitian Buah Tropis di Solok," ujarnya.

Baca Juga: Kementan Kembangkan Lahan Rawa untuk Swasembada Pangan

Pada ekspor ini, hadir juga Perwakilan BI Kepulauan Riau, I Gusti Faisal Eka. Ia mengatakan, BI memberikan program dukungan bagi kegiatan strategis, yakni ekspor.

"Hal ini dimaksudkan untuk mengendalikan inflasi dan meningkatkan ekspor," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI