Raih Gelar Guru Terbaik Dunia, Siapa Peter Tabichi?

Iwan Supriyatna

Sabtu, 21 Desember 2019 | 07:47 WIB
Raih Gelar Guru Terbaik Dunia, Siapa Peter Tabichi?
Ilustrasi guru pria. (Unsplash/Ben White)

Suara.com - Menjadi seorang guru memang termasuk pekerjaan mulia dan bermanfaat bagi sesama. Tak semua guru di dunia ini memiliki kondisi yang sama dalam kegiatan mengajar.

Ada yang biasa-biasa saja, ada pula yang menginspirasi banyak orang bahkan hingga mendapatkan penghargaan dan dikenal dunia.

Seperti halnya seorang guru asal dari Benua Afrika bernama Peter Tabichi yang mendapatkan penghargaan tertinggi bagi seorang guru yaitu Teacher Global Price.

Penghargaan ini bergengsi karena menjaring puluhan ribu guru dari seluruh dunia untuk dinilai dari berbagai aspek, termasuk dari sisi inspiratif.

Peter Tabichi yang berasal dari Kenya mendapatkan penghargaan sebagai guru terbaik dunia tahun 2019.

Sosoknya yang sangat inspiratif bagi dunia pendidikan mengantarkannya menyabet juara dan mendapatkan hadiah yang tidak main-main, yakni sekira Rp 13 miliar.

Tentunya ada banyak jasa dan prestasi yang membuatnya dipilih sebagai guru terbaik. Untuk mengenal lebih dalam penyandang gelar guru terbaik dunia ini, berikut ulasan Peter Tabichi seperti dikutip dari Cermati.com.

  • Peter Tabichi, Mengajar Sekaligus Memperjuangkan Pendidikan

Peter Tabichi merupakan seorang guru biasa yang mengajarkan sains dan matematika di sekolah. Meski hanya guru biasa, tidak membuatnya berpikir biasa-biasa saja.

Ia berjuang juga dalam pendidikan di Kenya karena kondisi negara yang masih miskin dan terbatas pendidikannya.

baca juga

Dalam aktivitasnya mengajar, pria berusia 37 tahun itu mau menampung banyak orang dengan tingkat kemiskinan tinggi, bahkan 95% warga desanya hidup dalam kekurangan.

Meski kondisinya minim namun perjuangan Peter dalam memperjuangkan pendidikan dan memberi ilmu tidaklah setengah-setangah. Kegigihan Peter dalam mengajari banyak ilmu kepada muridnya dibuktikan dengan membebaskan siapa saja untuk belajar tanpa harus membayar.

Bahkan agar siswanya tetap bisa belajar, dia menyumbangkan 80% pendapatan untuk para muridnya agar bisa belajar. Sehingga tidak ada siswa yang putus sekolah hanya karena tak ada biaya.

  • Kelas Peter Selalu Penuh dan Aktif Oleh Murid Kurang Mampu

Karena mau menampung banyak murid dari kalangan kurang mampu di desanya, kelasnya selalu ramai bahkan terkenal ramai daripada sekolah lainnya. Selain karena Peter Tabichi merupakan guru favorit para murid, juga karena kondisi sekolah di desanya yang masih sedikit dan penuh kekurangan.

Karena sedikitnya sekolah, tak jarang Peter harus mengajar satu kelas berisi 80 orang. Kebanyakan orang yang belajar di sekolahnya adalah orang yang kurang mampu.

Bahkan perjuangan murid Peter pun tak kalah inspiratif, di mana mereka harus menempuh perjalanan jauh sekitar 4 mil atau 6 kilometer demi belajar. Melihat kondisi seperti itu, membuat Peter tergerak untuk mendukung aktivitas anak didiknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei OECD Sebut Prestasi Pelajar Indonesia Terendah di Asia Tenggara

Survei OECD Sebut Prestasi Pelajar Indonesia Terendah di Asia Tenggara

Health | Selasa, 17 Desember 2019 | 10:47 WIB

Haedar Nashir Guru Besar UMY, Usul Deradikalisasi Jadi Moderasi

Haedar Nashir Guru Besar UMY, Usul Deradikalisasi Jadi Moderasi

Jogja | Kamis, 12 Desember 2019 | 14:05 WIB

Murid Disumpah Alquran untuk Dicabuli, Guru BK Huda Pakai Ijazah Palsu

Murid Disumpah Alquran untuk Dicabuli, Guru BK Huda Pakai Ijazah Palsu

Jatim | Sabtu, 07 Desember 2019 | 19:10 WIB

Terkini

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Riau | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

×