Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Tarif Pesawat, Pemerintah Diminta Cari Alternatif Selain Diskon 50 Persen

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Sabtu, 13 Juli 2019 | 07:39 WIB
Tarif Pesawat, Pemerintah Diminta Cari Alternatif Selain Diskon 50 Persen
Ilustrasi: Suasana di Bandara. (Antara Foto/Rony Muharrman)

Suara.com - Pengamat penerbangan Gatot Rahardjo meminta pemerintah harus menyediakan cadangan kebijakan penurunan tarif tiket pesawat.

Hal ini tersebut disampaikan Gatot, jika kebijakan memberikan diskon 50 persen penerbangan berbiaya rendah (Low Cost Carrier/LCC) tidak bisa efektif turunkan tarif tiket pesawat.

Untuk diketahui, pemerintah memberlakukan diskon penerbangan LCC Lion Air dan Citilink Indonesia sebesar 50 persen pada waktu Selasa, Kamis, Sabtu, dan hanya berlaku pada pukul 10.00 WIB.

"Kalau tidak efektif, harus segera dicari kebijakan yang lain. Pada tahap awal, memang penumpang mungkin akan banyak karena penasaran dengan harga murah. Evaluasi baru bisa dilakukan satu musim (enam bulan) atau minimal tiga bulan. Apakah kebijakan ini efektif atau tidak," katanya saat dihubungi Suara.com, Jumat (12/7/2019).

Selain itu, Gatot juga meminta pemerintah tidak ingkar janji untuk membantu penurunan biaya operasional dan lain-lain.

Pasalnya, terangnya, biaya-biaya itulah yang menjadi kunci maskapai agar maskapai tak terbebani, sehingga memberikan tarif yang murah kepada masyarakat.

"Misalnya dengan menurunkan harga avtur, membebaskan bea masuk suku cadang, pembebasan biaya bandara dan navigasi dan lain-lain. Dengan biaya yang turun, tidak akan memberatkan maskapai yang menurunkan harga tiket," tutur dia.

Gatot juga mengritik pemerintah yang seharusnya mencari jam penerbangan lain. Pasalnya, sambungnya, pada waktu jam tersebut memang sepi penumpang.

"Jadi yang paling ramai itu ya pagi dan sore. Jam 05.00 atau 06.00 sampai jam 10.00 atau di mana orang berangkat mau ada urusan bisnis atau kerja dan sore di atas jam pulang kerja. Karena mereka lihat pesawat itu cepat, jadi kalau berangkat jam 06.00 bisa sampai jam 08.00 dan bisa langsung kerja," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Diskon 50 Persen Tiket Pesawat di Jam Sepi Peminat?

Pengamat: Diskon 50 Persen Tiket Pesawat di Jam Sepi Peminat?

Bisnis | Kamis, 11 Juli 2019 | 21:11 WIB

Mulai Kamis Dini Hari, Ini Rute Lion Air yang Tiketnya Diskon 50 Persen

Mulai Kamis Dini Hari, Ini Rute Lion Air yang Tiketnya Diskon 50 Persen

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2019 | 20:13 WIB

Harga Tiket Pesawat Turun, Begini Sambutan Pelaku Bisnis Pariwisata

Harga Tiket Pesawat Turun, Begini Sambutan Pelaku Bisnis Pariwisata

Lifestyle | Selasa, 09 Juli 2019 | 19:51 WIB

Citilink dan Lion Air Siapkan 11.262 Tiket Pesawat Diskon 50 Persen

Citilink dan Lion Air Siapkan 11.262 Tiket Pesawat Diskon 50 Persen

Bisnis | Senin, 08 Juli 2019 | 20:08 WIB

Soal Dugaan Kartel Harga Tarif Pesawat, Menhub: Kami Akan Tunduk Pada KPPU

Soal Dugaan Kartel Harga Tarif Pesawat, Menhub: Kami Akan Tunduk Pada KPPU

Bisnis | Sabtu, 06 Juli 2019 | 19:42 WIB

Terkini

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:18 WIB

CEO Talks di Universitas Andalas, Pegadaian Ajak Mahasiswa "Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini

CEO Talks di Universitas Andalas, Pegadaian Ajak Mahasiswa "Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:06 WIB

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:40 WIB

Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes

Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:17 WIB

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:44 WIB

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:04 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:40 WIB

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:31 WIB

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:17 WIB

×