Dapat Laporan dari Sri Mulyani, Jokowi : Alhamdulillah Ekonomi 2018 Tumbuh

Iwan Supriyatna

Senin, 07 Januari 2019 | 16:00 WIB
Dapat Laporan dari Sri Mulyani, Jokowi : Alhamdulillah Ekonomi 2018 Tumbuh
Presiden Jokowi saat berkunjung di Jambi, Minggu (16/12/2018). (Dok. Humas Pemprov Jambi)

Suara.com - Presiden Jokowi telah menerima laporan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait pertumbuhan ekonomi di 2018.

Berdasarkan laporan Sri Mulyani, pertumbuhan ekonomi di 2018 masih bisa tumbuh positif di tengah kondisi ketidakpastian global.

"Saya mendapat laporan dari Menteri Keuangan, di tengah ketidakpastian ekonomi global, Alhamdulilah perekonomian nasional kita tumbuh positif," kata Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna dengan topik Program dan Kegiatan Tahun 2019 di Istana Negara Jakarta.

Sidang Kabinet Paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan sejumlah pejabat negara lainnya.

"Kita perkirakan (perekonomian nasional) tumbuh sekitar 5,15 persen, kemudian inflasi terkendali pada tingkat yang rendah di bawah 3,5 persen, nilai tukar rupiah juga terus bisa dijaga," tambah Presiden.

Asumsi dasar ekonomi makro nasional pada 2018 sebelumnya ditetapkan untuk pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 5,4 persen, inflasi dalam kisaran 3,5 persen, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan berada pada rentang Rp 13.400 per dolar AS.

Selanjutnya, menurut Presiden, realisasi APBN 2018 juga menunjukkan kinerja yang sangat sehat dan kredibel.

"Laporan terakhir yang saya terima, defisit sebesar 1,76 persen dari Produk Domestik Bruto, kemudian keseimbangan primer ini juga sangat penting, keseimbangan primer negatif Rp 1,8 triliun, sudah mendekati nol, ini patut kita garis bawahi, hasil ini jauh lebih baik dari target di APBN sebesar Rp 87,3 triliun," ungkap Presiden.

Keseimbangan primer adalah penerimaan negara dikurangi belanja, di luar pembayaran bunga utang. Keseimbangan primer pada 2017 adalah negatif Rp 29,9 triliun.

"Pendapatan Rp 1.942 triliun melampaui target APBN yaitu tercapai 102,5 persen dari APBN 2018. Belanja negara untuk mendukung target pembangunan optimal mencapai 99,2 persen dari APBN 2018, sekali lagi mencapai 99,2 persen dari APBN 2018," tegas Presiden.

Pada 2019, Presiden mengakui bahwa perekonomian Indonesia masih akan menghadapi tantangan yang tidak ringan.

"Gejolak ekonomi dunia, tekanan-tekanan eksternal, oleh sebab itu sekali lagi saya minta konsolidasi antara sektor riil, dunia usaha, dunia industri dengan moneter dengan fiskal yang sudah dirancang bisa terkonsolidasi dengan baik sehingga langkah-langkah tegas dan konsisten dalam pengendalian impor dapat dilakukan, kemudian dalam memacu ekspor dan meningkatkan modal masuk lebih baik 2019 ini," ungkap Presiden.

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa fokus pada 2019 adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Seperti sudah saya sampaikan kita akan fokus ke penyiapan SDM 2019, kita perkuat human capital besar-besaran dengan melakukan training dengan mengangkat lagi vocational school, vocational training ini jadi kekuatan kita," tambah Presiden. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Resmikan Rusun dan Jembatan di Tulungagung

Presiden Jokowi Resmikan Rusun dan Jembatan di Tulungagung

Bisnis | Jum'at, 04 Januari 2019 | 19:46 WIB

Tahun Babi Tanah, Indonesia Diprediksi Makmur Namun Rawan Konflik Politik

Tahun Babi Tanah, Indonesia Diprediksi Makmur Namun Rawan Konflik Politik

Bisnis | Jum'at, 04 Januari 2019 | 13:49 WIB

Sri Mulyani Keluhkan Impor di 2018 Masih Lebih Besar Ketimbang Ekspor

Sri Mulyani Keluhkan Impor di 2018 Masih Lebih Besar Ketimbang Ekspor

Bisnis | Kamis, 03 Januari 2019 | 09:10 WIB

Terkini

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

×