Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Pemakaian Pipa dan Baja RI di Proyek Migas Belum Maksimal

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 09 November 2018 | 13:38 WIB
Pemakaian Pipa dan Baja RI di Proyek Migas Belum Maksimal
Lembaran baja di pabrik Sunrise Steel, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (18/2).

Suara.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus berupaya untuk menekan penggantian biaya operasional eksplorasi minyak dan gas (cost recovery).

Salah satunya, dengan mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) menggunakan produk pipa dan baja dalam negeri.

Kepala SKK Migas, Amin Sunaryadi mengatakan, saat ini penggunaan produk pipa dan baja dalam negeri belum optimal.

Pasalnya, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) penggunaan pipa dan baja baru mencapai 62,58 persen.

"Jadi ada kebijakan pemerintah menurunkan cost recovery dan ada kebijakan menggunakan produk dalam negeri. Dengan langkah ini target penggunaan baja dan pipa bisa tercapai," ujar Amin di Kantor SKK Migas Jakarta, Jumat (9/11/2018),

Dalam langkah ini, SKK Migas menggandeng Indonesia Iron Steel Industry Associaton (IISA). Dengan IISA, SKK Migas akan menentukan standart internasional yang menjadi acuan K3S memilih produk baja dan pipa.

Selain itu, Amin melanjutkan, dengan IISA pihaknya juga akan menentukan harga produk baja dan pipa. Sehingga, K3S mendapatkan harga yang sesuai yang nantinya bisa menurunkan cost recovery.

"‎Jadi berapanya belum tahu. Tapi kalau terlalu tinggi cost recovery naik, kalau terlalu rendah pabrik besi baja dan pipa tidak bisa survive. Kemudian didapatkan kesepakatan harga akan dirumuskan. Perumusannya ini diikuti harga bahan baku baja internasional," jelas dia.

Semantara, Ketua IISIA, Silmy Karim menyambut positif langkah pemerintah ini. Dengan adanya langkah ini, Silmy berharap negara dan pengusaha bisa sama-sama diuntungkan.

"Diharapkan dengan terjalinnya sinkronisasi antara pemerintah, pengguna dan produsen dalam menyikapi proyek di hulu migas maka efisiensi suplai baja dan pipa akan tercapai, serta negara dan pengusah sama-sama untung," imbuh dia.

Untuk diketahui, hingga Oktober 2018 ini cost recovery telah mencapai 9,7 miliar dolar AS atau setara Rp 141 triliun. Nilai tersebut hampir mencapai target APBN yang sebesar 10,1 miliar dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Alternatif Pengganti Minyak Goreng yang Lebih Sehat

3 Alternatif Pengganti Minyak Goreng yang Lebih Sehat

Health | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 19:00 WIB

Penelitian : Minyak Jintan Hitam Bisa Turunkan Berat Badan

Penelitian : Minyak Jintan Hitam Bisa Turunkan Berat Badan

Health | Senin, 08 Oktober 2018 | 12:57 WIB

Khasiat Beragam Minyak Esensial untuk Masalah Sembelit

Khasiat Beragam Minyak Esensial untuk Masalah Sembelit

Health | Minggu, 07 Oktober 2018 | 15:57 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB