Perusahaan China Berniat Garap Properti di Jonggol Senilai Rp 22,4 Triliun

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Perusahaan China Berniat Garap Properti di Jonggol Senilai Rp 22,4 Triliun
Ilustrasi properti. (Sumber: inapex.co.id)

China Railway akan bekerja sama dengan pengembang lokal, PT Sentul City.

Suara.com - Perusahaan konstruksi asal China, China Railway Construction (CRC) berencana membangun proyek properti senilai 1,6 miliar dolar AS atau setara Rp 22,4 triliun (asumsi Rp 14.000/dolar AS) di Jonggol. China Railway akan bekerja sama dengan pengembang lokal, PT Sentul City.

Perjanjian kerjasama CRC dan Sentul City mencakup pembangunan 30 ribu unit properti dengan harga yang terjangkau, selain membangun kompleks perumahan, kerjasama tersebut juga bakal membangun jaringan jalan, bendungan dan instalasi pengolahan air.

Mengutip media China, Yicai Global, Kamis (7/11/2019), Jonggol dipilih karena isu sebelumnya yang menyebutkan Jonggol bakal menjadi Ibu Kota baru Indonesia, sebelum akhirnya Pemerintah Indonesia memilih Kalimantan Timur.

Rencananya proyek tersebut bakal dibangun dalam jangka waktu 48 bulan sampai 60 bulan.

CRC adalah perusahaan konstruksi asal Negeri Tirai Bambu dan merupakan perusahaan terbesar di China. Bahkan CRC pernah masuk ke peringkat 58 jajaran top perusahaan global versi Majalah Fortune.

Sementara Sentul City adalah perusahaan properti lokal asal Indonesia yang berbasis di Jawa Barat dengan lini bisnis utama perumahan, kantor, dan pusat perbelanjaan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS