Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PLN Hingga Garuda Dapat Guyuran Dana Segar Saat Corona, Berapa Besarannya?

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 18 Mei 2020 | 15:57 WIB
PLN Hingga Garuda Dapat Guyuran Dana Segar Saat Corona, Berapa Besarannya?
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Pemerintah memberikan sejumlah stimulus fiskal bagi sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Yang terseok-stok menghadapi wabah Virus Corona atau Covid-19.

Tak tanggung-tanggung, bantuan dana segar tersebut mencapai Rp 104,38 triliun yang berasal dari APBN 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, salah satu BUMN yang mendapatkan dana segar tersebut adalah PT PLN Persero. BUMN yang bergerak di bidang kelistrikan tersebut mendapatkan dana stimulus hingga mencapai Rp 48 triliun.

Sri Mulyani mengatakan, dana sebesar itu merupakan kompensasi yang diberikan negara akibat PT PLN tidak menaikkan harga listrik selama lima tahun terakhir.

"PLN akan mendapatkan dana kompensasi dari tarif listrik yang tidak naik selama hampir lima tahun ini sebesar Rp 48,8 triliun," ucap Sri Mulyani Indrawati dalam konfrensi pers virtual di Jakarta, Senin (18/5/2020).

Tak hanya dapat dana kompensasi, pemerintah juga akan mengguyur PLN dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 5 triliun.

"PLN juga akan mendapatkan PMN sebesar Rp 5 triliun sesuai dengan Perpres 54 Tahun 2020," kata Sri Mulyani.

Selain PLN, pemerintah juga akan memberikan guyuran dana segar kepada PT Garuda Indonesia, perusahaan penerbangan plat merah tersebut akan mendapatkan dana segar mencapai Rp 8,5 triliun.

Hutama Karya akan mendapatkan PMN sebesar Rp 11 triliun, Perum Bulog dapat dana talangan Rp 10,5 triliun, Askrindo akan mendapatkan PMN tambahan Rp 6 triliun, PT PNM sebesar Rp 1 triliun, Krakatau Steel Rp 3 triliun, Perumnas Rp 650 miliar, Pertamina Rp 45 triliun dan ITDC sebesar Rp 500 miliar.

baca juga

"Pertamina akan mendapatkan dana kompensasi dari tidak adanya kenaikan harga BBM yang di atas yang sudah ditetapkan, sejatinya adalah bentuk pembayaran kompensasi yang sudah merupakan hasil audit dari BPK sebesar Rp 45 triliun," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Suntik Rp 104,38 Triliun Buat BUMN yang Sakit Terdampak Covid-19

Pemerintah Suntik Rp 104,38 Triliun Buat BUMN yang Sakit Terdampak Covid-19

Bisnis | Senin, 18 Mei 2020 | 15:22 WIB

Tanri Abeng Minta BUMN Lebih Getol Gaet Investor Asing

Tanri Abeng Minta BUMN Lebih Getol Gaet Investor Asing

Bisnis | Senin, 18 Mei 2020 | 13:51 WIB

Pegawai Usia di Bawah 45 Tahun Diminta Kerja, Ini Kata Kementerian BUMN

Pegawai Usia di Bawah 45 Tahun Diminta Kerja, Ini Kata Kementerian BUMN

Bisnis | Senin, 18 Mei 2020 | 12:28 WIB

Pegawai BUMN di Bawah Usia 45 Tahun Mulai 25 Mei Kembali Kerja

Pegawai BUMN di Bawah Usia 45 Tahun Mulai 25 Mei Kembali Kerja

Bisnis | Senin, 18 Mei 2020 | 06:30 WIB

Lima Skenario New Normal, Erick Thohir Siap Buka Aktivitas BUMN

Lima Skenario New Normal, Erick Thohir Siap Buka Aktivitas BUMN

Video | Minggu, 17 Mei 2020 | 20:36 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB