Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Ma'ruf Amin Sentil Bos OJK soal Pangsa Pasar Keuangan Syariah

Agung Sandy Lesmana | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 15 November 2019 | 14:05 WIB
Ma'ruf Amin Sentil Bos OJK soal Pangsa Pasar Keuangan Syariah
Waprs Maruf Amin saat menghadiri acara Silaturahmi Kerja Nasional Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di JCC, Kawasan GBK Senayan, Jumat (15/11/2019). (Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyinggung penetrasi pangsa pasar keuangan syariah di Indonesia masih kecil. Bahkan, ia menyebut pangsa pasar keuangan syariah Indonesia masih di bawah 10 persen.

Hal tersebut ia ungkapkan dalam acara Silaturahmi Kerja Nasional Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di JCC, Kawasan GBK Senayan, Jumat (15/11/2019) yang dihadiri Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

"Menegaskan kembali tentang pentingnya optimalisasi keuangan syariah di Indonesia sampe 2019 market share keuangan syariah termasuk perbankam dan asuransi baru mencapai 8,6 persen, perbankan baru mencapai 5,6 persen," ujar Ma'ruf Amin.

Ma'ruf yang juga sebagai Ketua Umum MUI ini mengaku selalu berdiskusi dengan Ketua OJK Wimboh Santoso terkait dengan pangsa pasar keuangan syariah. Pasalnya, lanjut Ma'ruf, lembaga keuangan syariah di Indonesia begiti banyak, tapi belum dimanfaatkan secara optimal.

"Kita ini bisnya banyak, tapi penumpang kurang, bagaimana penumpangnya banyak itu, maka itu kita mendorong ekonomi masyarakat melalui arus baru ekonomi indonesia," jelas dia.

Maka dari itu, Ma'ruf menegaskan pemerintah sangat fokus untuk mendorong ekonomi dari bawah. Hal ini merupakan bagian dari ekonomi arus baru.

"Agar tidak dibangun di atas saja, dulu memang yang dibangun di atas menghadirkan konglomerasi maksudnya biar netes ke bawah tapi ternyata tidak netes-netes," tutur dia.

"Karena itu kita bangun arus bawah karena untuk menguatkan ekonomi umat dan supaya agar tidak membenturkan ekonomi kecil dengan yang besar tapi juga upaya kemitraan kolaborasi antara yang kecil dan yang besar," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Maruf: Konglomerat dan BUMN Jangan Lagi Urus yang Kecil-kecil

Wapres Maruf: Konglomerat dan BUMN Jangan Lagi Urus yang Kecil-kecil

Bisnis | Jum'at, 15 November 2019 | 13:44 WIB

Narada Berpotensi Gagal Bayar Penempatan Investasi Senilai Rp 150 Miliar

Narada Berpotensi Gagal Bayar Penempatan Investasi Senilai Rp 150 Miliar

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 20:43 WIB

Ma'ruf Amin Sebut Potensi Zakat Indonesia Capai Rp 230 Triliun

Ma'ruf Amin Sebut Potensi Zakat Indonesia Capai Rp 230 Triliun

Bisnis | Rabu, 13 November 2019 | 13:47 WIB

BI Akan Bikin Holding Usaha Ekonomi Syariah Pesantren

BI Akan Bikin Holding Usaha Ekonomi Syariah Pesantren

Bisnis | Selasa, 12 November 2019 | 18:55 WIB

Tanah Kavling Ditanami Kurma Ternyata Bodong, Bos OJK Ngaku Belum Tahu

Tanah Kavling Ditanami Kurma Ternyata Bodong, Bos OJK Ngaku Belum Tahu

Bisnis | Selasa, 12 November 2019 | 15:17 WIB

Bank Indonesia Ungkap Zakat dan Infak Orang Indonesia Masih Rendah

Bank Indonesia Ungkap Zakat dan Infak Orang Indonesia Masih Rendah

Bisnis | Selasa, 12 November 2019 | 13:55 WIB

Temui Wapres Maruf, OJK Dukung Pemerintah Melalui Skema Pembayaran Anyar

Temui Wapres Maruf, OJK Dukung Pemerintah Melalui Skema Pembayaran Anyar

Bisnis | Senin, 11 November 2019 | 18:05 WIB

Temui Wapres Maruf, Dubes Selandia Baru Bahas Pendidikan Hingga Teroris

Temui Wapres Maruf, Dubes Selandia Baru Bahas Pendidikan Hingga Teroris

News | Senin, 11 November 2019 | 16:32 WIB

Naik Heli Super Puma, Maruf Hadiri Maulid Nabi dan Haul Ayahanda di Banten

Naik Heli Super Puma, Maruf Hadiri Maulid Nabi dan Haul Ayahanda di Banten

News | Sabtu, 09 November 2019 | 15:02 WIB

Maulid di Istana, Maruf: Semangat Perubahan Rasulullah Mesti Diteladani

Maulid di Istana, Maruf: Semangat Perubahan Rasulullah Mesti Diteladani

News | Jum'at, 08 November 2019 | 21:51 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23 WIB

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:18 WIB

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:02 WIB

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:36 WIB

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:59 WIB

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:20 WIB

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB