Dilelang di Facebook, Gadis Ini Ditawar 500 Sapi dan 3 Mobil

Iwan Supriyatna | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Sabtu, 24 November 2018 | 12:15 WIB
Dilelang di Facebook, Gadis Ini Ditawar 500 Sapi dan 3 Mobil
Logo Facebook tercermin pada bola seorang pengguna. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang gadis Sudan Selatan berusia 16 tahun dilelang melalui sebuah akun Facebook. Saat proses lelang, penawaran tertinggi yang ia dapatkan adalah 500 sapi, tiga mobil dan uang sebesar 10 ribu dolar Amerika Serikat.

Gadis malang dan penawarnya dikabarkan telah menikah pada 3 November lalu.

"Ini adalah cara barbar dalam menggunakan teknologi dan mengingatkan kita pada pasar budak di masa lalu. Gadis itu dijual lewat jejaring sosial terbesar di dunia, dan hal itu sulit dipercaya," ungkap George Otim selaku direktur bagian Sudan Selatan untuk organisasi Plan International dilansir dari laman Sea Mashable.

Cerita tentang lelang pernikahan gadis itu disoroti oleh Plan International, sebuah organisasi kemanusiaan yang berfokus pada hak-hak anak.

Mereka menggambarkan lelang itu sebagai sesuatu yang mengingatkan pada pasar budak zaman dulu.

"Penggunaan teknologi biadab ini mengingatkan pada pasar budak zaman akhir. Seorang gadis bisa dijual untuk menikah di situs jejaring sosial terbesar di dunia pada zaman sekarang dan di luar batas keyakinan," kata direktur Plan International Sudan Selatan, George Otim.

"Meskipun sudah biasa bila mas kawin digunakan dalam budaya perkawinan Sudan Selatan, tidak ada alasan bagi gadis ini (yang masih anak-anak) diperlakukan tidak lebih dari objek, dijual kepada penawar yang siap menawarkan uang dan barang terbanyak." ungkapnya.

Facebook mengatakan kepada Mashable bahwa pihaknya telah menghapus unggahan tersebut pada 9 November setelah menerima laporan dari Plan International. Pelelangan gadis malang itu sendiri dimulai pada 25 Oktober.

"Segala bentuk perdagangan manusia baik dalam bentuk posting, halaman, iklan, atau grup yang mengoordinasi aktivitas ini tidak diperbolehkan di Facebook. Begitu kami menemukan postingan serupa, kami bekerja cepat untuk menghapus konten dan profil yang terkait," kata juru bicara Facebook dalam sebuah pernyataan.

UNICEF memperkirakan lebih dari separuh anak perempuan di Sudan Selatan menikah sebelum usia mereka menginjak 18 tahun. Peristiwa ini sekali lagi membuktikan Facebook gagal melakukan pengawasan terhadap isu-isu penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serangan Siber Pemilu 2019, BSSN Kontak Facebook dan Twitter

Serangan Siber Pemilu 2019, BSSN Kontak Facebook dan Twitter

News | Kamis, 22 November 2018 | 17:22 WIB

Facebook Bikin Gelap Messenger-nya, Kenapa Ya?

Facebook Bikin Gelap Messenger-nya, Kenapa Ya?

Tekno | Kamis, 22 November 2018 | 08:55 WIB

Waduh, Facebook dan Instagram Masih Belum Normal

Waduh, Facebook dan Instagram Masih Belum Normal

Tekno | Rabu, 21 November 2018 | 07:45 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB