Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bantu Permodalan Pengusaha Mikro, BRIsyariah Akselerasi Penyaluran KUR

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 07 Juli 2020 | 14:04 WIB
Bantu Permodalan Pengusaha Mikro, BRIsyariah Akselerasi Penyaluran KUR
Logo BRISyariah. [brisyariah.co.id]

Suara.com - PT Bank BRIsyariah Tbk terus mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan teknologi aplikasi i-Kurma. Dengan adanya aplikasi tersebut, BRIsyariah akan memudahkan pengusaha mikro dari sisi permodalan.  

Mayoritas pelaku UMKM di Indonesia saat ini perlu bantuan modal, apalagi pada masa new normal pandemi Covid-19. Sebagai bank syariah yang fokus pada UMKM, BRIsyariah siap mempercepat penyaluran KUR dengan berbagai kemudahan.

Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah, Fidri Arnaldy, berharap aplikasi i-Kurma dapat memudahkan para pelaku UMKM dalam mengakses KUR. Melalui i-Kurma, pemohon KUR diberikan persyaratan dengan mudah dan cepat.

Aplikasi i-Kurma sudah terhubung dengan Dukcapil dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga proses pengajuan pembiayaan menjadi lebih cepat.

“BRIsyariah menghadirkan kemudahan untuk pelaku UMKM mengakses KUR, karena KUR adalah solusi modal bagi pelaku UMKM. Dengan i-Kurma, pemohon KUR hanya perlu menyampaikan identitas dan keterangan mengenai usahanya. Maksimal dalam dua hari sudah ada keputusan. Kami bisa mengakselerasi penyaluran pembiayaan karena i-Kurma sudah terhubung dengan OJK dan Dukcapil,” ujar Fidri.

Pada Januari hingga Juni 2020, BRIsyariah telah menyalurkan Rp 2,8 triliun, atau 94 persen dari kuota KUR untuk BRIsyariah tahun 2020. Untuk membuka kesempatan permodalan bagi pelaku usaha UMKM, BRIsyariah juga baru mendapat kuota tambahan Rp1,5 triliun.

“Kami optimistis tambahan KUR yang kami peroleh akan bisa kami salurkan 100 persen hingga akhir tahun 2020,” tegas Fidri.

Fidri optimistis, kuota tambahan tersebut dapat terserap secara maksimal sehingga mampu membantu pengusaha mikro dan kecil, terutama yang sedang membutuhkan modal untuk pengembangan usaha. Menurutnya, masih banyak sektor produktif yang berpotensi berkembang di masa pandemi Covid-19.

"Kami akan menyasar pada sektor produktif yang tetap dibutuhkan pada masa pandemi seperti pangan, pertanian, peternakan, alat kesehatan, dan obat-obatan. Di tengah pandemi seperti ini kita harus saling membantu untuk memudahkan pelaku usaha yang membutuhkan bantuan pengembangan usaha karena UMKM merupakan salah satu penggerak dan tulang punggung perekonomian nasional,” tambah Fidri.

Sebelumnya, BRIsyariah telah memberikan dukungan terhadap pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di pesantren melalui berbagai program terobosan guna memaksimalkan potensi ekonomi dan perbankan syariah di Indonesia.

BRIsyariah juga telah membantu pelaku UMKM yang tergabung dalam komunitas seperti Berkraf, MUI, YBM, BRI, dan komunitas lainnya seperti penyandang disabilitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank BRI - Kemenkop dan UKM Selamatkan UMKM Terdampak Covid-19

Bank BRI - Kemenkop dan UKM Selamatkan UMKM Terdampak Covid-19

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2020 | 07:23 WIB

Saat New Normal, BRIsyariah Optimistis Capai Target Pemerintah

Saat New Normal, BRIsyariah Optimistis Capai Target Pemerintah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2020 | 12:16 WIB

Mantri BRI, Selektif Salurkan Kredit di Tengah Pandemi Covid-19

Mantri BRI, Selektif Salurkan Kredit di Tengah Pandemi Covid-19

Bisnis | Senin, 06 Juli 2020 | 09:34 WIB

BRI Cairkan Asuransi untuk Keluarga Serma Rama Wahyudi yang Gugur di Kongo

BRI Cairkan Asuransi untuk Keluarga Serma Rama Wahyudi yang Gugur di Kongo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2020 | 18:46 WIB

Dewi Hajar, Salurkan KUR Nasabah BRI di Tengah Pandemi Covid-19

Dewi Hajar, Salurkan KUR Nasabah BRI di Tengah Pandemi Covid-19

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:33 WIB

BRI Gandeng Google Cloud untuk Berdayakan UMKM di Indonesia

BRI Gandeng Google Cloud untuk Berdayakan UMKM di Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 10:05 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB