Pengangguran di AS Turun, Trump: Jobs, Jobs, Jobs... Tiru Jokowi?

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 06 Mei 2019 | 08:30 WIB
Pengangguran di AS Turun, Trump: Jobs, Jobs, Jobs... Tiru Jokowi?
Donald Trump punya alasan khusus kenapa menggunakan dasi kepanjangan dan lebar. (Evan El-Amin / Shutterstock.com)

Suara.com - Tingkat pengangguran di Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan. Tercatat tingkat pengangguran AS turun menjadi 3,6 persen, terendah sejak Desember 1969.

Seperti dilansir Reuters, laporan ketenagakerjaan bulanan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukan, bahwa terdapat 263.000 pekerjaan baru, sehingga membuat pengangguran turun.

Selain itu, penurunan tingkat pengangguran sebagian besar didorong oleh sebagian besar orang yang tetap bertahan di pekerjaannya saat ini.

Laporan itu mendukung keputusan Bank Sentral AS, Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga dan menyesuaikan kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Gubernur The Fed Jerome Powell menggambarkan, ekonomi dan pertumbuhan pekerjaan sedikit lebih kuat dari yang diperkirakan dan inflasi cukup rendah.

"Keuntungan pekerjaan cukup kuat untuk menghilangkan kekhawatiran atas ketahanan ekonomi, sementara kenaikan upah tidak cukup kuat untuk memaksa Federal Reserve untuk memperketat kebijakan," kata Harm Bandholz, kepala ekonom AS di UniCredit Research in New York.

Ekonomi yang kuat, terutama pasar tenaga kerja, dapat mendorong harapan terpilihnya kembali Presiden Donald Trump tahun depan.

"Jobs, Jobs, Jobs," tulis Trump dalam twitternya.

Cuitan Trump mirip dengan seruan yang kerap digembar-gemborkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) 'kerja, kerja, kerja'.

baca juga

Perekrutan tetap kuat, meskipun ada data yang menunjukan terdapat penurunan pekerja di industri transportasi, manufaktur dan konstruksi.

Sementara, upah yang terus naik sampai saat ini membuat pekerja bertahan, bahkan perusahaan menarik kembali beberapa pekerja yang keluar. Penghasilan per jam rata-rata naik 6 sen, atau 0,2 persen di bulan April.

Meskipun pertumbuhan upah tidak cukup kuat untuk mendorong inflasi, terlihat cukup untuk menopang pertumbuhan ekonomi karena stimulus dari pemotongan pajak 1,5 triliun dolar AS tahun lalu berkurang.

Ekonomi tumbuh pada tingkat tahunan 3,2 persen pada kuartal pertama, didorong oleh lonjakan ekspor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puasa Hari Pertama, Jokowi Unggul 13,08 Juta Suara dari Prabowo

Puasa Hari Pertama, Jokowi Unggul 13,08 Juta Suara dari Prabowo

News | Senin, 06 Mei 2019 | 07:32 WIB

Usai Salat Tarawih, Jokowi Bilang Ini ke Wakil Wali Kota Bogor

Usai Salat Tarawih, Jokowi Bilang Ini ke Wakil Wali Kota Bogor

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 21:54 WIB

Jokowi Salat Tarawih Pertama di Masjid Soedirman Bogor

Jokowi Salat Tarawih Pertama di Masjid Soedirman Bogor

Jabar | Minggu, 05 Mei 2019 | 19:41 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×