Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Ekonom Senior Minta Jokowi Tak Salah Pilih Menteri Bidang Ekonomi

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 21 Oktober 2019 | 10:39 WIB
Ekonom Senior Minta Jokowi Tak Salah Pilih Menteri Bidang Ekonomi
Joko Widodo atau Jokowi saat diambil sumpah sebagai Presiden RI 2019-2024. (Antara)

Suara.com - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin yang baru saja dilantik bakal menghadapai tantangan yang cukup berat soal ekonomi, lantaran saat ini kondisi ekonomi baik global dan domestik sedang mengalami perlambatan.

Ekonom Senior Prof Emil Salim mengatakan, Pemerintahan Jokowi-Amin harus memilih para pembantunya yang memang benar-benar mengerti soal ekonomi, tim ekonomi kata Emil harus punya satu kesatuan untuk menggerakan roda perekonomian agar lari lebih kencang lagi.

"Kuncinya kesatuan tim, jadi bisa mendukung Bapak Presiden di dalam bekerja," kata Prof Emil saat dihubungi Suara.com, Senin (21/10/2019).

Menurut Prof Emil, dengan bersatunya tim ekonomi akan lebih memudahkan pekerjaan Presiden untuk terus mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi.

"Jadi bisa memilih menteri-menteri yang bisa satu sama lain itu bermain cantik dan tidak bermain sendiri-sendiri," katanya.

Sebelumnya Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, bahwa Pemerintahan Jokowi selalu dimulai dengan situasi ekonomi yang lambat.

Darmin bercerita, kala itu ketika Presiden Jokowi bersama dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) naik tahta pada 2014 silam, pemerintahan Jokowi harus menerima keadaan bahwa kondisi ekonomi baik global maupun domestik sedang terjadi perlambatan.

"Pemerintah Jokowi-JK yang segera berakhir pada hari ini itu dimulai dalam situasi ekonomi kita sedang melambat. Kenapa? Waktu itu tahun 2012-2013 harga Sumber Daya Alam (SDA) sedang turun, sehingga pemerintah ini dimulai dari periode lingkungan ekonomi sedang mengarah ke perlambatan," kata Darmin dalam acara perpisahan kabinet kerja tim ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Dan kata Darmin disaat Presiden Jokowi kembali memimpin pada periode 2019-2024, kondisi yang sama harus dirasakan pemerintahan baru ini, tantangan pun semakin berat.

"Dan itu mulai muncul lagi dia sekarang pada waktu pemerintahan Jokowi di mana lembaga-lembaga dunia sedang prediksi bahwa ekonomi sedang melambat ekonomi sedang mengarah ke resesi," kata Darmin.

Namun demikian kata Darmin, Indonesia bisa melewati kondisi ekonomi yang sedang melambat.

"Kita bisa lihat bahwa ekonomi kita bisa semakin cepat walaupun tidak tinggi sekali," katanya.

Untungnya kata Darmin, berkat pengalaman yang sudah pernah dirasakan pada periode pertama lalu, Presiden Jokowi dinilai Darmin bisa melewati kondisi ekonomi yang sedang melambat ini.

"Bedanya pemerintahan sekarang sudah mempersiapkan sejumlah hal. Dulu kalau anda ingat 2014 yang dilakukan adalah suatu langkah yang cukup radikal yaitu menaikkan harga BBM sehingga kita punya penurunan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maruf Amin ke Pegawai Setwapres: Anggap Saja Ada Pak JK di Sebelah Saya

Maruf Amin ke Pegawai Setwapres: Anggap Saja Ada Pak JK di Sebelah Saya

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 09:59 WIB

La Nyalla Tidur di Pelantikan Jokowi, Netizen: Gimana Mau Ngerangkap PSSI

La Nyalla Tidur di Pelantikan Jokowi, Netizen: Gimana Mau Ngerangkap PSSI

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 10:22 WIB

Kesan Maruf Amin Langsung Terima Tamu Pimpinan Negara Selepas Dilantik

Kesan Maruf Amin Langsung Terima Tamu Pimpinan Negara Selepas Dilantik

Video | Senin, 21 Oktober 2019 | 09:29 WIB

Terkini

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB