Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kemenhub: LRT Jabodebek Bakal Lebih Canggih Dibanding MRT

Agung Sandy Lesmana, Achmad Fauzi

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 05:15 WIB
Kemenhub: LRT Jabodebek Bakal Lebih Canggih Dibanding MRT
Sejumlah pekerja menyelesaikan pemasangan rel kereta ringan atau "Light Rail Transit" (LRT) rute Cibubur-Cawang di Jakarta, Sabtu (29/9). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek bakal lebih canggih dibandingkan Moda Raya Terpadu (MRT). Salah satunya, dari sisi pengoperasian.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri menjelaskan salah satu canggih nantinnya LRT Jabodebek dioperasikan tanpa masinis. Sehingga, ada sistem sendiri dari operator yang akan mengoperasikan kereta LRT.

"LRT Jabodebek lebih canggih daripada MRT. MRT ada masinis tapi engga mengendalikan itu. Yang LRT engga ada sama sekali. Di dalam cuma ada attendant kalau ada masalah," kata dia di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (2/8/2019).

Namun, kata Zulfikri, pengoperasian LRT Jabodebek fase I Bekasi-Cawang, Cibubur-Cawang, dan Cawang-Kuningan akan mundur dari 2019 ke 2021. Menurut dia, mundurnya pengoperasian karena permasalahan lahan

"Kami sudah perpanjang waktu pengoperasian ke 2021. Engga hanya depo kendalanya, trase Dukuh Atas sudah clear. Yang masih kami kejar lahan. Alhamdulillah secara keseluruhan 65 persen. Jadi saya harapkan, kami masih optimistis, pertengahan Agustus ada yang bisa selesai semua kendala lahan," katanya.

"Dari kuningan sampai ke Cawang itu lahan-lahan yang sepanjang kantor-kantor itu, konstruksi masih dijalankan. Karena lahan terpakai ruang bebas. Depo masih terkendala. Lahan yang sudh dibebaskan untuk depo bekasi sudah 55 persen," tambah dia.

Kendati demikian, Zulfikri menargetkan, Cibubur-Cawang akan bisa diuji cobakan tanpa awak pada tahun ini.

"Cawang-Cibubur tes perform. Keretanya sudah selesai,. Test formnya kapan masih mengejar temporary fix. September. Tes uji coba tanpa awak," pungkas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek LRT Lintas Tiga Terkendala Pembebasan Lahan di Bekasi Timur

Proyek LRT Lintas Tiga Terkendala Pembebasan Lahan di Bekasi Timur

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 15:09 WIB

Melihat Uji Coba LRT Jakarta

Melihat Uji Coba LRT Jakarta

Foto | Senin, 25 Februari 2019 | 16:43 WIB

Konstruksi Proyek LRT Palembang Telah 89 Persen

Konstruksi Proyek LRT Palembang Telah 89 Persen

Bisnis | Kamis, 12 April 2018 | 07:41 WIB

20 April 2018, Menhub akan Luncurkan LRT Palembang

20 April 2018, Menhub akan Luncurkan LRT Palembang

Bisnis | Rabu, 11 April 2018 | 12:15 WIB

Adhi Karya: Konstruksi Proyek LRT Jabodetabek Capai 35,20 Persen

Adhi Karya: Konstruksi Proyek LRT Jabodetabek Capai 35,20 Persen

Bisnis | Selasa, 03 April 2018 | 10:51 WIB

Cegah Kecelakaan Proyek LRT Jabodetabek, Adhi Karya Gandeng PGN

Cegah Kecelakaan Proyek LRT Jabodetabek, Adhi Karya Gandeng PGN

Bisnis | Kamis, 15 Maret 2018 | 16:36 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB