Luhut Minta Indonesia Kompak Seperti Jerman Mengatasi Corona

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 27 Juli 2020 | 14:29 WIB
Luhut Minta Indonesia Kompak Seperti Jerman Mengatasi Corona
Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan semua pihak kompak dalam menangani pandemi virus corona atau Covid-19 ini.

Sehingga, penanganan virus corona dari sisi ekonomi maupun kesehatan di Indonesia bisa cepat ditangani.

Menurut Mantan Menkopolhukam ini, jika terdapat kekurangan dari salah satu pihak, maka jangan menyalahkan pihak tersebut. Justru, semua pihak harus membantu perbaiki kekurangan itu.

"Semua kita kompak agar kita padu terintegrasi menangani masalah ini, tidak boleh salah menyalahkan. Kalau ada kekurangan satu tempat dan satu teman kita saling perbaiki. Tak ada dalam suasana merasa paling baik dalam konteks ini," ujar Luhut, Senin (27/7/2020).

Luhut pun menginginkan Indonesia mengikuti Negara Jerman yang dianggap berhasil secara cepat menangani pandemi Covid-19.

Keberhasilan Jerman itu, terang Luhut, tak luput dari kekompakan pemerintah hingga swasta dalam menangani pandemi Covid-19.

"Sekali lagi kita niru Jerman. Jerman menjadi negara yang bagus, juga kita melihat Taiwan menjadi model karena mereka kompak atasi masalah ini," ucap Luhut.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 677,2 triliun untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Ia pun mengingatkan jajarannya untuk melakukan langkah yang cepat dan tepat serta akuntabel dalam hal penanganan percepatan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

baca juga

"Saya mengingatkan, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 677,2 T untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi telah membentuk komite kebijakan dan dibentuk satu tim untuk pengendalian penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Komite itu akan memantau ketersediaan peralatan uji maupun pengembangan vaksin Covid-19, hingga program perekonomian yang bersifat multi years.

Sementara dari sisi ekonomi, kebijakan utama pemerintah antara lain, melanjutkan Stimulus Fiskal 2020 dan Stimulus Fiskal 2021, baik Kementerian/Lembaga (K/L) maupun Non-K/L dan Pemda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Pinjaman Rp 16,5 Triliun, Anies dan Ridwan Kamil Sambangi Kemenkeu

Dapat Pinjaman Rp 16,5 Triliun, Anies dan Ridwan Kamil Sambangi Kemenkeu

Bisnis | Senin, 27 Juli 2020 | 14:22 WIB

Pejabat Kesehatan di Meksiko Meninggal Positif Virus Corona Covid-19

Pejabat Kesehatan di Meksiko Meninggal Positif Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 14:20 WIB

Kasad Sebut 945 Orang dari 1308 Pasien Positif Covid-19 di Secapa AD Sembuh

Kasad Sebut 945 Orang dari 1308 Pasien Positif Covid-19 di Secapa AD Sembuh

News | Senin, 27 Juli 2020 | 14:06 WIB

Terkini

Genjot Penjualan, Emiten MARK Bidik Pasar Internasional

Genjot Penjualan, Emiten MARK Bidik Pasar Internasional

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:33 WIB

Hyundai Stargazer Cartenz Punya Fitur 'Anti Pegal' Hadapi Macet hingga Tanjakan, Cocok Buat Keluarga

Hyundai Stargazer Cartenz Punya Fitur 'Anti Pegal' Hadapi Macet hingga Tanjakan, Cocok Buat Keluarga

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 18:31 WIB

Warga Cilincing Minta Kompensasi Jangka Panjang Imbas Debu Proyek KCN

Warga Cilincing Minta Kompensasi Jangka Panjang Imbas Debu Proyek KCN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

NASA Pensiunkan Laptop ThinkPad Setelah 33 Tahun di ISS, Apa Penggantinya?

NASA Pensiunkan Laptop ThinkPad Setelah 33 Tahun di ISS, Apa Penggantinya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

Auto-Modis! 5 Inspirasi One Set ala Jo Aram untuk Tampil Stylish

Auto-Modis! 5 Inspirasi One Set ala Jo Aram untuk Tampil Stylish

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:28 WIB

Ungkap 2 Sektor Paling Rawan Korupsi, Ketua KPK Ingatkan 3 Kepala Daerah di Malang Raya

Ungkap 2 Sektor Paling Rawan Korupsi, Ketua KPK Ingatkan 3 Kepala Daerah di Malang Raya

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:28 WIB

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:27 WIB

Punya Lebih dari 190.000 Karyawan, Astra Raih Penghargaan dari Fortune Indonesia

Punya Lebih dari 190.000 Karyawan, Astra Raih Penghargaan dari Fortune Indonesia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

×