Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Marak Korupsi, JK Pertanyakan Fungsi Aparat dan Lembaga Pengawas Keuangan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 21 Maret 2019 | 12:34 WIB
Marak Korupsi, JK Pertanyakan Fungsi Aparat dan Lembaga Pengawas Keuangan
Wakil Presiden Jusuf Kalla. [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengaku heran dengan sistem pengawasan anggaran di pemerintahan. Pasalnya, banyak lembaga yang mengawasi tetapi tetap banyak pihak yang melakukan penyelewengan anggaran.

Menurut Ketua Umum PMI ini, saat ini lembaga yang menjadi pengawas diantaranya Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), BPK, Polisi, Kejaksaan dan KPK.

Namun, meski telah memiliki banyak pengawas, namun korupsi yang terjadi juga banyak.

"Selama 15 tahun ada 9 menteri yang masuk penjara, ada hampir 20 gubernur yang masuk penjara, ada ratusan bupati anggota DPRD DPR itu tentu menjadi perhatian kita bahwa begitu banyak yang mengawasi tapi juga makin banyak yang melakukannya," kata JK saat menghadiri Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

JK menuturkan, pengawas harus lebih pintar lagi dalam mengawasi anggaran. Karena, rumusan korupsi sekarang sudah makin luas. Artinya, korupsi saat ini tidak hanya untuk diri sendiri tetapi untuk memperkaya orang lain.

"Kita harus lebih hati-hati, harus lebih fokus, karena anggaran maknanya bagaimana membangun bangsa ini dan makmurkan bangsa ini secara adil," jelas dia.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini juga meminta para pengawas anggaran juga menguasai teknologi. Sebab, saat ini semua kejahatan penyelewengan anggaran sudah berbasis teknologi.

"Saya harap saudara (Pengawas) sekalian sebagai unsur pengawas pemerintah betul menguasai pengawasan masalah. Kemudian kita menguasai teknologi, sekarang orang diperiksa selalu diambil laptopnya semua bisa dibongkar KPK. Tentu alat tersebut harus ada penguasaan teknologi untuk mengetahui ada penyelewangan atau tidak," imbuh dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Romahurmuziy Ditangkap, PSI Singgung Pidato Serangan ke Partai Nasionalis

Romahurmuziy Ditangkap, PSI Singgung Pidato Serangan ke Partai Nasionalis

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 15:22 WIB

Korupsi Dana Desa, Kades Balearjo Mendekam di Balik Jeruji

Korupsi Dana Desa, Kades Balearjo Mendekam di Balik Jeruji

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 15:33 WIB

Prabowo: Kaya Itu Wajib, Asal Jangan dari Jabatan Pemerintah

Prabowo: Kaya Itu Wajib, Asal Jangan dari Jabatan Pemerintah

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 16:30 WIB

Terkini

Biaya Pendidikan Terus Naik, Ini Solusi Perencanaan Keuangan Bagi Orang Tua

Biaya Pendidikan Terus Naik, Ini Solusi Perencanaan Keuangan Bagi Orang Tua

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:04 WIB

Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!

Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:28 WIB

BEI: Saham BYD hingga Tencent Berpeluang Masuk Pasar Modal Indonesia

BEI: Saham BYD hingga Tencent Berpeluang Masuk Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

TikTok Siapkan Rp65 M demi Perangi Spam dan Lindungi Kreator

TikTok Siapkan Rp65 M demi Perangi Spam dan Lindungi Kreator

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:56 WIB

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Kurangi Paparan Tar, Benarkah?

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Kurangi Paparan Tar, Benarkah?

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:49 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:13 WIB

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:02 WIB

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 20:13 WIB

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:39 WIB

×