Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

BI Sebut Gara-gara Perang Dagang Negara Berkembang Sengsara

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 12 Agustus 2019 | 13:14 WIB
BI Sebut Gara-gara Perang Dagang Negara Berkembang Sengsara
Ilustrasi perang dagang AS dan China. (Shutterstock)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan perang dagang antara Amerika Serikat-China memang membuat sengsara beberapa negara. Terutama negara berkembang seperti Indonesia.

Deputi Gubernur BI, Doddy Waluyo mengatakan, kesengsaraan itu terlihat dari turunnya proyeksi pertumbuhan ekonomi dan turunnya ekspor negara berkembang.

Apalagi, negara tujuan ekspor beberapa negara berkembang masih didominasi AS dan China.

"Jadi masalah di semua negara di Emerging Market yang terkena dampak perang dagang dan dampak volatilitas di pasar keuangan, melambatnya proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan ekspor. Dan dialami di banyak negara berkembang termasuk Indonesia," kata Doddy saat ditemui di Komplek Perkantoran BI, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Menurut Doddy, dengan turunnya ekspor bakal berdampak pada produktivitas. Sehingga, hal tersebut juga bakal berdampak pada turunnya pendapatan negara.

"Jadi domestik demand tidak terlepas dari apa yang terjadi dari ekspor. Ke depannya harapannya kita tidak hanya policy tumbuh sendiri kalau pertumbuhan ekonomi global juga alami penurunan dari sisi outlook," tutur dia.

Kendati demikian, Doddy mengaku BI memiliki solusi sendiri untuk menggenjot ekspor. Salah satunya, dengan menggenjot ekspor di sektor unggulan.

"Paling tidak BI melihat sektor unggulan, seperti tekstil, otomotif, alas kaki itu masih bisa jadi unggulan masuk ke negara-negara maju. Pasar AS dan Pasar China mungkin akan menurunkan permintaan tapi kita masih bisa cari peluang ke negara negara lain," pungkas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Dagang Makin Membuat Nilai Tukar Rupiah Terpuruk

Perang Dagang Makin Membuat Nilai Tukar Rupiah Terpuruk

Bisnis | Senin, 12 Agustus 2019 | 08:50 WIB

Permintaan Turun Imbas Perang Dagang, Harga Minyak Dunia Jatuh

Permintaan Turun Imbas Perang Dagang, Harga Minyak Dunia Jatuh

Bisnis | Senin, 12 Agustus 2019 | 08:27 WIB

Perang Dagang AS vs China Memanas, Harga Sepatu Adidas Tak Terpengaruh

Perang Dagang AS vs China Memanas, Harga Sepatu Adidas Tak Terpengaruh

Bisnis | Senin, 12 Agustus 2019 | 08:16 WIB

Terkini

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:09 WIB

BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?

BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita

Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:46 WIB

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:42 WIB

Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham

Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:39 WIB

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah

Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB