Belanja Iklan Media Online Naik Tajam saat Pandemi, Tembus Rp 24,2 Triliun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 25 Agustus 2020 | 18:08 WIB
Belanja Iklan Media Online Naik Tajam saat Pandemi, Tembus Rp 24,2 Triliun
Ilustrasi membaca berita di media online melalui telepon seluler pintar (Shutterstock).

Suara.com - Perusahaan Informasi dan Pengukuran Global Nielsen mengeluarkan hasil risetnya terkait belanja iklan selama masa pandemi Covid-19. Dari penelitian tersebut ditemukan, belanja iklan sempat jatuh pada kuartal II 2020, namun perlahan mulai merangkak naik di Juli 2020.

Yang menarik, belanja iklan pada media digital atau website sepanjang medio Januari-Juli 2020 sebesar Rp 24,2 triliun, posisi ini jauh lebih baik jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu dimana angkanya yang masih berada di single digit atau tepatnya Rp 9 triliun.

Hasil ini diperoleh Nielsen dari survei ke 200 media digital populer selama 7 bulan terakhir.

Executive Director Nielsen Media Hellen Katherina memproyeksikan jumlah belanja iklan bisa kembali terangkat setelah pemerintah melepas periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menuju masa transisi.

"Di awal Juni, pemerintah mulai sosialisasi new normal dengan beberapa catatan. Dengan ini kita lihat belanja iklan mulai naik, tapi masih ragu-ragu, wait and see terhadap new normal," ucap dia.

Hellen menjelaskan belanja iklan di media TV masih menjadi yang nomer satu dengan porsi mencapai Rp 88,2 triliun, media website berada di posisi kedua dengan capaian Rp 24,2 triliun, media cetak di posisi ketiga dengan Rp 9,6 triliun dan media radio diurutan buncit dengan capaian Rp 604 miliar.

Jika dilihat dari bulan ke bulan, Hellen mengatakan adanya fluktuasi belanja iklan, namun di lihat dari kuartal kedua mulai tertekan dan mengalami penurunan

"Belanja Iklan di kuartal satu masih positif, namun tertekan di kuartal kedua dan bulan Juni mulai menguat kembali," papar Hellen.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Nielsen, konsumsi media saat ini menjadi lebih kompleks dengan adanya internet.

baca juga

Perkembangan internet dipengaruhi oleh pertumbuhan penggunaan smartphone yang sangat tinggi.

Saat ini 79 persen dari pengguna internet mengakses internet melalui smartphone.

Hal tersebut menyebabkan semua generasi telah mengadopsi. Di mana penetrasi internet terus tumbuh di semua kelompok.

Penetrasi tertinggi ditemukan pada generasi milenial (tahun kelahiran 1980 – 1999) dan generasi Z (tahun kelahiran di atas 2000) dengan penetrasi masing-masing 58 persen dan 50 persen.

Sementara generasi X (kelahiran 1960 – 1980) di angka 33 persen dan generasi baby boomers (kelahiran 1946 – 1964) di angka 9 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanja Iklan di Media Massa Turun Jadi Rp 122 Triliun Selama Pandemi

Belanja Iklan di Media Massa Turun Jadi Rp 122 Triliun Selama Pandemi

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2020 | 16:30 WIB

Media India Khawatir Pandemi Covid-19 dapat Mengakhiri Era Surat Kabar

Media India Khawatir Pandemi Covid-19 dapat Mengakhiri Era Surat Kabar

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 12:05 WIB

Survei Nielsen, Kesadaran Masyarakat akan Asuransi Saat Pandemi Corona Naik

Survei Nielsen, Kesadaran Masyarakat akan Asuransi Saat Pandemi Corona Naik

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2020 | 17:24 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×