Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Musim Mudik, Jalur Merak - Bakauheni Terapkan Ganjil Genap

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 10 Mei 2019 | 16:00 WIB
Musim Mudik, Jalur Merak - Bakauheni Terapkan Ganjil Genap
Ratusan kendaraan pemudik yang akan menyeberang menuju Pulau Sumatra mengantre masuk ke kapal ferry di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.

Suara.com - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengaku optimistis bahwa penerapan ganjil genap di penyeberangan Merak - Bakauheni pada Lebaran 2019 mampu memangkas antrean sepanjang tujuh kilometer yang terjadi pada 2018.

“Kita coba minimalisasi kepadatan dengan skema ini. Mudah-mudahan akan efektif karena tahun lalu itu antrean kendaraan dari dermaga dari pagi masuk jam tiga hingga empat sore dan sampai tol,” kata Budi saat ditemui di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat.

Dari data yang dihasilkan oleh Kemenhub, diketahui bahwa pola perilaku mudik masyarakat yang menggunakan kapal penyeberangan cenderung lebih sering menyeberang mulai dari pukul 00.00-06.00, dengan perkiraan tiba di Lampung menjelang siang dengan pertimbangan faktor keselamatan.

Sementara itu, sarana dan prasarana di Pelabuhan Merak dan Bakauheni cenderung tidak bertambah, hanya dermaga premium, jadi dikhawatirkan terjadi antrean panjang pada masa angkutan Lebaran tahun ini.

Skema ganjil genap itu akan diterapkan pada 30 Mei hingga 2 Juni 2019 pada pukul 20.00 hingga pukul 08.00, sementara di luar jam tersebut dibebaskan.

“Jadi, nanti penerapannya sesuai tanggal kalender, misalnya tanggal 30 berarti genap yang boleh lewat dan 31 berarti ganjil,” katanya.

Dia menambahkan pihaknya akan berkonsentrasi ke tol Bakauheni - Terbanggi Besar yang sudah operasional, sedangkan Terbanggi Besar - Kayuagung masih bersifat fungsional dan itu hanya dapat dilalui dari jam 06.00-18.00 dan hanya satu lajur saja.

Dengan adanya perubahan infrastruktur dari Bakauheni ke Kayuagung tentu akan meningkatkan minat masyarakat yang akan ke Sumatera.

“Ada rencana juga motor akan kami pisahkan dengan menggunakan satu dermaga khusus jadi tidak bercampur dengan yang lain,” katanya.

Meskipun pemberlakuan tersebut berupa imbauan dan tidak dikenakan sanksi, Budi mengaku optimis masyarakat akan beralih karena telah diberikan alternatif pilihan.

“Misalnya dari 10 kendaraan, yang patuh empat kendaraan, itu sudah membantu,” katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebutuhan Uang Tunai Selama Ramadan - Lebaran Capai Rp 217,1 Triliun

Kebutuhan Uang Tunai Selama Ramadan - Lebaran Capai Rp 217,1 Triliun

Bisnis | Jum'at, 10 Mei 2019 | 15:44 WIB

Musim Mudik, Ada Dua Rest Area di Tol Pasuruan - Probolinggo

Musim Mudik, Ada Dua Rest Area di Tol Pasuruan - Probolinggo

Bisnis | Jum'at, 10 Mei 2019 | 13:37 WIB

Waspada Daging Sapi Gelonggongan Jelang Lebaran Idul Fitri

Waspada Daging Sapi Gelonggongan Jelang Lebaran Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 10 Mei 2019 | 09:28 WIB

Terkini

Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak

Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:02 WIB

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:20 WIB

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:18 WIB

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:08 WIB

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:40 WIB

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:39 WIB

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:30 WIB

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:26 WIB

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:05 WIB

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:01 WIB