Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Cegah Paparan Virus Covid-19 saat New Normal, Coba Konsumsi Ini

Iwan Supriyatna

Selasa, 16 Juni 2020 | 08:28 WIB
Cegah Paparan Virus Covid-19 saat New Normal, Coba Konsumsi Ini
Leonardo Wiesan, Co Founder LiveWell Global menjelaskan manfaat inhalasi dan air hidrogen.

Suara.com - Memiliki daya tahan tubuh yang baik untuk mencegah paparan virus Covid-19 saat menjalankan new normal sangatlah penting. Sistem imun yang kuat telah terbukti menjadi satu-satunya cara terhindar dari Covid-19.

Menurut dr. Bintang Cristo Fernando, Sp.BS , Dokter Spesialis Bedah Saraf dan Kepala IGD Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta yang juga tenaga medis Covid-19 menyatakan, saat keadaan new normal, diharapkan kita harus bisa beraktivitas seperti biasa.

Hanya saja harus tetap menjaga aturan social distancing, menggunakan masker, perilaku hidup bersih sehat (PHBS) serta menjaga daya tahan tubuh tetap tinggi.

Menurut dr. Bintang mengonsumsi makanan bergizi tinggi, berolahraga teratur, mengonsumsi tambahan makanan dan minuman yang sifatnya mempercepat pemulihan sel-sel tubuh (antiinflamasi, antioksidan, dan regenerasi sel) sangat dianjurkan.

“Waktu new normal berlaku, saat beraktivitas kemungkinan besar akan ada ditemukan virus Covid-19 di sekitar kita, sehingga sudah pasti pola hidup kita yang selama ini kurang baik, dan kurang tepat harus diubah sesuai dengan anjuran pemerintah tentang aturan new normal,” tutur dr. Bintang, ditulis Selasa (16/6/2020).

“Jika kita tidak menjaga imunitas saat hidup berdampingan dengan Virus Covid-19, maka kita termasuk dalam orang yang berisiko tinggi terinfeksi virus ini,” tuturnya.

“Asupan antioksidan dapat menjaga imunitas tubuh kita tetap tinggi. Antioksidan bekerja di dalam tubuh kita di tingkat selular untuk membantu menyingkirkan berbagai jenis radikal bebas, mengurangi reaksi radang dan memperbaiki serta membantu memulihkan sel yang rusak. Untuk itu sangat penting mengonsumsi antioksidan saat masa new normal ini," ujar dokter yang pernah menjadi team medis di Department. Medical & Doping Control INASGOC Asian Games 2018 ini.

Selain buah dan sayur, antioksidan juga bisa didapat dari air hidrogen. Menurut dr. Bintang, hidrogen merupakan salah satu sumber antioksidan alami yang sudah diteliti banyak peneliti di dunia akan manfaatnya terhadap kesehatan, karena antioksidannya tinggi.

"Hidrogen diteliti mampu untuk mengurangi reaksi peradangan di tingkat selular, melawan dan mengatasi zat-zat oksidan yang merusak sel, mengurangi radikal bebas di dalam sel serta mampu memperbaiki dan mempercepat proses pemulihan sel. Apalagi bila dikonsumsi rutin setiap hari serta dalam jumlah konsentrasi yang tinggi,” ujarnya.

baca juga

“Air hidrogen tidak beracun, tidak berbau dan berat molekulnya sangat ringan. Mempunyai efek anti inflamasi, antioksidan dan mempercepat proses perbaikan dan regenerasi sel tubuh. Manfaatnya saat new normal dapat meningkatkan dan menjaga agar imunitas tubuh kita lebih kuat, tidak rentan terhadap penyakit dan juga dapat melindungi dari berbagai penyakit lain, sehingga kita dapat lebih leluasa bekerja dan berkarya di masa new normal ini,” jelas dr. Bintang.

Air hidrogen kini sangat mudah bisa dinikmati seluruh masyarakat. Menurut Leonardo Wiesan, Co-Founder LiveWell Global, perusahaan yang mendistribusikan generator portabel air dan inhalasi hidrogen Hydro-gen Fontaine PEM& Inhaler menyatakan, saat pandemi berlangsung kesadaran masyarakat akan kebutuhan air hidrogen sangatlah tinggi.

“Bahkan di Tiongkok inhalasi hidrogen telah diterapkan oleh beberapa tenaga medis untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19,” ujarnya.

Leonardo menjelaskan, air hidrogen kini menjadi kebutuhan air minum sehari-hari oleh masyarakat di negara-negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Kini di dengan Hydro-gen Fontaine PEM & Inhaler yang memiliki kadar hidrogen mencapai 1500 part per billion (Ppb) serta berteknologi modern dari Korea Selatan, masyarakat Indonesia kini sudah semakin mudah mendapatkan manfaat hidrogen baik diminum maupun inhalasi, yang dinyatakan oleh ribuan jurnal kesehatan dan penelitian dapat membantu pemulihan 170 penyakit.

“Pada masa new normal, dengan adanya generator portabel air dan inhalasi hidrogen, kami berharap dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas dengan tetap mendapat asupan antioksidan tinggi, agar daya tubuh selalu kuat, dan tentunya juga menerapkan protokol Covid-19,” ujar Leonardo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepekan Transisi New Normal, Pasien Corona Jakarta Hampir Tembus 9 Ribu

Sepekan Transisi New Normal, Pasien Corona Jakarta Hampir Tembus 9 Ribu

News | Senin, 15 Juni 2020 | 20:54 WIB

Indonesia Bangkit, Jalani Ekonomi Normal Baru

Indonesia Bangkit, Jalani Ekonomi Normal Baru

Your Say | Senin, 15 Juni 2020 | 11:26 WIB

Aturan Baru Jam Kerja New Normal Karyawan Jabodetabek

Aturan Baru Jam Kerja New Normal Karyawan Jabodetabek

News | Senin, 15 Juni 2020 | 07:35 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×