Bos OJK Sebut Kondisi Pasar Modal Belum Sepenuhnya Bangkit

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:18 WIB
Bos OJK Sebut Kondisi Pasar Modal Belum Sepenuhnya Bangkit
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso. (Suara.com/Muslimin Trisyuliono)

Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyebut kondisi pasar modal masih belum sepenuhnya bangkit. Meskipun, kata dia, kondisi pasar modal sudah mulai membaik.

Mulai membaiknya pasar modal ini tercermin dari posisi level Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang telah mencapai 5.000 dari sebelumnya yang anjlok hingga level 4.500.

Namun, level itu masih jauh dibanding pada level sebelum adanya covid-19 yaitu berada di level 6.500.

"Sentimen positif di pasmod (pasar modal) sudah mulai terjadi, penguatan pasmod terjadi karena investor domestik melakukan nett buy. kita melihat pasmod belum fully recovery, indeks kita masih 5.000. sehingga ini kita memberikan ruang agar bisa cepat recover supaya volatilitasnya tidak terlalu besar," ujar Wimboh dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (4/8/2020).

Menurut Wimboh, saat ini para investor masih melihat dan menunggu terkait perkembangan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sehingga, hal itu membuat pasar sempat tertekan pada Awal Agustus ini.

"Di awal Agustus tertekan kembali, indeks turun 5.006 (pada penutupan Senin) karena adanya rilis data deflasi dan wait and see untuk data GDP," jelas dia.

Dalam hal ini, Wimboh mendorong adanya emiten baru untuk bisa menggerek pasar modal Indonesia. Pasalnya, saat ini penghimpunan dana di pasar modal sampai 28 Juli 2020 baru sebesar Rp 54,1 triliun.

"Ini kita memberikan ruang agar bisa cepat recover supaya volatilitasnya tidak terlalu besar. Cuma tetap kita dorong emiten baru, terutama retail," ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen menambahkan, saat ini OJK tengah memantau perkembangan pasar modal, sehingga ke depan ada pertimbangan kebijakan yang cocok untuk membangkitkan pasar modal.

baca juga

"Kita masih memantau dan memonitor kebijakan pasmod, kebijakan masih tetap seperti itu karena kita memantau pasarnya. Jadi kita fokus ke monitoring, penanganan kasus covid di Indonesia. Kebijakan itu masih akan tetap seperti itu dulu dan mencermati perkembangan covid itu sendiri," pungkas Hoesen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Corona Belum Usai, Restrukturisasi Kredit Bakal Diperpanjang

Corona Belum Usai, Restrukturisasi Kredit Bakal Diperpanjang

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:23 WIB

IHSG Naik 1,31 Persen dalam Sepekan Terakhir

IHSG Naik 1,31 Persen dalam Sepekan Terakhir

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2020 | 09:46 WIB

Cegah Kebocoran Data, OJK Bakal Atur Penggunaan Teknologi pada Asuransi

Cegah Kebocoran Data, OJK Bakal Atur Penggunaan Teknologi pada Asuransi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2020 | 21:23 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×