Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Tarif Pesawat, Pemerintah Diminta Cari Alternatif Selain Diskon 50 Persen

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Sabtu, 13 Juli 2019 | 07:39 WIB
Tarif Pesawat, Pemerintah Diminta Cari Alternatif Selain Diskon 50 Persen
Ilustrasi: Suasana di Bandara. (Antara Foto/Rony Muharrman)

Suara.com - Pengamat penerbangan Gatot Rahardjo meminta pemerintah harus menyediakan cadangan kebijakan penurunan tarif tiket pesawat.

Hal ini tersebut disampaikan Gatot, jika kebijakan memberikan diskon 50 persen penerbangan berbiaya rendah (Low Cost Carrier/LCC) tidak bisa efektif turunkan tarif tiket pesawat.

Untuk diketahui, pemerintah memberlakukan diskon penerbangan LCC Lion Air dan Citilink Indonesia sebesar 50 persen pada waktu Selasa, Kamis, Sabtu, dan hanya berlaku pada pukul 10.00 WIB.

"Kalau tidak efektif, harus segera dicari kebijakan yang lain. Pada tahap awal, memang penumpang mungkin akan banyak karena penasaran dengan harga murah. Evaluasi baru bisa dilakukan satu musim (enam bulan) atau minimal tiga bulan. Apakah kebijakan ini efektif atau tidak," katanya saat dihubungi Suara.com, Jumat (12/7/2019).

Selain itu, Gatot juga meminta pemerintah tidak ingkar janji untuk membantu penurunan biaya operasional dan lain-lain.

Pasalnya, terangnya, biaya-biaya itulah yang menjadi kunci maskapai agar maskapai tak terbebani, sehingga memberikan tarif yang murah kepada masyarakat.

"Misalnya dengan menurunkan harga avtur, membebaskan bea masuk suku cadang, pembebasan biaya bandara dan navigasi dan lain-lain. Dengan biaya yang turun, tidak akan memberatkan maskapai yang menurunkan harga tiket," tutur dia.

Gatot juga mengritik pemerintah yang seharusnya mencari jam penerbangan lain. Pasalnya, sambungnya, pada waktu jam tersebut memang sepi penumpang.

"Jadi yang paling ramai itu ya pagi dan sore. Jam 05.00 atau 06.00 sampai jam 10.00 atau di mana orang berangkat mau ada urusan bisnis atau kerja dan sore di atas jam pulang kerja. Karena mereka lihat pesawat itu cepat, jadi kalau berangkat jam 06.00 bisa sampai jam 08.00 dan bisa langsung kerja," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Diskon 50 Persen Tiket Pesawat di Jam Sepi Peminat?

Pengamat: Diskon 50 Persen Tiket Pesawat di Jam Sepi Peminat?

Bisnis | Kamis, 11 Juli 2019 | 21:11 WIB

Mulai Kamis Dini Hari, Ini Rute Lion Air yang Tiketnya Diskon 50 Persen

Mulai Kamis Dini Hari, Ini Rute Lion Air yang Tiketnya Diskon 50 Persen

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2019 | 20:13 WIB

Harga Tiket Pesawat Turun, Begini Sambutan Pelaku Bisnis Pariwisata

Harga Tiket Pesawat Turun, Begini Sambutan Pelaku Bisnis Pariwisata

Lifestyle | Selasa, 09 Juli 2019 | 19:51 WIB

Citilink dan Lion Air Siapkan 11.262 Tiket Pesawat Diskon 50 Persen

Citilink dan Lion Air Siapkan 11.262 Tiket Pesawat Diskon 50 Persen

Bisnis | Senin, 08 Juli 2019 | 20:08 WIB

Soal Dugaan Kartel Harga Tarif Pesawat, Menhub: Kami Akan Tunduk Pada KPPU

Soal Dugaan Kartel Harga Tarif Pesawat, Menhub: Kami Akan Tunduk Pada KPPU

Bisnis | Sabtu, 06 Juli 2019 | 19:42 WIB

Terkini

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

×