Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Investor Minta Jokowi Tempatkan Orang Profesional di Menteri Bidang Ekonomi

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 25 Juli 2019 | 18:34 WIB
Investor Minta Jokowi Tempatkan Orang Profesional di Menteri Bidang Ekonomi
Kalangan Investor meminta Presiden Jokowi menempatkan pihak profesional untuk menempati posisi Menteri bidang Ekonomi. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Kalangan Investor meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menempatkan pihak profesional untuk menempati posisi Menteri bidang Ekonomi. Hal ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan Katadata Insight Center (KIC).

"Sebanyak 65 persen investor institusi yang diwawancara menilai, tim ekonomi kabinet yang ideal sebagian besar harus berasal dari kelompok profesional murni," ujar CEO Katadata dalam sebuah diskusi di FX Sudirman, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Survei terbaru tersebut melibatkan investor dari 260 pengelola dana investasi. Para pengelola dana investasi itu berasal dari perusahaan Manajemen Investasi, Dana Pensiun, dan Asuransi dengan dana kelolaan sekitar Rp 700 triliun.

Survei dilakukan melalui wawancara via telepon dan surat elektronik pada 24 Juni hingga 2 Juli 2019.

Hasil survei itu juga menampilkan sebanyak 32 persen kabinet ekonomi yang ideal berimbang antara figur dari kalangan profesional dan politisi.

Sedangkan 3 persen kalangan investor berpendapat tim ekonomi kabinet sebaiknya sebagian besar diisi oleh figur dari partai politik.

Dalam survei tersebut kalangan investor juga meminta dua menteri yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan harus murni dari pihak profesional.

Sebanyak 89 persen responden menyatakan posisi Menko Perekonomian harus diisi oleh kalangan profesional murni.

Hanya 8 persen yang setuju posisi itu diisi kalangan profesional yang terafiliasi dengan partai politik (bukan anggota partai). Sedangkan yang menginginkan figur dari partai politik hanya 3 persen.

"Menteri dari partai politik diidentikkan dengan kepentingan. Investor khawatir masuknya kepentingan, bisa menimbulkan distorsi dalam pengambilan keputusan. Idealnya tim ekonomi di kabinet semuanya berasal dari kalangan profesional," tambah Direktur Riset Core Piter Abdullah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analis: Yusril, Mahfud dan Erick Thohir Berpotensi Jadi Menteri Jokowi

Analis: Yusril, Mahfud dan Erick Thohir Berpotensi Jadi Menteri Jokowi

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 07:10 WIB

Ngaku Ditanya Jokowi soal Kabinet Menteri, OSO: Kami Usul 40 Nama

Ngaku Ditanya Jokowi soal Kabinet Menteri, OSO: Kami Usul 40 Nama

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 21:12 WIB

Kekhawatiran Menteri Yasonna Jika Amnesti Baiq Nuril Tak Dikabulkan

Kekhawatiran Menteri Yasonna Jika Amnesti Baiq Nuril Tak Dikabulkan

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 20:10 WIB

Jokowi Mau Angkat Menteri Milenial, Ini Syaratnya

Jokowi Mau Angkat Menteri Milenial, Ini Syaratnya

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 06:10 WIB

Menghadap Jokowi Bahas Menteri? Hary Tanoe: Tak Rame-rame, Ribut Nanti

Menghadap Jokowi Bahas Menteri? Hary Tanoe: Tak Rame-rame, Ribut Nanti

News | Senin, 22 Juli 2019 | 20:10 WIB

PKB Klaim Belum Ajukan Calon Menteri: Hak Prerogratif Jokowi

PKB Klaim Belum Ajukan Calon Menteri: Hak Prerogratif Jokowi

News | Senin, 22 Juli 2019 | 15:27 WIB

Terkini

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB