Puasa Hari Pertama, Jokowi Unggul 13,08 Juta Suara dari Prabowo

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 06 Mei 2019 | 07:32 WIB
Puasa Hari Pertama, Jokowi Unggul 13,08 Juta Suara dari Prabowo
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan). [Antara Foto/Hafidz Mubarak A/foc]

Suara.com - Memasuki Senin (6/5/2019) pagi pukul 07.15 WIB di puasa hari pertama Ramadan ini, pergerakan hasil real count Pilpres 2019 oleh KPU di tiap TPS sudah mencapai 67,67 persen.

Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin masih unggul atas pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Data itu merujuk pada real count yang dimuat dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dilansir dari situs resmi kpu.go.id, suara real count yang masuk hingga Senin pagi pukul 07.15 WIB, proses perhitungan sudah memuat 550.467 dari 813.350 total Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibuat oleh KPU.

Secara nasional, pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin memperoleh 56,31 persen atau 58.390.609 suara. Sementara pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memperoleh 43,69 persen atau 45.304.214 suara.

Sementara untuk hasil hitung suara Pemilihan Legislatif DPR RI 2019, PDIP masih unggul dengan 19,92 persen suara. Kemudian disusul Partai Golkar dengan 13,43 persen suara.

Untuk peringkat ketiga ditempati oleh Partai Gerindra dengan 11,88 persen lalu ikuti oleh Partai NasDem sebesar 9,81 persen.

Untuk masyarakat yang ingin melihat hasil atau update informasi real count Pilpres 2019 maupun hasil Pileg 2019, bisa mengakses situs kpu.go.id di sini.

Berikut hasil hitung suara Legislatif DPR RI 2019:

1. PDI Perjuangan : 19,92 persen
2. Partai Golkar : 13,43 persen
3. Partai Gerindra : 11,88 persen
4. Partai NasDem : 9,81 persen
5. Partai Demokrat: 8,19 persen
6. PKB: 7,97 persen
7. PKS: 7,34 persen
8. PAN : 7,35 persen
9. PPP : 4,16 persen
10. Perindo : 2,74 persen
11. Berkarya : 2,22 persen
12. Hanura : 1,82 persen
13. PSI : 1,74 persen
14. PBB : 0,89 persen
15. Garuda : 0,58 persen
16. PKPI : 0,31 persen

Hingga sampai saat ini, KPU masih terus melakukan penghitungan baik terhadap capres-cawapres maupun terhadap Calon Legislatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puasa Hari Pertama, IHSG Diprediksi Bakal Bergerak Menguat

Puasa Hari Pertama, IHSG Diprediksi Bakal Bergerak Menguat

Bisnis | Senin, 06 Mei 2019 | 07:18 WIB

Suasana Prihatin Warga Tambak Beras di Bulan Ramadan 1440 H

Suasana Prihatin Warga Tambak Beras di Bulan Ramadan 1440 H

Jatim | Senin, 06 Mei 2019 | 07:17 WIB

Puasa Hari Pertama, Jawa Timur Bakal Diguyur Hujan Disertai Petir

Puasa Hari Pertama, Jawa Timur Bakal Diguyur Hujan Disertai Petir

News | Senin, 06 Mei 2019 | 07:12 WIB

Terkini

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB