Kementan Dongkrak Produksi Jagung, Panen di Jatim Melimpah

Fabiola Febrinastri

Rabu, 27 Februari 2019 | 08:59 WIB
Kementan Dongkrak Produksi Jagung, Panen di Jatim Melimpah
Kunjungan ke Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Senin (25/2/2019) pagi. (Dok: Kementan)

Suara.com - Berbagai upaya dilakukan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendongkrak produksi padi, jagung, dan kedelai (pajale). Upaya itu dilakukan mulai dari memberikan bantuan sarana maupun prasarana sampai pendampingan pada para petani untuk menghasilkan produksi dengan baik.

Salah satu keberhasilan program pemerintah terlihat saat panen jagung di Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (25/2/2019) pagi. Panen ini disambut dengan rasa syukur dan suka cita oleh masyarakat setempat.

Panen jagung di Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Senin (25/2/2019) pagi. (Dok: Kementan)
Panen jagung di Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Senin (25/2/2019) pagi. (Dok: Kementan)

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Mulyadi Hendiawan, Wakil Bupati Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Abdul Rachman, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Budiar, perwakilan Dandim 0818, Kepala Desa Sindurejo dan warga masyarakat sekitar.

Berdasarkan data, lahan panen perdana jagung di Desa Sindurejo seluas 200 ha, sedangkan lahan yang ditanami jagung di Kecamatan Gedangan seluas 2000 ha. Pada panen jagung ini, Ditjen PSP memberi bantuan berupa hand traktor, hand sprayer dan ganclong.

Pada kesempatan tersebut, Mulyadi mengatakan bersyukur, walaupun lahannya tidak begitu subur, tetapi petani jagung di sini bisa menanam jagung dengan baik. Produksinya juga bagus, sehingga hampir seluruh wilayah di pegunungan yang ditanami bisa dipanen.

"Artinya, kita harus mengapresiasi mereka, bahwa mereka luar biasa. Bertanam dengan bagus, produksi dengan bagus dan hasilnya juga luar biasa bagus," kata Mulyadi.

"Harga juga tidak jadi persoalan. Hampir seluruhnya di atas harga inpres dan pasarnya juga banyak. Saya lihat petani di sini sudah bekerja dengan bagus. Pemerintah berterima kasih atas kehebatan petani Jawa Timur, sehingga kawasan ini menjadi salah satu lumbung jagung terbesar di Indonesia," tambahnya.

Ketika ditanya bantuan apa saja yang sudah diberikan pemerintah kepada petani di Desa Sindurejo, Mulyadi menuturkan, bantuan dari Ditjen PSP sudah banyak disalurkan lewat rehabilitasi jaringan irigasi. Selain itu ada juga traktor, pompa, tranplater, hand sprayer dan kompliter sudah disalurkan dengan baik.

"Tinggal sekarang, kita melakukan pendampingan dan pengawalan supaya harga tidak jatuh. Dengan demikian, petani mendapatkan harga yang bagus dan bisa bertanam dengan baik," kata Mulyadi.

baca juga

Ditanya tentang target pemerintah, khususnya Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian terhadap komoditas jagung, Mulyadi menuturkan, target tahun 2018 mencapai hampir 3 juta ton untuk seluruh Indonesia.

"Tahun 2019 ini mungkin kita targetkan sekitar 3,3 juta ton, dan itu sekarang meliputi daerah Gorontalo, Sulawesi Utara, daerah daerah sentral Jawa Tengah, Jawa Timur," kata Mulyadi.

"Kita berharap bisa memenuhi seluruh kebutuhan, dan bahkan kita bisa ekspor. Pak Menteri sudah mencanangkan akan ekspor ke Filipina dan Malaysia. Sekarang ini panen luar biasa serentak di daerah Jawa dan luar Jawa," ujar Mulyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Lepas Jabatan di TNI, Muhammad Saleh Lebih Pilih Wamentan

Lepas Jabatan di TNI, Muhammad Saleh Lebih Pilih Wamentan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:40 WIB

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

Potensi Luas Panen Padi Juni-Agustus 2026 Naik Jadi 2,88 Juta Hektare

Potensi Luas Panen Padi Juni-Agustus 2026 Naik Jadi 2,88 Juta Hektare

Foto | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:00 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati

Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 17:28 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×