Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

2.500 Desa di Pelosok Indonesia Masih Gelap Gulita Tanpa Listrik

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 04 April 2019 | 15:36 WIB
2.500 Desa di Pelosok Indonesia Masih Gelap Gulita Tanpa Listrik
Ilustrasi pencahayaan tanpa listrik menggunakan patromak. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, masih banyak desa di Indonesia yang belum teraliri listrik. Tercatat, hingga saat ini sebanyak 2.500 desa belum tersambung listrik.

Direktur Aneka Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM Harris mengatakan, saat ini pemerintah telah mencari solusi agar 2.500 desa tersebut bisa menikmati listrik. Salah satunya dengan menggunakan energi terbarukan.

"Ada 2.500 desa lebih yang belum ada listriknya sama sekali. Tapi 2.500 desa itu sama sekali belum ada dan pemerintah punya program untuk itu," kata dia dalam Pameran Solartech Indonesia, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2019).

Harris menuturkan, sebenarnya rasio elektrifikasi sebesar 98 persen tidak selamanya listrik di semua daerah bisa menyala. Menurut dia, beberapa daerah hanya bisa menikmati listrik hanya dalam 5-12 jam saja dalam waktu sehari.

Oleh karena itu, sambung dia, pemerintah yang bekerja sama dengan swasta akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan penetrasi 6.500 megawatt hingga 2025.

"Ini bisa kita bandingkan dengan saat ini ada, saat ini PLN dengan swasta ini yang beroperasi sekarang itu baru 66 ribu MW. PLTS itu dibangun sampai 2025 itu ada 10 persen, sangat besar itu, dan itu dipakai dimana saja, itu PLTS dikembangkan oleh IPP swasta," ucap dia.

Kendati demikian, tambah Harris, sebenarnya pemerintah juga punya program untuk penerangan di daerah, yitu lewat Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Meskipun, hanya berkontribusi 0,2 persen terhadap rasio elektrifikasi, akan tetapi program ini bisa menerangi daerah yang belum teraliri listrik.

"Ini sudah dibangun dan yang sudah terpasang 2017-2018, jumlahnya sebanyak 250 ribu lampu dan perlu juga dicatat 250 ribu lampu itu, 230 ribu di Papua. Hitungan rasio elektrifikasi kami juga memasukan LTSHE menjadi bagian meskipun hanya 0,2 persen. Tapi Papua yang tadinya 60an persen menjadi 90 persen," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Tekan Biaya Tagihan Listrik Supaya Lebih Murah? Begini Caranya

Mau Tekan Biaya Tagihan Listrik Supaya Lebih Murah? Begini Caranya

Bisnis | Kamis, 04 April 2019 | 15:20 WIB

Luhut: Jangan Habiskan Energi untuk Saling Hina, Saling Fitnah

Luhut: Jangan Habiskan Energi untuk Saling Hina, Saling Fitnah

News | Senin, 25 Maret 2019 | 23:55 WIB

Pasangan Milenial Ingin Tekan Konsumsi Listrik, Ini Triknya

Pasangan Milenial Ingin Tekan Konsumsi Listrik, Ini Triknya

Press Release | Jum'at, 22 Maret 2019 | 19:30 WIB

Terkini

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB